Menyederhanakan Bahagia

08.09.00


Beberapa hari lalu, saya nontonin IG story seseorang, yang bertema tentang hal-hal kecil yang membuat bahagia.

Bacainnya sambil senyum-senyum, terus mikir, "Eh, iya loh! Ternyata hal itu bikin bahagia ya? Meski sederhana, bahkan tanpa disadari."

Oh iya, saya dulu juga pernah bikin bahagia versi saya sendiri. Bisa dibaca disini :D


Semakin dewasa, sepertinya ingin bahagia saja semakin susah. Ribet beud. Harus begini dulu, harus begitu dulu. Takut dibilang alay, takut dibilang berlebihan dalam berekspresi.

Apa mungkin faktor usia juga kali ya? Terus tuntutan hidup dan masalah juga semakin kompleks, jadinya mau bahagia ala anak kecil gitu udah diremehin. Weh.

Sebenarnya, justru kita bisa belajar dari anak kecil loh!

Anak kecil itu gampang ketawa. Gampang berekspresi. Ketawanya jujur banget, gak dibuat-buat. Karena perasaannya juga jujur.


Bisa nggak sih orang yang sudah berumur belasan bahkan puluhan tahun bahagia secara sederhana?

Kalau menurut saya, bisa!

Gimana caranya?

Menyederhanakan bahagia. Yang tidak melulu karena materi.

Dimulai dari bagaimana kita jujur pada diri sendiri. Mensyukuri hal-hal kecil yang terjadi pada hari ini. Membuat hati lebih peka terhadap sekitar.

Bagaimana kita tertawa dengan lepas. Bagaimana kita menikmati, mengekspresikan rasa bahagia itu tanpa harus terbebani "nanti-selanjutnya-gimana-ya", atau "nanti-ada-yang-bilang-alay-nggak-ya".

Dan pada akhirnya, bahagia itu bagaimana kita menerima diri kita. Seutuhnya. Lebih kurangnya.

Yuk, belajar sama-sama! Agar hidup lebih chill dan tidak sepaneng :D

Ini contoh bahagia sederhana versi saya, ya:

• Bangun pagi
• Salat shubuh tepat waktu
• Keluar rumah, hirup udara seger
• Jogging pagi
Dst
Dst

Mungkin ada yang berbeda. Remeh dan sederhana sekali, bukan? Bahkan kadang malah diabaikan. Hehe.

Nggak papa. Setiap orang memiliki kadar bahagianya masing-masing. Asal nggak ngganggu bahagianya orang lain mah, bebaskeun!

Kalau saya pribadi, yang sederhana aja sudah bisa, ngapain harus nunggu mewah- mewah dulu :D. Kadang hal kecil yang kita remehkan, justru malah yang membawa bahagia loh. Hehe.

Selamat menyederhanakan bahagia!



Love,



Andhira A. Mudzalifa

You Might Also Like

1 comments

Terima kasih telah meninggalkan komentar di blog ini dengan bahasa yang santun, tidak spam, dan tidak mengandung SARA.

Jangan sungkan untuk meninggalkan komentar di blog ini, ya! Saya senang sekali jika teman-teman meninggalkan komentar di tulisan saya ^_^

Mari menyambung silaturahmi dan berkawan :) (saya anaknya nggak nggigit, kok :D)