FaceBook Instagram TikTok Twitter

andhirarum

    • Home
    • Tentang Andhira
    • Product
    • _aderation project
    • _Kirana Creative

     

    Kartu pos pernah eksis pada zamannya saat alat komunikasi masih terbatas. Rasanya sangat senang ketika mendapat kartu pos atau mengirim kartu pos. Sensasi menunggu sampai kepada penerima itu membuat deg-degan, karena tidak bisa dilacak, hahaha. Pun sensasi menunggu mendapat kiriman dari kartu pos juga membuat penasaran, kira-kira sampai atau tidak, sampai tepat waktu apa tidak, haha.

    Eksistensi kartu pos mulai meredup ketika alat komunikasi mulai berkembang. Kini, komunikasi sudah tidak sesulit dulu, bahkan kirim pesan sekarang juga lebih mudah dan lebih cepat sampai melalui e-mail atau pesan chat. Namun tak sedikit juga yang masih melanggengkan budaya berkirim kartu pos ini, hingga ada komunitasnya tersendiri yang tersebar di penjuru dunia. Kalau tidak salah di Indonesia sendiri namanya Postcrossing Indonesia.

    Di Ramadan tahun ini saya mencoba untuk membuat kartu pos dengan desain yang saya inginkan, yang mana saya buat dalam edisi Lebaran. Pembuatannya super mudah dan bisa juga nantinya dikirim ke teman-teman. Nah, postingan kali ini akan saya tuliskan tutorial membuat kartu pos Lebaran, yang mana saya akan jelaskan dengan detail. :D


    Tutorial Membuat Kartu Pos Lebaran


    Alat dan Bahan

    1. Kertas tebal (Art Paper 260-300 gram)

    2. Kertas HVS ukuran A4

    3. Spidol hitam dan bolpoin

    4. Penggaris

    5. Cutter/gunting

    6. Double tape

     

    Cara Membuat

    1. Siapkan alat dan bahan terlebih dahulu

    2. Potong kertas tebal Art Paper menjadi ukuran A6 (10,5 cm x 14,8 cm)


    3. Desain gambar sesuka hati, sesuai selera. Bisa menggunakan aplikasi atau gambar doodle seperti yang saya gambar ini. Teknik yang saya gunakan ini adalah menggambar manual di kertas HVS ukuran A6 (untuk mendapatkan ukuran A6, caranya adalah membagi kertas A4 menjadi 4 bagian, kemudian pilih satu lembar di antaranya), kemudian saya tebalkan menggunakan spidol. Lalu gambar tersebut saya scan menggunakan scanner hingga saya mendapat file gambar berbentuk JPEG. Selanjutnya saya cetak gambar tersebut di percetakan kertas dengan memilih kertas yang tebal (biasanya saya menggunakan kertas Art Paper 260 gram).

    Gambar asli saya sebelum saya scan dan saya cetak

    Kartu pos setelah melalui proses scan dan cetak. :D

    4. Setelah desain kartu pos jadi, tulis ucapan di balik lembar yang kosong. Saya sendiri biasanya tidak langsung menulis. Sebelum saya menulis, saya tempel kertas HVS ukuran A6 terlebih dahulu menggunakan double tape, agar tulisan saya tidak mblobor ketika saya menulis ucapan di kartu pos menggunakan tinta bolpoin di kertas Art Paper. Isi tulisan pun juga bebas, asal jangan hal-hal yang sifatnya terlalu pribadi. Cukup menyampaikan ucapan selamat dan memberi kabar saja. Jangan lupa beri nama penerima dan alamatnya, ya! Pun nama pengirim juga. :D


    Kartu pos siap ditulis ucapan. :D

    5. Kartu pos siap dikirim. Jangan lupa membeli perangko terlebih dahulu di kantor pos sebelum mengirim. Oh iya, mengirim kartu posnya di kantor pos, ya!

    ------------------------------------------------------------

    Bagaimana, mudah bukan cara membuatnya? *memakai nada Bu Sisca Kohl, eh Bu Sisca Soewitomo ~XD*

    Semoga bermanfaat bagi teman-teman yang ingin membuat kartu pos sendiri. :D

    ------------------------------------------------------------

    Ditulis guna memenuhi tantangan dari Blogger Perempuan Network,

    BPN 30 Day Ramadan Challenge 2021.

    Continue Reading

    Entah sejak kapan, parsel (atau yang sekarang lebih dikenal sebagai hampers? HAHA) selalu identik sebagai pelengkap hari raya. Pemberian parsel ketika sebelum hari raya tiba ini bertujuan untuk memberikan bingkisan kepada orang-orang tersayang, sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang. Ini menurut saya pribadi, ehe. Tapi sepertinya kebanyakan tujuan orang mengirimkan parsel atau hampers memang itu, sih.
    Sempat ramai di media sosial mengenai nama parsel atau hampers, yang katanya artinya nggak sama. Tapi menurut saya sendiri, parsel maupun hampers ya sama saja. Hanya mungkin terlihat lebih keren dan instagramable jika menyebutnya hampers. Wqwqwq. Saya sih terserah saja. Lha wong saya nggak pernah dapat hampers~ (eh, atau parsel, ya? Alah. Embuh, wes~)
    Meskipun saya tidak pernah mendapatkan parsel atau hampers, tapi saya sudah beberapa kali ini menerima pemesanan parsel dari beberapa teman. Sebagai buah tangan kepada orang-orang tersayang. Menjadi salam tempel, perwakilan ketika tidak bisa bertatap muka dan bersilaturahmi secara langsung, apalagi di masa pandemi yang tidak diperbolehkan untuk anjangsana seperti ini.
    Membuat dan menata parsel ini menjadi salah satu kesukaan saya. Iya, bisnis saya memang tidak jauh-jauh dari sesuatu yang berbau handmade. Jadinya ketika mendapat pesanan parsel atau hampers ini, rasanya senang sekali. Seperti mendapat mainan baru HAHAHA.
    Tidak susah sih menyusun parsel agar menjadi cantik (nggak pakai mundur). Yang membuat sedikit nganu adalah ketelatenan dalam menyusun parsel dan ide-ide untuk membuat parsel agar terlihat menarik dan antimainstream.
    Pemilihan isi parsel sendiri sangat bebas. Bisa berisi makanan, minuman, sembako, atau apa saja. Kebanyakan memilih untuk mengirim parsel makanan (karena siapa sih hari gini yang nggak suka makan? Makanan enak, pula. Eheu). Tapi juga ada yang mengirim parsel berdasarkan barang favorit penerima seperti buku, barang pecah belah, jilbab, bahkan toples makanan. Bebas~

    Alat dan Bahan

    Alat dan bahan yang saya gunakan antara lain gunting, lem tembak, selotip, pita kain, kardus bekas, koran bekas, plastik pembungkus, aneka jajanan dan sembako, keranjang, dan kartu ucapan.


    Cara Membuat

    1. Siapkan alat dan bahan.
    2. Tata aneka jajanan atau sembako atau isian parsel dalam wadah serapi dan semenarik mungkin. Gunakan kardus dan koran bekas untuk membuat isian parsel terliat munjung. Manfaatkan lem tembak untuk menempel isian-isian parsel jika dirasa kurang kuat menempel.
    3. Beri pita pada keranjang (opsional, agar terlihat manis seperti pembuat) dan selipkan kartu ucapan di sela-sela isian parsel.
    4. Tutup parsel yang sudah jadi dengan plastik pembungkus, rekatkan dengan selotip agar rapi.Parsel siap dikirimkan!


    Dua Buah Tips

    Sebenarnya ini hanya tips berdasarkan pengalaman pribadi saja ketika membuat parsel beberapa kali, bisa diterapkan maupun tidak. Bebaskaan~
    Pertama, cari isian parsel yang warnanya senada dan juga wadah yang senada warnanya. Misal nuansa pastel, cari isian parsel dan wadah dengan warna-warna yang kalem juga. Ini bertujuan agar terlihat cantik saja sih sebenarnya HAHAHAH. Tapi kembali lagi, ini masalah preferensi. Jika tidak masalah dengan warna yang tidak senada, lanjutkan saja. Toh wong ya bukan saya yang dapet parselnya muehehe.

    Warna dominan cokelat - kuning. Terlihat cantik seperti yang bikin, kan?
    Kedua, cari wadah parsel yang tidak sekali pakai alias bisa dipakai kembali. Lagi-lagi, ini juga preferensi pribadi, karena saya merasa eman-eman jika wadah yang digunakan untuk parsel ini hanya dipakai sekali, kemudian berakhir diklumbrukkan begitu saja. Saya menyarankan memilih tempat plastik atau rotan, yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk wadah lainnya seperti bumbu dapur dan wadah skincare dan makeup.

    Wadah yang digunakan bisa dipakai kembali. Warnanya tidak senada karena isiannya sesuai permintaan, ehe~
    -----------------------------------------------------
    Semoga cara membuat parsel sederhana ini bisa dipraktikkan untuk mengirim parsel kepada orang-orang tersayang, ya. Apalagi Lebaran ini juga berada di tengah pandemi, yang tidak bisa bertemu bertatap muka langsung. Parsel menjadi ‘perwakilan’ untuk sementara waktu hingga berakhirnya pandemi ini. Eheu.
    Oh iya, yang mau mengirimkan parsel untuk saya, saya nggak bakal nolak, loh...
    -----------------------------------------------------

    Ditulis guna memenuhi tantangan dari Blogger Perempuan Network
    30 Day Ramadan Challenge BPN



    Love,




    Andhira A. Mudzalifa

    Continue Reading
    Pernah suatu ketika saya membaca sebuah artikel tentang warna-warna favorit. Disitu tertulis jika seorang penyuka warna biru adalah sosok yang suka bermimpi.

    Entah itu benar apa enggak, tapi saya sendiri adalah penyuka warna biru, dan kebetulan memang suka banget bermimpi. Hahaha.

    Saya punya banyak sekali mimpi. Mulai mimpi random sampai mimpi yang "cukup" besar. Saking banyaknya, saya tulis di buku khusus. Mbehehehe. Ya kali aja kan ya ada yang terkabul, gitu ~XD shalawatin dulu aja.

    Ada beberapa mimpi yang hanya sekadar mimpi. Maksudnya ya kalau dikabulkan, ya alhamdulillaah. Kalau enggak, ya gapapa. Tapi ada sebagian mimpi saya yang memang saya seriusi sampai sekarang, dan ini lagi pelan-pelan berproses menjadikannya nyata. Hehehe.

    Bertahun-tahun cuma nulis di buku doang. Kadang sampai lupa pernah mimpi apa aja bzzz.

    Terus gatau kenapa, tetiba ingin bikin vision board. Biar gak cuma ditulis doang tapi pada akhirnya lupa, hahahaha. Biar bisa ditempel terus dilihat tiap hari dan jadi motivasi buat mencapainya. Law of attraction!

    Jadi sebenernya, vision board itu adalah kumpulan gambar. Mulai dari ilustrasi mimpi, target yang mau dicapai, maupun kumpulan-kumpulan quote.

    Yak, jadi vision board saya nggak cuma keisi sama visi dan mimpi doang, sih. Ada beberapa quote penyemangat favorit saya. Mbehehehehe.

    Tampilan keseluruhan vision board. Random banget kan ya? Hahahaha. Tapi ini mencakup banyak banget hal. Mulai dari karir, kehidupan, hubungan, maupun mimpi receh lainnya.


    Sisi kiri atas. Itu ada cewek jogging santai, ada gambar perut sama makanan sehat. Iya, ini saya emang punya target buat hidup sehat HAHAHAHA. Udah mulai jalan sejak beberapa bulan lalu sih, walau kadang masih cheating. HAP HAP SEMANGAT!

    Sebelahnya lagi ada logo project besar saya, yang saya perjuangkan selama hampir lima tahun ini. Aderation Project! Menjadi creativepreneur adalah salah satu mimpi besar saya selama ini. Semoga setelah ditempel gini jadi tambah syemangat lah yaaa!

    Di tengah ada beberapa quote favorit saya, yang mewakili tentang kehidupan saya ini. Terutama tentang meletakkan rasa percaya hanya kepada Allaah. Ah, kalau yang ini kapan-kapan saya bahas di postingan lain aja :D


    Salah satu impian saya adalah jadi pembicara di depan banyak orang. Sharing-sharing tentang apa yang saya kuasai di sebuah forum. Ehehehehe semoga ada yang mau ngundang WKWKWKWK dih hellaaaaw emang saya siapah atuuh~

    Terus ada duit banyak untuk fuya-fuya. HAHAHAHA ENGGAK, DING.
    Yaa siapa aja coba yang gak mau duit banyak?
    Mari bekerja qeras bagai quda!

    Memiliki workspace yang warna-warni tapi tetap terlihat rapi dan elegan! Duh, ini jmasih diperjuangin sampe sekarang HAHAHAHA. 


    Masih nyambung sama healthy life tadi sih. Pengen perut ndak buncit dan badan kencang HUAHAHAHAHAHA.

    Untuk personal terutama tentang hubungan, saya nggak terlalu berharap banyak. Cuma pengen punya hubungan yang yaaaaa... gitu deh. AHAHAHAHA.
    Masih ada sedikit trauma untuk membuka hati kembali wkwkwk dih apaan coba.
    Tapi pengennya sih, punya partner yang kayak temen, sih. Biar hidup gak tegang-tegang amat wkwkwk.
    Sekarang masih fokus buat mempererat hubungan pertemanan dan keluarga, karena sekarang merekalah yang saya punya. Hihihi.

    Allaah dulu, Allaah lagi, Allaah terus! Walau masih jauuuh banget dari kata sholehah, tapi saya percaya, jika melibatkan Allaah di setiap langkah, hidup akan jauuuh lebih mudah. Hihihi. Bismillaah!

    Dari dulu, pengeeen banget ngeliatin milky way. Sampe punya keinginan buat mendaki gunung biar bisa lihat milky way muehehehehe. Terus pengen ngeliatin lampu-lampu dari ketinggian! Wkwkwkwk ini impian receh banget astaga. Tapi pengen banget heuheuheu.

    Dan sekarang, pengen punya kamera. Pengen belajar motret lebih-lebih-lebiiih baik lagi. HAHAHAHA. Sek, ngumpulin duit sek. Atau, kali aja ada yang mau beliin? Wkwkwk~

    That's all! HAHAHAHA. Gimana? Receh nggak sih? WKWKWK

    Semoga dengan adanya vision board ini, jadi makin terpacu terus buat ngewujudin! Hihihi, ada aamiin buat saya? ~XD

    Dream. Believe. Pray. Do. Repeat.

    Semangat!




    Woman who have a ton of dream to catch,


    Andhira A. Mudzalifa
    Continue Reading
    Jadi sebenernya saya pingin post tentang ini waktu awal kuliah dulu, waktu awal awal disini. Tapi entah kenapa kok kelupaan mulu dan pada akhirnya di bulan-bulan terakhir disini (aamiin!), saya baru sempet ngepost. HAHA HAHA HAHA HA *menangisi diri sendiri yang sungguh menyedihkan*

    Gak kerasa hampir 3 tahun saya berada di Surabaya untuk melanjutkan studi. Kota yang dulu gak ada kepikiran sama sekali buat menetap disini dalam jangka waktu yang lama. Dulu, saya gak ada keinginan buat kuliah di Jawa Timur. Eh tapi Allah memang perencana yang terbaik. Ditempatkanlah saya disini, di ibukota Jawa Timur. Emang kayaknya ditakdirkan gaboleh jauh-jauh dari rumah hihihi.

    Alhamdulillah, disini saya dapet kost-an yang nyaman. Jadi ceritanya saya dapet kost ini karena sahabat saya, Dinta Maydita. Dia udah booking kamar duluan, terus kebetulan waktu test penerimaan universitas dulu saya sempet nginep di kost-nya. Eh ternyata kamar depannya itu kosong. Dan alhamdulillah, saya lolos tes dan keterima hihi. Langsung deh si Dinta telpon ibu kost buat ngebooking-in kamar depannya buat saya. Alhamdulillah, gak susah-susah cari kost ehehehehehehe terimakasih Dintakuuu!

    Sudah hampir tiga tahun saya kost disini, di daerah Gubeng Jaya. Alhamdulillah betah, dapet ibuk dan bapak kost yang super baik hati. Allah ngerti banget saya gak suka pindah-pindah kost, jadi ditempatin terus disini hahaha. Dan saya super duper betah di kamar kost ini, yang udah saya tempatin dari jaman maba 2014 sampai sekarang hampir lulus ini ehehehehe

    Penampakan pertamakali kalo masuk kamar kost saya ehehehe. Bukan saya namanya kalo dibiarin polosan gitu ajah :3

    Kolase foto orang-orang kesayangan saya, yang bikinnya ngabisin waktu hampir seharian. HAHAHAHA. Ini dibikinnya waktu saya masuk tahun kedua disini. Dan sampe sekarang masih ada gegara males ngbongkar wqwq

    kumpulan foto di atas tempat tidur, yang bertahan dari awal saya disini sampe sekarang wqwq. Gak saya rubah sama sekali, cuman saya tambah beberapa foto doang eheu

    Bunting Flag! Dapet endorse an dari @aderationproject (ig) huahaha sesuai banget sama keinginan saya yang sukanya bunga bunga. Yuk yang mau order bunting flag kayak saya bisa langsung kontak @aderationproject yah! *promosi tipis tipis*

    Meja kost yang penuh perintilan gajelas hahaha. FYI saya lebih suka meja keliatan penuh sih daripada kosongan hihihi. Biar gak kayak hati saya yang selalu kosong

    Detailnya. Alas mejanya saya pake kain kain unyu. Kebetulan punya beberapa kain yang dibawa dari Blitar hihihi. Terus itu ada bunga kertas yang saya bikin sendiri loh XD *dih bangga*, rubiks, lettering quote, Al Quran, sama jurnal pribadi

    Kumpulan jadwal, self reminder, sama foto keluarga yang cetar buat obat kangen kalo lagi homesick heheu

    Buku-buku yang dibawa ke kost an HAHAHA keliatan penuh banget ya -_- padahal itu emang mejanya kecil wqwq. Maafin cahaya kamar saya yang sesuatu , jadinya keliatan ngeblur hiks. Maafin kamera saya juga wqwq

    Lemari baju yang penuh sama quotes dan foto-foto, karena saya anaknya gak suka polosan huahuahua. Parah emang

    Stok makanan di kost. Ada teh, kopi, kentang sama telur. Wqwq. Sengaja gak stok camilan karena saya lagi coba buat diet hihihi. Masih jalan seminggu ini sih dan alhamdulillah turun 2,5 kg! yay! Inshaa Allah kalo berat badan saya udah stabil bakal saya share tipsnya hehehehe

    Perintilan khas perempuan umur 20-an hueheuheuehe

    Colokan lampu dan listrik yang juga korban dari keisengan saya hahahaha

    Iseng bikin burung-burung dari kertas trus digantung di tirai ahaha

    Lettering yang saya buat di atas talenan. Saya gantung di atas, pas depan tempat tidur. Biar jadi self reminder saya kalo bangun tidur heuheuheu

    Gak kerasa tinggal beberapa bulan nempatin kamar ini (aamiin!). Tempat dimana saya sering menghabiskan waktu ketika di perantauan, tempat dimana saya bisa asik sendiri sampe seharian HAHAHA. Bakalan kangen kalo udah gak disini.

    Emang kayak anak kecil sih, banyak tempelan sana-sini, banyak kertas warna-warni dan perintilan gak jelas. Tapi saya nyaman, bahkan saya sangat nyaman dengan itu semua. Apalagi sebagian hiasan kamar saya, hasil kreasi saya sendiri wqwq. Dan ini jadi ciri khas saya yang sukanya bikin perintilan aneh-aneh. Ehehehe. Semuanya kembali pada gaya dan kesukaan masing-masing. Dan yang penting, bikin nyaman dan betah. Ini adalah salah satu cara saya biar betah di perantauan kok hehehehe. Semoga bisa menginspirasi ketika bingung dedekoran kamar ya! Hihihi

    Have a nice holiday alias selamat hari libur kejepit nasional!




    Written with Love,


    Andhira A. Mudzalifa



    Continue Reading

    Hari ini, Aderation Project berusia 3 tahun. Wow! Rasanya nggak percaya, project yang dijalankan bersama sahabat saya sejak akhir SMA masih berjalan dan bertahan sampai saat ini. Ya, meski dua tahun belakangan saya menjalaninya dengan LDR Blitar-Surabaya dan membagi waktu antara kuliah dengan bisnis, tapi saya enjoy aja sih hihihi soalnya ini memang mimpi saya dari dulu. Dan mimpi itu harus diperjuangkan, kan?

    Tiga tahun bersama Aderation Project merupakan tiga tahun yang luar biasa bagi saya. Kolaborasi bersama sahabat saya (Heni Ika Dewi Lestari dan Angga Salim Yusupian) untuk mendirikan bisnis kado handmade yang merupakan mimpi saya sedari dulu. Ah rasanya kayak masih kemarin gitu tercetus ide ini hahaha. Dan sekarang gak kerasa udah tiga tahun aja.

    Bersama dengan Aderation Project, saya belajar banyak hal baru. Mulai gimana caranya menciptakan produk, memasarkan produk, mencuri hari para customer (yang kita sebut dengan Aderafriend), berkolaborasi dengan banyak orang, berkenalan dengan banyak orang, belajar untuk lebih sabar dan ramah, disiplin bagi waktu, menghadapi orang dengan karakter yang berbeda-beda, belajar untuk berkomitmen dengan mimpi, dan masih banyak lagi. Alhamdulillah, bersyukur.

    Memang, selama tiga tahun Aderation Project berdiri, masih banyak kurangnya. Kayak masih slow respon buat balesin chat, produknya masih itu-itu aja, dan yang kadang bikin saya sedih adalah banyak Aderafriends yang mau pesen produk doodle atau handmade saya tapi terpaksa di cancel , karena saya hanya nerima orderan kalau waktu pulang ke Blitar (makanya saya selalu sistem pre order, nunggu terkumpul dulu baru dikerjain kalo udah pulang ke Blitar) sedangkan orderan harus jadi sebelum saya pulang hiks. Seandainya saya punya sayap kan enak bisa bolak-balik Blitar-Surabaya, atau punya asisten atau teman hidup yang bisa diandalkan...... *eaaa curhat

    Semoga dengan bertambahnya usia, Aderation Project bertambah baik pula. Berkolaborasi dengan orang lain lebih banyak lagi (semoga segera bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain), memberikan kebahagiaan dan manfaat lebih banyak lagi terhadap sekitar, belajar teknik marketing dan manajemen lebih banyak biar gak amburadul (terkendala juga disini nih), nambah store baru (aamiin aamiin aamiin!), bisa menambah produk lebih banyak biar gak bosen, DAN YANG PASTI saya gak LDR lagi menjalani bisnis ini hehehehe doakan yah!

    Saya menyadari, perjuangan masih sangat panjang. Harus tetap berjuang dan memberikan yang terbaik untuk Aderafriends yang setia order sama kita! Yay, semangat! 

     Tiga orang dibalik Aderation Project ahahaha

    Aderation Project waktu pertamakali buka stand bazaar di kampus C Unair, September 2014. Gak kerasa. Hehehehe

    Have a nice day!

    Love,
    Andhira A. Mudzalifa
    Continue Reading
    Halooooooo, Selamat memasuki bulan Desember semuanyaa hihihi. Duh gak kerasa banget yah udah masuk penghujung tahun 2016. Semoga semua target yang ingin dicapai tahun ini sudah terealisasikan semuanya yaa hihihi aamiin aamiin aamiin!

    Bulan kemarin, tepatnya tanggal 21 November adalah ulang tahun salah satu sahabat saya, Achmad Ainulla. Dia adalah sahabat cowok saya yang paling super, yang jadi tempat curhat saya, yang suka saya bully, yang sering ngajakin main-nongki kalo kita pas sama-sama pulang ke Blitar hihi. Iya, dia sekarang udah kerja di PJB (Pembangkitan Jawa-Bali) wilayah Pacitan. Semoga lancar terus kerjanyaaa! Hap hap semangat bosqu!

    Dan kebetulan banget pas tanggal 21 itu saya gabisa pulang Blitar, padahal dia pas di Blitar HUHUHUHU kan sedih gabisa ditraktir langsung #eh. Enggak, saya juga luama banget gak ketemu sama ni bocah wkwk kangen lah. Ya sudah akhirnya saya cuman bisa ngucapin lewat BBM deh hiks

    Saya sendiri juga mikirin mau bikinin kado apa buat sahabat saya yang satu ini. Fyi saya anaknya emang suka milih ngado orang-orang kesayangan dengan buatan sendiri alias handmade daripada beli hihihi. Ya walaupun emang kualitasnya gak sebagus yang di toko, dan bikinnya sesuka hati saya, tapi saya buatnya dengan cintah dan kasih sayang looh wqwq (bilang aja males beli kado, Dhir)

    Akhirnya saya kepikiran buat ngado scrapbook, soalnya pengen ngasih kenang-kenangan berupa foto. Biar nanti pas waktu dia kangen sama temen-temen yang ada di Blitar, bisa langsung liatin scrapbooknya buat tombo kangen hihihi.

    Rencananya abis saya selesai UAS sekitar bulan Desember, saya bebikinan scrapbooknya. Trus saya titipin sahabat saya Heni Ika Dewi Lestari (yang juga sahabatnya dia), kalo kalo kita gabisa ketemu langsung. TAPIIIIII ternyata dia mau ke Surabaya semingguan setelah dia ultah dan ternyataaaaa.... pas saya lagi UAS. Nahloh saya trus bingung dilema mau bikin trus ngasihin pas dia ke Surabaya atau pas saya selesai ujian.

    DAAAANNNN, alhamdulillah banget hari dia kesini itu pas saya gak ada ujian. Dan alhamdulillahnya lagi, di mingu minggu itu ujian saya gak terlalu berat. Super duper kebetulan yang udah diatur sama Allah. Allah mah emang perencana yang terbaik. Kudu banyak-banyakin bersyukurnya hihihi.

    H-1 dia mau ke Surabaya (dia kesini hari Rabu, tanggal 30 November), saya ngebut bikin scrapbooknya. Abis selesai ujian hari Selasa itu, saya mulai start ngerjain. Milih-milih foto trus nyetakin foto heuheu. Untung besokannya libur gak ada ujian. Kira kira abis Ashar saya mulai bebikinan scrapbooknya. Bongkar-bongkar kosan kira kira ada yang bisa dibuat bahan scrapbook apa enggak yah huahahaha iya emang saya menantang diri saya sendiri bebikinan scrapbook dengan bahan bahan yang tersedia di kosan (soalnya waktunya mepet chooy mau beli beli ini itu waktunya gak cukup) wqwq dan ternyataaaa, BERHASIL DONGS! yeyeyeye~~

    saya keluarin hampir semua barang barang crafting saya yang ada di kos-kosan huahahahaha. Tapi akhirnya yang kepake cuman beberapa ajah dasar saya emang dudul

    Bahan-bahan yang saya pake buat scrapbook kali ini antara lain ada kertas manila buat nempel nempelin fotonya, trus ada kardus buat covernya, kemudian ada pensil warna, double tape, pita kecil, kertas HVS, gunting, cutter dan plong-plongan.

    Tuhkaan, simpel banget kan yah bahan-bahannya wqwq maklum dikejar waktu jadi desainnya juga simpel gak bisa yang aneh-aneh kayak yang biasanya saya buat hiks. Model scrapbooknya juga simpel kayak buku album foto biasa HUHUHU MAAFIN AKU NULAAAA :( tapi tenang aja, bikinnya juga tetep pake cinta dong yaah :p

    Dan setelah 2 jam setelah ashar bebikinan sampe magrib trus dilanjut ngerjain keesokan paginya abis shubuhan (gegara abis magrib saya ada acara, jadi gabisa ngerjain. Pulang dari acara saya tetiba ketiduran jadi ngerjain pagi hari abis shubuh deeeh hihihiw) akhirnya jadi juga! Alhamdulilaaah :3 Dan beginilah penampakannya~

    Ini covernya saya bikin dari kardus terus saya sampul pake kertas putih concrode gitu kalo gasalah namanya saya lupa -___- kertas concrode nya saya buntel buntel gitu loh biar ada pattern-nya wqwq unik kan ya :p Tulisan Achmad Ainulla itu saya bikin di kertas manila pake pensil warna :)


    Sedikit 'Kata Pengantar' di halaman depan scrapbooknya huahuhaua maaf kalo alay :p

    Background yang asal corat-coret wqwqwq. oh iya, kertasnya bagian pinggir itu saya gunting bergerigi biar unik :3

    Hiasan yang ditempel di foto ini saya ngegambar sendiri loh! Gatau kenapa kalo udah pake pensil warna tangan saya suka gambar yang aneh aneh -_-



    Saya pilihkan foto-foto yang banyak kenangan bersama temen-temen lainnya. Biar kalo kangen sama kita-kita bisa langsung lihat scrapbook ini hihihi buat tombo kangen ~




    Oh iya, di setiap halaman dibalik foto-fotonya, saya tuliskan beberapa doa-doa dan harapan saya pada dia wkwk rahasia lah biar dia sendiri yang baca :p




    Setelah selesai semuanya, saya plong pinggirnya trus saya satuin pake pita warna merah marun yang ukuran kecil hihi. Mau saya jilid spiral tapi kok gak ada gregetnya gitu yah, akhirnya saya jilid pake pita aja wuakaka

    Rasanya ada kebahagiaan tersendiri kalo ngado dengan buatan tangan sendiri. Ya walaupun mungkin jelek dan kualitasnya jauuuuh banget sama yang ada di toko, tapi ada cinta di setiap proses pembuatannya loh :p dan lebih bahagia lagi kalo kado handmade saya jadi bahagianya orang yang saya kado huahahaha.

    Sebelumnya maaf yaa kalo post ini semacam pamer pamer. Padahal gak bermaksud pamer looh huhuhuhuhu, cuman ngasih inspirasi kalo bingung mau ngado apa, terutama ngado seorang cowok hehehe. Rencananya saya pingin bikin tutorial sendiri diluar ngado gitu, tapi berhubung udah luama banget gak bikin tutorial dan juga kayaknya kedepannya udah gak sempet bebikinan lagi, akhirnya kemarin abis scrapbooknya jadi dan moto motoin scrapbooknya, tetiba kepikiran buat dijadiin bahan postingan. Hehehehe maafin yaaaa

    Once again, barakallah fii umrik Inulaaaaa! Makasih udah jadi sahabat terbaik, terkonyol, tergila dan ter-ter-ter lainnya. See you again!

    Love,
    Andhira A. Mudzalifa
    Continue Reading
    Older
    Stories

    Holla!

    Untitled-design-2

    Saya Andhira A. Mudzalifa, seorang perempuan biasa di balik semua postingan di blog ini yang suka bercerita, makan, dan jalan-jalan.

    Menyibukkan diri di Aderation Project dan Kirana Creative .

    Untuk menyapa lebih lanjut, bisa menghubungi lewat surel di andhira(dot)dee(at)gmail(dot)com

    Terima kasih telah mampir ke tempat di mana saya menuangkan segala cerita! Selamat membaca dan menikmati :)

    Temukan Saya Di

    • facebook
    • instagram
    • twitter

    Teman-teman

    Label

    #AyoNulis #BPNRAMADAN2024 #BPNRamadan2020 #BPNRamadan2021 #CatatanDuaEmpat #DiRumahAja Aderation Project Beauty Bodycare Cooking Crafting DIY Informasi Jelajah Blitar Journey Jurnal Tahunan Kafe Kuliner Life Lovely Place Makeup Pantai Blitar Rekomendasi Review Scarlett Smartfren Thoughts Tips Travelling Vaksinasi Writing Challenge cerita jalan-jalan

    Arsip Blog

    • ▼  2024 (17)
      • ▼  November 2024 (1)
        • Kenal Lebih Dekat dengan SoFresh: Sabun Cuci Pirin...
      • ►  Oktober 2024 (1)
      • ►  April 2024 (6)
      • ►  Maret 2024 (9)
    • ►  2023 (3)
      • ►  Juni 2023 (1)
      • ►  Februari 2023 (1)
      • ►  Januari 2023 (1)
    • ►  2022 (3)
      • ►  Maret 2022 (1)
      • ►  Februari 2022 (1)
      • ►  Januari 2022 (1)
    • ►  2021 (51)
      • ►  Desember 2021 (2)
      • ►  November 2021 (1)
      • ►  Oktober 2021 (1)
      • ►  September 2021 (1)
      • ►  Agustus 2021 (3)
      • ►  Juli 2021 (1)
      • ►  Juni 2021 (1)
      • ►  Mei 2021 (17)
      • ►  April 2021 (17)
      • ►  Maret 2021 (4)
      • ►  Februari 2021 (2)
      • ►  Januari 2021 (1)
    • ►  2020 (55)
      • ►  Desember 2020 (1)
      • ►  November 2020 (2)
      • ►  Oktober 2020 (2)
      • ►  September 2020 (4)
      • ►  Juli 2020 (4)
      • ►  Juni 2020 (4)
      • ►  Mei 2020 (22)
      • ►  April 2020 (11)
      • ►  Maret 2020 (1)
      • ►  Februari 2020 (1)
      • ►  Januari 2020 (3)
    • ►  2019 (48)
      • ►  Desember 2019 (3)
      • ►  November 2019 (1)
      • ►  Oktober 2019 (3)
      • ►  September 2019 (5)
      • ►  Agustus 2019 (3)
      • ►  Juli 2019 (2)
      • ►  Juni 2019 (1)
      • ►  Mei 2019 (6)
      • ►  April 2019 (3)
      • ►  Maret 2019 (9)
      • ►  Februari 2019 (11)
      • ►  Januari 2019 (1)
    • ►  2018 (10)
      • ►  Desember 2018 (1)
      • ►  Oktober 2018 (3)
      • ►  September 2018 (2)
      • ►  Mei 2018 (3)
      • ►  April 2018 (1)
    • ►  2017 (9)
      • ►  November 2017 (1)
      • ►  Oktober 2017 (1)
      • ►  Juli 2017 (1)
      • ►  Mei 2017 (1)
      • ►  April 2017 (1)
      • ►  Maret 2017 (2)
      • ►  Februari 2017 (1)
      • ►  Januari 2017 (1)
    • ►  2016 (16)
      • ►  Desember 2016 (3)
      • ►  November 2016 (2)
      • ►  Oktober 2016 (2)
      • ►  Agustus 2016 (2)
      • ►  Juli 2016 (2)
      • ►  Juni 2016 (1)
      • ►  Januari 2016 (4)
    • ►  2015 (4)
      • ►  Maret 2015 (1)
      • ►  Februari 2015 (3)
    • ►  2011 (1)
      • ►  Juli 2011 (1)

    Popular Posts

    • Usia Kepala Dua?
    • Sebuah Cerpen: Tentang Mengikhlaskan
    • A Flashback to Senior High School: Kangen!

    Saya Bagian Dari

    Logo-Blogger-Perempuan-Network-round-7

    Aderation Project

    Untitled-design-20240826-113829-0000
    Facebook Instagram Pinterest Tumblr Twitter

    Created with by BeautyTemplates

    Back to top