FaceBook Instagram TikTok Twitter

andhirarum

    • Home
    • Tentang Andhira
    • Product
    • _aderation project
    • _Kirana Creative


    Mudik Lebaran adalah masa yang sering kali saya nantikan, karena di waktu inilah beberapa keluarga besar yang terpisah di luar kota kembali ke kampung halaman masing-masing. Saya sendiri bukan tim mudik semenjak beberapa tahun terakhir, karena saya kembali pulang ke tempat di mana saya tumbuh dan berkembang. Yaps, kota tempat saya tumbuh dan besar ini menjadi "jujugan" dari keluarga saya yang ada di tanah rantauan.

    Meski bukan tim mudik, namun saya suka sekali memantau arus mudik yang menjadi tradisi menjelang Lebaran. Dulu sewaktu saya kecil, ada salah satu saudara dari Ibu yang mengagendakan mudik ke Blitar setiap tahunnya, yang mana sewaktu itu sering kali saya nantikan kedatangan beliau sekeluarga. Saya semangat untuk menyambut, kendati waktu kecil masih malu-malu bila bersua keluarga besar (sekarang jadi malu-maluin dan enggak tahu malu), ahahaha.

    Tradisi mudik saat Idulfitri ini menjadi momen yang saya ingat betapa saya suka membuka atlas dan mencari peta Pulau Jawa untuk melihat jalan antarkota yang kira-kira dilalui para pemudik. Iya, seniat itu memang, ahahaha. Selain itu, saya suka sekali memantau arus mudik melalui televisi, bagaimana perkembangan mudik dari hari ke hari. Mulai dari arus masih lancar hingga sudah terpantau padat merayap di beberapa titik.

    Bertambahnya usia saya, rasa sukacita saya akan mudik tak jua luntur. Melihat banyaknya teman-teman saya yang perantau lalu mengunggah fase mudik mereka, rasanya ikut gembira. Apalagi setelah masa pandemi mereda, yang mana sejak tahun lalu mulai diperbolehkan kembali untuk mudik tanpa pembatasan wilayah.

    Ah, jadi ingat masa-masa pandemi di tahun 2020. Rasanya sepi sekali, bak kota tanpa penghuni. Pembatasan wilayah di mana-mana, orang-orang tak boleh keluar rumah untuk saling silaturahmi, bahkan sekadar jabat tangan pun tak diperbolehkan. Salat Idulfitri di rumah masing-masing, yang mana memberikan sensasi hampa dan pedih di hati. Biasanya Lebaran kumpul dengan keluarga besar, saat pandemi melanda aktivitas tersebut terpaksa harus berhenti.

    Sebab itulah saya bersyukur di 2024 ini tak lagi ada pembatasan. Mudik telah dibebaskan kembali, berkumpul dengan keluarga, silaturahmi tanpa ada rasa khawatir akan pandemi. Menyenangkan sekali!

    Untuk para pemudik, di bawah ini adalah hal-hal yang bisa dilakukan saat kembali pulang ke kampung halaman, agar mudik tahun 2024 ini terasa penuh makna dan banyak cerita.

    1. Bersua dengan keluarga inti (orangtua dan saudara kandung)

    Tentu yang pertama kali dilakukan adalah bertemu dengan keluarga inti di kampung halaman, seperti orangtua dan saudara kandung. Sepertinya ini adalah tujuan mudik hampir semua orang, ya? Heuheu.

    Melepas rindu pada keluarga di rumah jadi kebahagiaan tersendiri. Bercerita tentang perkembangan yang terjadi selama ini saat terpisah jarak, nostalgia saat kecil yang masih kumpul dalam satu rumah, bersenda gurau antarkeluarga yang menciptakan kehangatan.

    2. Berkunjung ke sanak saudara yang tak sering ditemui

    Selain keluarga inti, hal selanjutnya yang dapat dilakukan saat mudik ialah berkunjung ke sanak saudara lain yang tak sering ditemui. Selain merekatkan kembali silaturahmi, berkunjung ke rumah keluarga besar juga sebagai sarana mengenal kembali anggota keluarga yang lain.

    Sejak kecil, saya senang sekali ketika diajak silaturahmi ke keluarga besar oleh orangtua, meski saya sering kali tertidur ahahahaha. Kebiasaan berkunjung untuk silaturahmi ini terbawa hingga saya dewasa, yang kini meneruskan tradisi orangtua untuk silaturahmi memgunjungi saudara-saudara.

    Umur tak ada yang tahu. Semoga diberi usia yang cukup untuk silaturahmi ke sana-sini agar tak 'kepaten obor'.

    3. Kuliner makanan khas kampung halaman yang tak ditemui di tanah rantau


    Bagi pemudik yang suka sekali kulineran, makan makanan khas kampung halaman adalah salah satu 'ibadah' wajib yang dilakukan. Ibaratnya, belum terasa pulang kampung bila belum merasakan kembali berkuliner ria.

    Beberapa kerabat saya yang mudik ke Blitar sering kali mengagendakan untuk kuliner makanan legendaris yang tak ditemui di rantauan. Sebenarnya untuk beberapa menu legendaris yang sudah tersohor sih tersedia dan mudah ditemui. Namun kata orang-orang perantau, kuliner yang ada di perantauan tuh rasanya jauh dengan kuliner khas asli kota tersebut. ~XD

    Jangan lupa agendakan untuk kulineran di kampung halaman, ya?

    4. Wisata bersama keluarga di kampung halaman


    Ditinggal merantau, banyak sekali perubahan yang terjadi di kampung halaman. Ini adalah penuturan dari banyak teman-teman saya dan beberapa saudara yang merantau. Sebagai akamsi alias anak kampung sini yang ngendon tak beranjak dari kampung halaman, saya mengakui itu. Banyak perkembangan yang terjadi di sini, mulai dari dunia kuliner, pariwisata, dan juga tata letak kota.

    Bila kunjungan ke rumah keluarga besar selesai dilakukan, ada baiknya mengagendakan berwisata ke tempat wisata yang ramah keluarga untuk menyegarkan pikiran (modus membuang pertanyaan-pertanyaan tak masuk akal yang diterima, heuheu). Selain untuk melepas penat, wisata juga dapat membangun ikatan keluarga yang lebih kuat dan kompak lagi.

    Untuk pemudik yang sedang pulang ke Blitar, bisa dicoba beberapa wisata yang saya tuliskan di postingan ini: Ini Dia 3 Tempat Wisata Favorit di Blitar (klik klik klik).

    ----------------------------------------------------------------

    Itulah cerita seputar mudik tahun 2024. Semoga yang sedang mudik diberikan kelancaran dari pergi hingga kembali merantau, juga rezeki yang terus mengalir, ya! 

    Bagaimana cerita mudikmu tahun ini? Tulis ceritamu di kolom komentar, ya!

    Ditulis guna memenuhi tantangan dari Blogger Perempuan Network,
    BPN Ramadan Blog Challenge 2024.






    Continue Reading


    Entah dari mana budaya Lebaran harus mengenakan pakaian baru ini berasal. Namun yang jelas bukan dari lirik "Baju baru alhamdulillah, 'tuk dipakai di Hari Raya", karena kelanjutan liriknya pun berbunyi, "Tak punya pun tak apa-apa, masih ada baju tetangga yang lama". Jadi sebenarnya tak punya pakaian baru pun tak masalah, asal masih punya baju yang pantas dipakai untuk bertemu sanak saudara dan handai tolan.

    Saya pun sebenarnya bukan tim harus beli baju baru saat Lebaran tiba. Memang pada dasarnya sedang meminimalisir jumlah pakaian yang dimiliki, jadi ketika menjelang Lebaran seperti ini tak panik lagi tentang baju yang sedang tren saat Idulfitri ahahaha. Tidak FOMO gitulah istilahnya. Selama masih pantas digunakan dan nyaman, saya pasti pakai. Tidak peduli dengan sindiran, "Kok bajunya itu-itu aja?" ~XD

    Trik demi trik saya lakukan untuk menjaga baju agar tidak menumpuk. Membeli baju sekarang pun cukup banyak pertimbangan yang saya lakukan, yang tak sekadar berkutat di desain saja. Tips ini juga bisa kamu gunakan untuk kamu yang sedang berusaha hidup minimalis namun masih tetap ingin punya baju Lebaran. :D

    1. Temukan " Strong Why" terlebih dulu agar makin yakin dan tak menyesal beli baju


    Menemukan "Strong Why" alias mengapa atau alasan harus beli baju saat Lebaran tiba perlu dilakukan untuk kamu yang minimalis. Atas dasar apa belanja baju, apakah sedang tren ataukah memang dibutuhkan. Apakah hanya lapar mata saja atau "pumpung" ada diskon. Apakah baju lama sudah terlihat usang, sobek di bagian yang sulit dijahit, atau tak pantas lagi dikenakan.

    Memang sedikit ribet di awal. Namun bila alasan kuatnya sudah jelas, akan lebih mudah untuk memilih dan memilah.

    Sedikit cerita, Ramadan ini saya sempat punya keinginan beli tunik. Mempertimbangkan beberapa pakaian saya yang sudah jarang digunakan dan saya pilih 'pensiun'kan, akhirnya ada ruang untuk saya punya baju baru (penjelasan ini akan saya ceritakan di tips berikutnya, heuheu). Namun setelah beberapa hari mempertimbangkan, ternyata keinginan saya belum sekuat itu. Ditambah, budget yang harusnya untuk pakaian saya alihkan ke hal yang lebih mendesak, AHAHAHA.

    Itulah pentingnya untuk menemukan "Strong Why". Pastikan diri jangan sampai goyah, ya!

    2. Pilih baju yang warna, desain, dan modelnya tak lekang oleh waktu


    Ketika ada kesempatan memilih baju Lebaran, sebisa mungkin pilihlah warna-warna netral yang tak habis dimakan usia. Untuk memperpanjang masa pakaian yang dikenakan agar tak mudah bosan. Biasanya warna-warna mencolok yang hanya tren saat itu saja lebih mudah bosan. ~

    Penting juga untuk memilih desain dan model yang dari waktu ke watu tetap nyaman digunakan. Saya sendiri cukup mempertimbangkan hal ini, yang menyebabkan banyak pakaian harian saya jatuh di warna netral yang cenderung gelap, dengan desain-desain polosan tanpa manik maupun motif.

    Kulot warna gelap dan tunik warna netral dengan desain polos adalah dua pasangan pakaian favorit saya, yang mana baru saya aplikasikan ke diri saya sendiri mulai tahun 2021an. Tunik dan kulot jadi tren yang tak lekang oleh waktu, dikenakan di zaman bagaimanapun tak akan bosan. Ada juga tunik yang saya miliki sejak 2016 dan masih awet saya kenakan hingga sekarang. ~XD

    3. Pilih baju dengan bahan yang nyaman digunakan, menyerap keringat, dan tak bikin gerah


    Saya cukup menyesal baru menyadari betapa pemilihan bahan terhadap pakaian itu di atas segalanya daripada hanya sekadar kalap pada model dan desain. Apalagi dengan pertimbangan harga yang murah meriah. Duh, sekarang menyesal banget rasanya. T-----T

    Ternyata ada beberapa bahan pakaian yang tidak membuat nyaman di kulit. Tidak menyerap keringat, membuat panas, hingga menimbulkan bau badan yang mengganggu, yang berujung jadi tak nyaman. Saya baru sadar akan hal ini di tahun 2022, huhuhu. Cukup terlambat T---T

    4. Pilih pakaian yang membuat nyaman beraktivitas dan leluasa untuk bergerak


    Lebaran identik dengan berkeliling ke sana-sini. Pemilihan baju yang memudahkan diri untuk leluasa bergerak menjadi cukup penting untuk dilakukan. Saya pribadi lebih suka tunik - kulot, dengan pertimbangan mobilisasi saya cukup banyak, namun tetap sopan dan rapi.

    Sesuaikan dengan diri sendiri, ya! 🙌

    5. Tetap sesuaikan budget dan jangan kalap!


    Yang paling penting adalah tetap memilih pakaian yang sesuai budget dan kebutuhan. Jangan hanya karena lapar mata, tetiba langsung kalap, wkwkkw. Pengingat untuk saya juga. ~XD

    --------------------------------------------------------------------------

    Itulah beberapa tips memilih baju Lebaran untuk Si Minimalis. Semoga dapat terbantu, ya!

    Ditulis guna memenuhi tantangan dari Blogger Perempuan Network,
    BPN Ramadan Blog Challenge 2024.
    Continue Reading


    Ramadan menjadi bulan menyenangkan dan penuh perayaan akan hal-hal baik. Banyak orang berlomba-lomba meraih kebaikan, menciptakan berbagai kegiatan positif yang bermanfaat dan bermakna bagi sesama, mendulang pahala dengan semata-mata mencari ridha dari Allah.

    Ngobrolin tentang tradisi Ramadan, saya hampir tidak menemukan satu yang khas, karena saya pikir seantero Nusantara standarnya ya sama saja. Hingga akhirnya saya teringat bahwasanya ada tradisi Ramadan yang bernama Maleman, yang masih rutin dilakukan saat Ramadan di kampung halaman Bapak saya.


    Maleman, Tradisi Berbagi Makanan di Bulan Ramadan


    Tradisi Maleman ini baru saya ketahui sejak beberapa tahun lalu, saat saya ada agenda berbuka puasa bersama keluarga Bapak di kampung halaman beliau. Saat itu, saya putuskan untuk salat tarawih sekalian di sana, setelah itu barulah saya pulang ke rumah. Iya, rumah kampung halaman Bapak masih terhitung cukup dekat bila dari rumah, hanya menempuh waktu 20-30 menit motoran ke sana. ~XD

    Sebelum salat tarawih, Budhe saya menyiapkan nasi dan lauk pauk yang dijadikan satu dalam wadah yang bernama marangan atau besek, kemudian dibawalah ke musala dekat rumah. Saya yang belum tahu apa pun saat itu hanya mengekor saja. Ikut salah tarawih seperti biasa, lalu doa bersama jemaah yang ada di sana.

    Nah, setelah berdoa inilah baru tradisi Maleman ini dilakukan. Jadi, tradisi Maleman ini merupakan tradisi berbagi lauk-pauk dan perbanyak doa di malam-malam ganjil 10 hari terakhir di bulan Ramadan. Yaps, tradisi Maleman ini dimulai malam ke-21 hingga malam ke-29. Saya yang baru pertama kali tahu tradisi Maleman langsung bertanya ke Budhe, apakah ada alasan khusus di baik tradisi ini?

    Merayakan Lailatul Qadar Melalui Tradisi Maleman


    Budhe lalu bercerita bila tradisi Maleman ini sudah dilakukan secara turun-temurun. Beliau bercerita tradisi berbagi makanan bersama jemaah ini dilakukan untuk merayakan malam Lailatul Qadar yang hadir di malam-malam ganjil 10 hari terakhir Ramadan.

    Seperti yang diketahui bersama, bahwa malam Lailatul Qadar ini malam yang kebaikannya lebih baik dari 1000 bulan. Di mana di malam-malam tersebut banyak orang berlomba-lomba menjalani banyak kebaikan demi mendulang banyak pahala untuk meraih ridhaNya. Meski hanya Allah yang mengetahui kapan tepatnya malam Lailatul Qadar, sebagai hamba yang berproses untuk taat, tetap melakukan banyak hal baik di malam-malam ganjil 10 hari terakhir.

    Tradisi Maleman menjadi salah satu sarana untuk merayakan Lailatul Qadar. Sebagai wujud rasa bahagia dan rasa syukur, masih diberi umur untuk bertemu Ramadan dan kembali menjalani puasa di tahun ini hingga 10 hari terakhir. Merayakan bersama dengan jemaah yang juga sama-sama belajar untuk istiqomah dan taat di 10 hari terakhir Ramadan, dengan godaan duniawi yang begitu banyak.

    Saya telisik lebih jauh lagi, ternyata makanan memang jadi perekat dan salah satu wujud kebahagiaan, ya? Makanya saya suka makan, wkwkwkw ~XD (enggak ada hubungannya, Dhir. Elaah~)

    Tradisi Maleman Sebagai Sarana Mempererat Silaturahmi dan Keakraban


    Tradisi Maleman ini juga jadi sarana silaturahmi antarwarga, lo! Saya jadi ikut mengenal warga di lingkungan kampung halaman Bapak, yang mana beliau semua hanya tahu bila Bapak saya punya 3 orang anak namun belum tahu wujud anaknya saat sudah dewasa seperti apa AHAHAHAHA. Balada saya sudah jarang main ke kampung halaman Bapak karena kesibukan, huhuhu.

    Berbagi seperti ini juga melatih empati diri sendiri. Belajar untuk bersyukur atas karunia dariNya, masih bisa makan tanpa kesusahan beli beras dan lauk. Semoga rasa syukurnya masih tetap terjaga baik! ✨

    ------------------------------------------------------------------------------------

    Kalau di tempatmu, tradisi apa yang ada saat Ramadan tiba? Sila bercerita di kolom komentar, yaaa! 🙌

    Ditulis guna memenuhi tantangan dari Blogger Perempuan Network,
    BPN Ramadan Blog Challenge 2024.
    Continue Reading


    Ngabuburit menjadi hal yang dinantikan saat Ramadan, karena sudah mendekati jam berbuka setelah sekian jam lamanya berpuasa. Namun di sisi lain juga menjadi waktu gabut yang terbuang sia-sia, karena justru saking banyaknya hal yang ingin dilakukan, jadi tak melakukan apa-apa gegara bingung mau melakukan hal yang mana dulu. ~XD

    Saya sendiri cukup senang bila masuk waktu ngabuburit tanpa acara padat, karena waktu inilah saya bisa menikmati waktu saya sendiri, hahaha. Akhir-akhir ini kerjaan cukup padat merayap dari pagi hingga malam, sampai harus punya jadwal dan disiplin dengan jadwal yang telah dibuat agar semua tanggung jawab tetap terselesaikan satu per satu. Senang karena tak banyak waktu terbuang, namun di satu waktu ada sedihnya juga melihat tak banyak waktu luang untuk diri sendiri. Tapi enggak papa, tetap disyukuri atas apa yang telah ada. :D

    Lho, kok jadi curcol.... awoakwoakwo. Enggak papa, ya? Namanya saja blog pribadi. Banyak curcolnya ya wajar dong ya. Apalagi sudah mulai jarang nulis di sini, jadi sambil ngelemesin tangan yang sedikit kaku. Awoakowk (muke lu alesan aja, Dhir!) ~XD

    Seperti yang saya tulis di atas, ngabuburit jadi waktu yang menyenangkan, juga bisa jadi waktu yang membingungkan. Menyenangkan bila sudah punya rencana pasti kegiatan yang akan dilakukan. Akan terasa membingungkan, bila belum tahu atau malah terlalu banyak rencana yang berakhir wacana.

    Di bawah ini akan saya tuliskan beberapa ide kegiatan yang bisa dilakukan saat ngabuburit. Meminimalisir scroll scroll medsos dan dijamin kegiatannya berfaedah, hahahaha. Tentu saja ini berangkat dari pengalaman pribadi, meski saya hanya melakukannya saat ada waktu, huhuhu :"")))) (balada sepanjang hari isinya kerja-kerja-kerja terussssss).

    1. Tadarus


    Bukan jadi sok alim atau apa. Tadarus jadi kegiatan bermanfaat yang bisa dilakukan saat ngabuburit, apalagi waktu Ramadan tiba. Selain menambah pahala, tadarus jadi sarana untuk kembali berinteraksi dengan Al Quran dan belajar untuk mengenalnya lebih dalam.

    Saya masih belajar untuk mengenal Al Quran, karena semakin dewasa dan semakin paham, ternyata saya masih belum mengenal-mengenal banget. Padahal interaksi dengan Al Quran sejak SD, namun nyatanya harus rutin memelajari karena banyak sekali yang harus dipahami ulang agar tak salah tafsir.

    Kuy, adakan waktu untuk tadarus, agar diri dan hati semakin dilembutkan! (Saya pun masih belajar akan ini :")))

    2. Baca Buku


    Dewasa ini attention span semakin memendek, hingga rasanya membaca buku mulai tak senikmat dulu. Saat duduk di bangku sekolah, rasanya saya bisa menghabiskan waktu seharian penuh dengan buku-buku alias membacanya hingga habis. Namun sekarang, untuk mengadakan waktu baca buku 5 lembar saja sulitnya minta ampun, huhuhu.

    Saya telusuri kembali apa penyebab fenomena attention span dapat memendek. Ternyata salah satunya adalah pengaruh gawai dan media sosial yang makin beragam jenisnya. Tampilan video pendek padat informasi (yang entah benar atau salah) semakin memperparah attention span yang dimiliki.

    Saya sedang proses mengembalikan attention span yang memendek ini, salah satunya belajar kembali bersandingan dengan buku-buku. Mencoba kembali berkenalan dan interaksi dengan buku lama maupun buku yang belum pernah dibaca sama sekali.

    Memang tak bisa secepat itu perpindahan kebiasaannya, karena sudah bercokol selama bertahun-tahun. Sulit tidak berarti tak bisa, 'kan?

    3. Menulis di Media Sosial dan Blog


    Ide kegiatan lain yang bisa dilakukan saat mengisi waktu ngebuburit adalah menulis. Entah menulis di media sosial, blog, maupun platform lain. Menulis jurnal pun dapat dilakukan untuk mengisi waktu agar tak terbuang sia-sia dan menjadi hamba yang merugi. ~XD

    Menulis jadi salah satu kegiatan yang kembali saya rutinkan untuk mengembalikan attention span saya yang mulai banyak terdistraksi dengan media sosial. Meski menulisnya lewat ponsel (bahkan menulis tulisan ini pun), saya berusaha untuk tidak tergoda membuka media sosial. Yah, meski ini rasanya sulit sekali, WAKAKAKA. NANGIS. T---------T

    Banyak hal yang bisa ditulis saat Ramadan. Justru biasanya Ramadan jadi momentum menulis banyak pengalaman dan refleksi diri selama sebulan ke depan. Sering kali saya menemukan penulis yang menuliskan untaian hikmah di bulan Ramadan dan merangkainya dengan apik di media sosial maupun blog. Saya pun menulis kembali di sini juga karena adanya tantangan dari Blogger Perempuan yang rutin diadakan saat Ramadan. Dua tahun saya membolos, tahun ini sedang belajar menulis lagi. Semoga bisa menyelesaikan tantangan yang diberikan. ~XD

    4. Menonton Film, Menonton Video Kajian Bermanfaat dan Inspiratif


    Menonton jadi kegiatan yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu mengabuburit, namun saya sendiri cukup berat dalam menjalaninya. 

    Entah mengapa, dari dulu saya paling lemah bila diminta menonton dengan jangka waktu yang lama, namun sangat betah bila diminta untuk membaca. Sebab itulah media sosial yang saya punya kebanyakan berbasis tulisan daripada gambar maupun video, seperti X (Twitter), Tumblr, dan blog. Instagram pun saya cari akun dengan basis storytelling, jadi akun tersebut lebih banyak cerita yang bisa saya baca. :D

    Tontonan yang bisa dilihat tentu saja tontonan positif yang banyak memberi sudut pandang dan inspirasi baru dalam menjalani hidup. Sesekali bisa menonton film sebagai selingan juga. Bebas, yang penting tak membuang waktu sia-sia dan percuma. ~XD

    5. Berkunjung ke Bazar Takjil Ramadan


    Bila empat kegiatan di atas tak berkenan dilakukan, bisa juga mengisi waktu ngabuburit ini untuk keluar rumah alias jalan-jalan sore.

    Hampir setiap kota di Indonesia saat Ramadan tiba sering kali diramaikan dengan Bazar Takjil Ramadan. Pedagang kaki lima penjual makanan dan minuman berkumpul di satu tempat untuk menjajakan produknya pada masyarakat selama bulan Ramadan berlangsung.

    Di kota saya sendiri, Bazar Ramadan selalu ramai saat waktu ngabuburit tiba. Masyarakat keluar rumah mencari camilan maupun lauk untuk berbuka. Saya sendiri kebetulan dapat amanah bersama teman-teman karang taruna dalam mengoperasikan bazar takjil di salah satu titik bazar takjil di kota saya. Setiap sore cukup ramai bila cuaca mendukung. ~XD

    Silakan kunjungi bazar takjil Ramadan yang ada di kotamu! Eits, hati-hati, jangan sampai kalap, yaaa! ~XD

    -----------------------------------------------------------------------------------

    Itulah lima kegiatan yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu ngabuburit saat Ramadan. Semoga bermanfaat, ya!

    Kalau kamu, apa kegiatan yang biasa kamu lakukan saat ngabuburit? Tulis ceritamu di kolom komentar, ya!

    -----------------------------------------------------------------------------------

    Ditulis guna memenuhi tantangan dari Blogger Perempuan Network,
    BPN Ramadan Blog Challenge 2024.

    Continue Reading


    Ramadan sering kali dikaitkan dengan badan dan tenaga yang lemah, karena waktu mengisi energi hanya terbatas di dini hari dan setelah berbuka puasa saja. Padahal bila ditelisik lebih jauh, justru puasa ini menjadi ajang detoksifikasi diri terhadap apa yang dikonsumsi, baik bagi asupan tubuh, pikiran, maupun hati. Memilah dan memilih apa yang terbaik bagi diri. Sebuah investasi jangka panjang yang akan dirasakan manfaatnya sepanjang hidup.

    Tentang menjaga kesehatan diri, saya baru benar-benar sadar betapa pentingnya jaga tubuh sejak pandemi melanda. Di saat kawan-kawan lain di sekitar saya merasa timbangan bergeser ke arah kanan, saya justru sebaliknya. Yah, ini ada efek dari patah hati juga di akhir tahun 2019 yang membuat berat badan menyusut, kemudian puncaknya ada di pertengahan 2020. Benar badan saya ada di bawah 50 kg, namun itu tak membuat badan saya terlihat segar. Ibu saya bahkan mengatakan bahwa badan saya terlalu kurus yang terlihat seperti orang penyakitan kurang gizi. Mak jleb, namun saya lihat-lihat lagi kok benar adanya, awoakwoakow.

    Di tahun 2021 mencoba untuk perbaiki tubuh kembali. Apalagi saat itu saya mulai belajar nge-gym, jadi titik balik saya untuk mengulik tubuh yang saya tempati seumur hidup ini. Menyadari bahwa hanya punya satu tubuh tanpa cadangan, membuat saya tertampar untuk terus memperbaiki diri melalui pola makan, olahraga, dan pola hidup. Tentu saja tidak selalu konsisten di setiap harinya, hahaha. Namanya aja juga manusia. ~XD

    Hal yang harus disadari penuh sebelum memulai ubah pola hidup adalah memperbaiki pemikiran bahwa jaga kesehatan ini tak hanya untuk setahun dua tahun, namun sepanjang usia. Badan yang hanya satu-satunya, diupayakan untuk terus bugar agar mudah dalam beraktivitas, berdaya, berkegiatan ini itu tanpa banyak mengeluh jompo di usia muda. Yaps, di usia saya yang mendekati kepala 3 ini sudah banyak keluhan masuk dari teman-teman saya yang banyak bersahabat dengan obat-obatan, koyo, dan minyak karena badan lebih mudah lelah. :"))

    Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh saat berpuasa (dan sedang saya upayakan setiap harinya) di antaranya:

    1. Menjaga asupan air putih yang masuk ke tubuh


    Hal penting pertama yang selalu saya jaga saat Ramadan adalah asupan air putih yang masuk ke dalam tubuh. Semua orang tahu bagaimana pentingnya air putih untuk badan. Hal inilah yang sedang saya upayakan untuk tak lupa mengutamakan air putih saat sahur dan berbuka puasa, alih-alih menggantinya dengan minuman manis yang berkafein.

    Iya, sejak tahun lalu saya mulai mengurangi kebiasaan konsumsi minuman manis berkafein saat sahur dan berbuka puasa. Saya kira ini akan sulit, mengingat saya begitu rutin konsumsi minuman tersebut, utamanya saat sahur. Namun ternyata, ada perbedaan signifikan saat saya menggantinya dengan air putih saat sahur. Saya tak gampang 'beser' setelah subuh, juga lebih bugar saat menjalani puasa. ~XD

    2. Membatasi minuman manis dan gorengan, perbanyak sayur dan gizi seimbang


    Meski sulitnya setengah hidup, tapi saya coba upayakan untuk mengurangi minuman manis dan gorengan saat berbuka, dan menggantinya dengan air putih atau buah segar yang manisnya lebih alami. Balada mulai sadar bahwa badan sudah tidak seperti dulu yang gampang masuk makanan ini - itu, saya mulai dengan membatasi asupan gorengan dan minuman manis.

    Sejak beberapa tahun terakhir memang sudah mengurangi makanan dan minuman manis, jadi tak terlalu sulit bagi saya pribadi. Sesekali masih minum bila sedang nongkrong bersama kawan maupun dapat suguhan, itu pun bila nobgkrong saya minta takaran yang seminimal mungkin, hihihi. Yang paling sulit justru ada di gorengan ini sih, karena saya pecinta makanan dan masakan berumami. Benar-benar jadi tantangan tersendiri. :"))

    Mengupayakan untuk banyak makan makanan bergizi seimbang (karbo - protein - sayur) dibandingkan jajan/camilan yang minim gizi, baik saat sahur maupun berbuka puasa. Semoga dimudahkan demi badan sehat bugar sepanjang Ramadan (dan sepanjang hidup!).

    3. Beri kesempatan badan untuk istirahat cukup


    Perkara istirahat ini memang jadi tantangan cukup berat, apalagi bagi saya yang kini aktivitasnya tidak selonggar beberapa tahun lalu. Dulu masih mudah mengadakan waktu istirahat, bahkan siang masih bisa tertidur haha. Sekarang hanya sekali-kali, bila siang tak ada jadwal keluar rumah.

    Apalagi di bulan Ramadan ini, aktivitas saya cukup padat sedari pagi. Bekerja, berkarya, tentunya juga memperbanyak cari pahala dengan aktivitas yang mendekatkan diri padaNya. Mengusahakan untuk tidak tidur lebih dari pukul 11 malam, agar tubuh mendapatkan haknya untuk istirahat (karena pukul setengah 4 pagi sudah bangun sahur, heheu). Yah, meski sesekali masih melanggar karena sulit merem, hahaha.

    4. Olahraga tipis-tipis, minimal peregangan tubuh


    Nah, ini yang paling jadi tantangan. Olahraga di bulan Ramadan! Duh, kalau dengar kata olahraga di bulan Ramadan, entah mengapa, bawaannya selalu lemas, hahahaha. Padahal justru olahraga tetap dianjurkan untuk dilakukan, asal waktu yang dipilih benar-benar tepat dan tidak mengganggu ibadah.

    Olahraga yang dilakukan bisa peregangan tipis-tipis pagi hari. Saat mengabuburit sebelum buka juga bisa melakukan angkat beban, atau jalan kaki keliling lingkungan rumah. Saya sendiri memilih untuk peregangan tipis pagi hari, karena sore hari hingga malam sudah ada rutinitas lain huhuhu. Namun untuk Ramadan kali ini, mencoba untuk olahraga sore, meskipun sekadar jalan kaki cari takjil muahahahaha. ~XD

    Itulah keempat cara yang bisa dilakukan untuk menjaga tubuh agar tetap bugar saat menjalani puasa di bulan Ramadan. Kalau kamu, apa upaya yang kamu lakukan untuk membuat njaga badan agar tetap sehat dan bugar? Tulis ceritamu di kolom komentar, ya!

    ---------------------------------------------------------------

    Ditulis guna memenuhi tantangan dari Blogger Perempuan Network,
    BPN Ramadan Blog Challenge 2024.
    Continue Reading

    Sebagai seorang perempuan, banyak hal yang saya lakukan untuk perawatan diri, mulai dari dalam diri hingga luar. Butuh waktu yang cukup lama untuk memilih dan memilah produk yang cocok untuk tubuh, namun rasanya menyenangkan bila menemukan produk yang cocok. Seperti menemukan jodoh, hahahahah. ~XD


    Belakangan, saya sedang kepincut dengan produk hair care. Yap, meski saya perempuan yang mengenakan hijab, namun saya tak luput untuk memperhatikan perawatan rambut, karena rambut saya ini gampang gampang sedikit susah, hahaha. Tipe rambut yang gampang mengembang, kasar, dan cukup sering rontok. Jadi harus benar-benar telaten buat merawat, memilih sampo dan hair care lainnya yang cocok untuk rambut saya.


    Beberapa waktu terakhir, saya cukup penasaran dengan salah satu produk hair care dari Scarlett, yang mana bulan Januari lalu meluncurkan produk sampo dan kondisioner. Demi melebur rasa penasaran yang saya miliki, akhirnya saya beli di toko online Scarlett. Mari dicobaaa!


    Scarlett Yordanian Sea Salt Shampoo: Sampo dengan Wangi Menenangkan, Membuat Rambut Lebih Berkilau dan Mudah Diatur




    Saya memesan satu paket produk hair care, di mana saya dapat 2 produk, yaitu sampo dan kondisioner. Pertama kali saya mendapat paketnya, saya langsung jatuh cinta dengan wangi kedua produk Scarlett ini. ~XD


    Kemasan Produk, Tekstur, dan Aroma Produk


    Scarlett Yordanian Sea Salt Shampoo dikemas menggunakan botol dengan tutup fliptop yang rapat dan kuat. Dijamin aman dan tidak mudah terbuka.


    Warna dari Scarlett Yordanian Sea Salt Shampoo ini berwarna biru dengan tekstur yang lembut, sehingga menyenangkan bila digunakan di kepala. Aroma dari sampo ini juga menenangkan sekali, yang mana ternyata wangi ini merupakan wangi dari bunga magnolia. Baru tahu kalau wangi magnolia ternyata semenyenangkan ini.




    Cara Pemakaian


    Tuangkan Scarlett Yordanian Sea Salt Shampoo secukupnya di telapak tangan, lalu arahkan ke kulit kepala atau akar rambut. Kemudian pijat kulit kepala secara lembut dan perlahan. Setelah dirasa cukup, bilas hingga bersih.


    Ulasan Pemakaian


    Saya merasakan rambut saya terasa lebih lembut dan wangi setelah menggunakan produk sampo dari Scarlett ini. Rambut saya terlihat lebih bersih, lebih mudah diatur, terasa lebih kuat, dan tidak gampang rontok. Scarlett Yordanian Sea Salt Shampoo membuat rambut saya seperti baru keramas di salon, hahahaha. ~XD

     


    Scarlett Yordanian Sea Salt Conditioner: Rambut Terlihat Lebih Halus, Wanginya Bikin Ketagihan


    Setelah memakai sampo, saya lanjutkan dengan memakai kondisioner, yang tentu saja juga merupakan rangkaian dari Scarlett Hair Care. Sama seperti samponya, aroma dari kondisioner Scarlett Yordanian Sea Salt Conditioner ini membuat saya jatuh suka. :D



    Kemasan Produk, Tekstur, dan Aroma Produk


    Kemasan dari Scarlett Yordanian Sea Salt Conditioner sama persis dengan kemasan samponya, berbentuk botol yang dilengkapi dengan tutup fliptop yang rapat. Hanya saja, warna dari kondisioner ini berwarna merah muda, dengan tekstur lebih kental dari samponya.


    Aroma yang tercium dari kondisioner ini sungguh menyenangkan. Wangi bunga sedap malam (evening primrose), di mana wangi ini membuat saya ketagihan untuk terus menciumnya.



    Cara Pemakaian


    Cara pemakaian seperti cara penggunaan samponya. Dimulai dari menuang Scarlett Yordanian Sea Salt Conditioner ke telapak tangan secukupnya, lalu ratakan kondisioner hingga ujung rambut (hindari pemakaian kondisioner di daerah akar rambut/kulit). Setelah itu, diamkan kondisioner selama beberapa menit, selanjutnya bilas kondisioner hingga bersih.


    Oh iya, penggunaan kondisioner ini tentunya digunakan setelah menggunakan sampo, ya! Jangan sampai kebalik. ~XD


    Ulasan Pemakaian


    Beberapa kali saya gunakan dibarengi dengan samponya, saya merasakan rambut saya terasa lebih halus dari biasanya. Rambut saya lebih terlihat ber-volume dan tidak gampang lepek. Lebih mudah diatur dan terlihat lebih berkilau seeprti rambut para artis. ~XD

     


    Rangkaian Scarlett Hair Care Mengandung Sea Salt yang Kaya Akan Manfaat


    Hal yang mendasari saya memilih Scarlett Hair Care ini adalah adanya kandungan sea salt di dalam sampo dan kondisionernya, yang mana sea salt ini memiliki berbagai macam manfaat yang baik untuk rambut. Di antaranya:


    • Menyerap minyak berlebih pada kulit kepala
    • Membantu mengatasi penumpukan kotoran yang melekat di kulit kepala
    • Membantu membuka kutikel rambut, sehingga perawatan selanjutnya akan menyerap lebih baik
    • Mengontrol kadar minyak pada kulit kepala
    • Membersihkan kulit kepala
    • Menguatkan akar rambut
    • Memberikan volume pada rambut
    • Mencegah rambut rontok dan bercabang
    • Menyehatkan folikel rambut dan kulit kepala
    • Membuat rambut lebih berkilau

     

    Scarlett Hair Care Yordanian Sea Salt ini cocok banget digunakan pada semua jenis rambut, terutama jenis rambut yang mudah lepek. Pada perempuan berhijab seperti saya pun juga cocok pol. Rambut tetap harum, lembut, dan nyaman seharian meski memakai hijab. Anti lepek-lepek club, deh!



    Produk Scarlett Yordanian Sea Salt Shampoo dan Scarlett Yordanian Sea Salt Conditioner ini aman banget digunakan untuk ibu hamil dan ibu menyusui, lo! Jadi, gak perlu khawatir bagi ibu hamil dan menyusui. Tetap bisa tampil cantik dan memukau. :D


    Setiap produk dari Scarlett Hair Care Yordanian Sea Salt ini dibandrol dengan harga Rp75.000,00. Bisa dipesan melalui WhatsApp di 087700163000, atau langsung cek Shopee di Official Store Scarlett Whitening, ya! Yuk, langsung cuss dipesan! :D




    Continue Reading

     


    Ikatan Cinta merupakan sinetron yang kerap menjadi perbincangan dari tahun lalu, karena pesona pasangan Mas Aldebaran dan Mbak Andin yang membuat banyak penonton gemas dan kelicikan Mbak Elsa yang membuat penonton gregetan. Saking banyaknya cerita-cerita seru mengenai Ikatan Cinta yang lewat di linimasa saya dan obrolan dari tetangga dan juga teman, saya sampai penasaran dan akhirnya ikutan nonton sinetron ini, padahal saya tidak lagi mengonsumsi televisi selama beberapa tahun belakangan. Namun, demi menuntaskan rasa penasaran akan plot cerita dari Mas Aldebaran dan Mbak Andin ini, saya memutuskan untuk mencoba menonton sinetron ini.

    Jebul ndilalah, saya juga ikut terhanyut dengan cerita yang disajikan dalam sinetron Ikatan Cinta, sampai teman-teman saya sendiri heran mengapa saya bisa se-keranjingan itu mengikuti alur cerita Mas Aldebaran, Andin, Mbak Elsa dan Mas Nino. Saking sukanya, saya sering mengadakan waktu setiap malam untuk menonton Ikatan Cinta, dan iseng menghitung iklan yang ada dalam sinetron ini, yang ternyata justru saya malah viral di mana-mana hingga saya sempat diwawancarai secara daring oleh salah satu portal online gegara fokus menghitung iklan, hahaha. ~XD

    Ikatan Cinta, Drama yang Dekat dengan Cerita Sehari-hari

    Hal yang membuat saya memilih untuk mantengin sinetron Ikatan Cinta ini adalah ceritanya yang cukup dekat dengan keseharian. Akting dari aktor dan aktris yang terlihat natural, konflik yang diambil pun bukanlah konflik yang terlalu njelimet. Tapi, yah, namanya saja juga sinetron. Pasti ada hal-hal yang dibuat sedemikian rupa agar penonton terus tertarik menontonnya, hahaha.

    Premis cerita ini berawal dari tokoh utama bernama Andin (Diperankan oleh Amanda Manopo), yang memiliki adik bernama Elsa (Glenca Shysara), yang ternyata mencintai laki-laki yang sama, yaitu Nino (diperankan oleh Evan Sanders). Nino ternyata lebih memilih Andin daripada Elsa, lalu keduanya melangsungkan pernikahan. Elsa merasa sakit hati menerima kenyataan ini, lalu muncullah niat untuk menghancurkan rumah tangga Andin dan Nino.

    Elsa lalu memilih untuk membunuh Roy, yang notabene merupakan mantan kekasih dari Andin sebelum menikah dengan Nino, di mana si Roy ini juga tak terima melihat Andin menikah dengan Nino, karena Roy masih sangat mencintai Andin. Roy diputus hubungannya oleh Andin karena Andin mengetahui bahwa Roy main belakang dengan Elsa, adik Andin sendiri. Elsa membunuh Roy tanpa diketahui oleh siapa pun, saat Roy berada di rumah Andin dan Nino, yang mana Andin bertemu Roy untuk menyelesaikan masalah di antara mereka. Elsa membuat skenario di mana seolah-olah Andinlah yang membunuh Roy, hingga akhirnya membuat Andin dipenjara dan bercerai dengan Nino, padahal Andin sudah mengandung dan melahirkan anak dari Nino, yang diberi nama Nindi.

    Efeknya berbuntut panjang. Dari sini, Elsa berhasil membuat Nino dan Andin cerai, dan dengan leluasa, Elsa merebut perhatian dari Nino dan berhasil menikah dengan Nino. Nindi, yang notabene anak dari Nino dan Andin oleh Elsa dibawa kabur ke panti asuhan dan membuat skenario seolah-olah Nindi telah mati, ke semua orang.

    Beberapa tahun kemudian, Andin bebas dari penjara. Singkat cerita, kakak dari Roy yang bernama Aldebaran (diperankan oleh Arya Saloka), mengetahui bahwa Andin merupakan terdakwa kasus pembunuhan Roy. Aldebaran sangat benci dengan Andin, hingga dia merencanakan untuk mendekati Andin secara diam-diam dan menikah dengannya untuk membalas dendam.

    Saya melihat sinetron ini dengan perasaan yang campur aduk dan ikut hanyut dalam ceritanya. Ada perasaan senang, sedih, deg-degan, juga gemas dengan pasangan Aldebaran dan Andin, yang awalnya dari benci lama-kelamaan tumbuh benih-benih cinta di hati Aldebaran, namun sangat kaku sekali untuk mengungkapkan, karena awalnya dia sangat benci dengan Andin. Oh iya, drama Ikatan Cinta ini bisa ditonton melalui live TV RCTI di Vision+, lo! Nggak perlu ribet berlangganan untuk menonton dan menikmati sinetron ini. :D

    Vision+, Layanan Streaming Televisi dan Video on Demand

    Sekadar info, Vision+ merupakan layanan streaming televisi dan video on demand terbesar Indonesia, yang dimiliki oleh MNC Group. Di Vision+, kita bisa menyaksikan konten-konten video dan kanal televisi, mulai dari televisi nasional hingga internasional. Tak lupa juga dengan konten-konten video on demand dengan kualitas terbaik.

    Setiap bulan, Vision+ selalu konsisten dalam merilis original series terbaru, menyiarkan tayangan dari chanel-chanel premium, serta siaran langsung pertandingan olahraga dunia seperti BWF, MotoGP, dan Wibledon. Surga banget nih bagi pecinta olahraga!

    Smartfren Jadi Operator Pertama di Indonesia yang Jalin Kerja Sama Eksklusif dengan Vision+


    Yap! Info bahagia untuk pengguna Smartfren, karena Smartfren menjadi operator pertama di Indonesia yang menjalin kerja sama eksklusif dengan Vision+. Melalui kerja sama yang dilakukan ini, seluruh pelanggan Smartfren bisa mendapatkan hak khusus untuk mengakses berbagai konten premium, menyaksikan lebih dari 70 saluran televisi lokal dan internasional, serta lebih dari 18000 jam tayangan video on demand. Mantulity endulita banget nggak sih? Makin mantul lagi bila menggunakan Smartfren dengan Paket Unlimited Harian dengan double FUP, yang mana makin dobel aksesnya! :D

    Pelanggan Smartfren cukup mengunduh aplikasi Vision+ dan memasukkan nomor Smartfren yang dimiliki untuk langsung mendapatkan akses eksklusif untuk konten video unggulan. Selain itu, pelanggan Smartfren juga bisa mendapatkan berbagai manfaat menarik, lo!

    Bagi pelanggan Smartfren yang baru pertama kali mengunduh aplikasi MySmartfren, bisa memperoleh bonus kuota data 5 GB. Selanjutnya, setiap kali melakukan pembelian paket data, pelanggan Smartfren bisa memperoleh Smartpoin yang dapat ditukar dengan berbagai macam hadiah, mulai dari penukaran Smartpoin dengan minuman/makanan tertentu di Indomaret, kupon potongan belanja di Tokopedia, hingga kupon potongan pembelian items untuk game Mobile Legend atau FreeFire.

    Pelanggan Smartfren juga berkesempatan untuk mengikuti Rejeki WOW Treasure Hunt dan mendapat berbagai macam hadiah menarik, lo! So, tunggu apalagi? Yuk segera unduh Vision+ dan jelajahi berbagai konten di dalamnya! :D

    Continue Reading

     


    Tahun 2022 sudah berjalan tiga minggu. Rasanya masih baik untuk menyusun rencana yang ingin dilakukan dan dicapai. Begitu pula dengan saya sendiri, meski sebenarnya bukan target dan rencana yang baru-baru amat, hahaha. Rata-rata tinggal meneruskan kebiasaan-kebiasaan baik yang telah dilakukan sejak tahun kemarin dan rencana yang baru dibuat, hanya saja di tahun ini berusaha untuk lebih konsisten dari tahun kemarin. Karena, apalah arti rencana, target, dan kebiasaan baru yang dibentuk bila tidak dieksekusi dan dilakukan secara konsisten?

    Beberapa hal yang ingin saya lakukan di tahun 2022 di antaranya:

    1.       Konsisten Berolahraga

    Tentunya untuk kebiasaan yang ini akan saya teruskan di tahun ini, karena banyak manfaat baik yang saya rasakan, apalagi setelah saya mulai latihan angkat beban di pusat kebugaran. Badan saya tidak gampang lelah, tidak mengalami kram perut saat memasuki siklus menstruasi, dan tentu dengan bonus badan semakin terbentuk, hehehe.

    Cita-cita jangka panjang saya adalah lincah sampai tua. Itu sebabnya bagaimanapun caranya, saya harus tetap menjaga stamina tubuh saya melalui olahraga yang bisa saya nikmati sepanjang usia.

     

    2. Mengenal Teh Lokal Indonesia Semakin Dalam

    Sejak tahun kemarin, saya mulai berkeinginan untuk mengenal teh lokal Indonesia yang beraneka ragam jenisnya, terpancing oleh utas yang lewat di beranda Twitter saya. Memang pada dasarnya saya menyukai teh sejak lama, tapi baru sadar untuk mengenal teh lebih luas lagi tahun kemarin, hingga saya berkeliling kota untuk mencari segala jenis teh yang ada di tempat saya. Sempat vakum di pertengahan tahun, namun akhir tahun mulai ada niatan untuk memulai kembali menyicipi teh, meski belum pro-pro amat, hahahaha.

    Tahun ini, pumpung masih ada di awal tahun, saya mencoba untuk membuat jurnal perjalanan dan mengoleksi teh kembali, terpancing dengan postingan di Twitter, yang membuat scrapbook kemasan teh yang sudah dicicipi. Saya terinspirasi untuk membuat jurnal perjalanan teh juga, merekap segala teh yang telah saya coba, bagaimana rasanya, ditambah dengan potongan kemasan teh lokal yang unik yang saya sukai.

    Sudah mulai mencicil sedikit demi sedikit, hahaha. Tidak mau stok banyak-banyak lagi. Lagi pula, saya masih menghabiskan stok teh lokal yang masih saya simpan, wkwk. Semoga rencana ini tidak jadi wacana. ~XD

     

    3. Makin Hidup dari Karya, Melanjutkan Cita-cita

    Setelah lepas dari perkuliahan, saya mengambil keputusan untuk meneruskan bisnis yang sudah saya jalankan sejak duduk di bangku sekolah, Aderation Project. Hal ini sudah saya jalankan hingga sekarang, yang mana saya menikmati segala proses jatuh bangunnya.

    Di tahun ini, rencana saya tetap melanjutkan bisnis saya yang sudah berjalan 8 tahun lebih, dengan dilakukan beberapa pengembangan, utamanya di bidang marketing dan produk. Rencana ingin membuat produk baru, dengan tidak melupakan produk lama, pastinya. Semoga bisa terlaksana! :D

     

    4. Konsisten Membuat Konten Tulisan (Blog Maupun Postingan Instagram), Foto, dan Video tentang Sudut Pandang, Kuliner, Serta Wisata di Blitar

    Sejak tahun 2018an, saya mulai memberanikan diri untuk lebih banyak menuangkan pikiran melalui tulisan dan membuat konten perihal wisata dan kuliner di Blitar, yang hasilnya sering saya bagikan di media sosial yang saya punya. banyak kebaikan yang saya dapatkan setelah melakukan ini. Relasi saya meluas, banyak rezeki mengalir yang datang tanpa saya duga sebelumnya.

    Memasuki tahun keempat memutuskan untuk rajin mengonten, saya tidak ada rencana berhenti atau vakum. Justru malah ingin banyak membuat konten baru mengenai ini dan terpikir untuk lebih konsisten mengenai ini.

    Tentunya dalam membuat konten tulisan, foto maupun video yang saya unggah di media sosial, saya memerlukan provider yang memadai, agar konten yang saya buat bisa terunggah dengan baik. Ditambah, saya juga harus menyiapkan kuota yang berbasis unlimited, agar tidak terhalang dengan keterbatasan kuota.

    Untuk hal ini, saya memercayakan provider Smartfren dalam membuat hingga mengunggah konten-konten dalam media sosial saya. Oh iya, di bulan Januari ini Smartfren menghadirkan paket unlimited terbaru dengan fasilitas double FUP, loh!

     

    Smartfren Unlimited Double FUP: Berselancar Dunia Maya jadi No Drama No Ribet

    Berdasarkan apa yang dituturkan oleh Bapak Djoko Tata Ibrahim selaku Deputy CEO Smartfren saat peluncuran paket Smartfren terbaru di tanggal 13 Januari kemarin,  pengertian FUP sendiri adalah Fair Usage Policy. Semisal kuota unlimited yang diberi sebanyak satu giga per hari selama 28 hari, karena FUP ini, jadi diberi kuota unlimited dua giga. Nah, di Smartfren ini, setelah pemakaian dua giga habis digunakan, internet masih bisa digunakan. Jadi, dengan double kuota ini diharapkan bisa medapat double fun, double positivity, dan double happiness. Huwow, menarik sekali!

    Smartfren Unlmited Double FUP: No Drama, No Ribet

    Manfaat double FUP tersebut mulai dari paket Smartfren Unlimited Harian Rp80.000 (1 GB per hari plus bonus double FUP 1 GB per hari) dan Rp100.000. (1,5 GB per hari plus bonus double FUP 1,5 GB per hari).  Berlaku selama 24 jam, bisa dipakai di semua aplikasi tanpa syarat, dan bisa dipakai dari lokasi mana pun. Yang lebih asyiknya lagi, bonus double FUP ini bisa didapatkan untuk pembelian paket dalam periode promo mulai yang dimulai dari 12 Januari 2022, loh!

    Selain itu, pelanggan juga punya banyak pilihan Unlimited Harian lain yang berlaku 24 jam dan bisa dipakai untuk semua aplikasi. Mulai dari Unlimited Harian Rp22.500 yang berlaku 7 hari, Rp40.000 untuk 14 hari dan Unlimited Harian Rp60.000 yang berlaku 28 hari.

    Pelanggan juga dapat mengumpulkan SmartPoin setiap kali membeli paket internet. SmartPoin yang didapat bisa ditukar dengan berbagai macam hadiah, mulai dari makanan atau minuman, items dalam game FreeFire atau Mobile Legends, ditukar jadi paket data atau hadiah menarik lainnya.

    Jadi makin sayang banget dengan Smartfren!

     

    Smartfren Menggandeng UN1TY Sebagai Brand Ambassador

    Bersamaan dengan peluncuran paket Smartfren Unlimited terbaru di tanggal 13 Januari 2022 kemarin, Smartfren juga resmi menggandeng UN1TY sebagai brand ambassador. Dipilihnya UN1TY sebagai brand ambassador karena memiliki semangat yang sama dalam kokreasi dan berkolaborasi, sekaligus menguatkan Smartfren sebagai brand yang membuka peluang industri kreatif. Bersama UN1TY, Smartfren ingin menginspirasi lebih banyak orang untuk terus berkarya, serta membuka berbagai peluang baru dengan memanfaatkan internet.

    Smartfren meluncurkan Unlimited Harian dan mengumumkan UN1TY sebagai brand ambassador Smartfren

    UN1TY sendiri merupakan grup musik yang beranggotakan 8 orang anak muda, yang secara konsisten mengajak anak – anak muda untuk terus berkarya dan menyebarkan semangat positif. Mereka adalah Farhan, Shandy, Gilang, Ricky, Fenly, Fajri, Zweitson, dan Fiki. Pada 2019 silam, grup musik ini memulai debut dengan dua single berjudul “Coba Cintaku” dan “Satu”. UN1TY sebelumnya juga pernah berkokreasi bersama Smartfren untuk membuat video musik “Friendzone”yang merupakan original soundtrack film televisi “Dari Jendela SMP”. 

    Rencana ke depannya, Smartfren bersama UN1TY akan menyelenggarakan WOW Special Concert dan Fansign Roadshow di 15 titik, serta berbagai program yang seru dan menarik yang dirancang khusus untuk mendukung anak-anak muda Indonesia melahirkan karya-karya kreatif yang positif.

    ----------------------------------------------------------

    Yang merasa berjiwa muda dan penuh dengan ide-ide kreatif yang menginginkan akses unlimited dengan double FUP, wajib banget dicoba Smartfren Unlimited Double FUP ini! Rasakan sensasinya no drama, no ribet, dan tentunya double fun, double positivity, dan double happiness. :D

    Continue Reading
    Older
    Stories

    Holla!

    Untitled-design-2

    Saya Andhira A. Mudzalifa, seorang perempuan biasa di balik semua postingan di blog ini yang suka bercerita, makan, dan jalan-jalan.

    Menyibukkan diri di Aderation Project dan Kirana Creative .

    Untuk menyapa lebih lanjut, bisa menghubungi lewat surel di andhira(dot)dee(at)gmail(dot)com

    Terima kasih telah mampir ke tempat di mana saya menuangkan segala cerita! Selamat membaca dan menikmati :)

    Temukan Saya Di

    • facebook
    • instagram
    • twitter

    Teman-teman

    Label

    #AyoNulis #BPNRAMADAN2024 #BPNRamadan2020 #BPNRamadan2021 #CatatanDuaEmpat #DiRumahAja Aderation Project Beauty Bodycare Cooking Crafting DIY Informasi Jelajah Blitar Journey Jurnal Tahunan Kafe Kuliner Life Lovely Place Makeup Pantai Blitar Rekomendasi Review Scarlett Smartfren Thoughts Tips Travelling Vaksinasi Writing Challenge cerita jalan-jalan

    Arsip Blog

    • ▼  2024 (17)
      • ▼  November 2024 (1)
        • Kenal Lebih Dekat dengan SoFresh: Sabun Cuci Pirin...
      • ►  Oktober 2024 (1)
      • ►  April 2024 (6)
      • ►  Maret 2024 (9)
    • ►  2023 (3)
      • ►  Juni 2023 (1)
      • ►  Februari 2023 (1)
      • ►  Januari 2023 (1)
    • ►  2022 (3)
      • ►  Maret 2022 (1)
      • ►  Februari 2022 (1)
      • ►  Januari 2022 (1)
    • ►  2021 (51)
      • ►  Desember 2021 (2)
      • ►  November 2021 (1)
      • ►  Oktober 2021 (1)
      • ►  September 2021 (1)
      • ►  Agustus 2021 (3)
      • ►  Juli 2021 (1)
      • ►  Juni 2021 (1)
      • ►  Mei 2021 (17)
      • ►  April 2021 (17)
      • ►  Maret 2021 (4)
      • ►  Februari 2021 (2)
      • ►  Januari 2021 (1)
    • ►  2020 (55)
      • ►  Desember 2020 (1)
      • ►  November 2020 (2)
      • ►  Oktober 2020 (2)
      • ►  September 2020 (4)
      • ►  Juli 2020 (4)
      • ►  Juni 2020 (4)
      • ►  Mei 2020 (22)
      • ►  April 2020 (11)
      • ►  Maret 2020 (1)
      • ►  Februari 2020 (1)
      • ►  Januari 2020 (3)
    • ►  2019 (48)
      • ►  Desember 2019 (3)
      • ►  November 2019 (1)
      • ►  Oktober 2019 (3)
      • ►  September 2019 (5)
      • ►  Agustus 2019 (3)
      • ►  Juli 2019 (2)
      • ►  Juni 2019 (1)
      • ►  Mei 2019 (6)
      • ►  April 2019 (3)
      • ►  Maret 2019 (9)
      • ►  Februari 2019 (11)
      • ►  Januari 2019 (1)
    • ►  2018 (10)
      • ►  Desember 2018 (1)
      • ►  Oktober 2018 (3)
      • ►  September 2018 (2)
      • ►  Mei 2018 (3)
      • ►  April 2018 (1)
    • ►  2017 (9)
      • ►  November 2017 (1)
      • ►  Oktober 2017 (1)
      • ►  Juli 2017 (1)
      • ►  Mei 2017 (1)
      • ►  April 2017 (1)
      • ►  Maret 2017 (2)
      • ►  Februari 2017 (1)
      • ►  Januari 2017 (1)
    • ►  2016 (16)
      • ►  Desember 2016 (3)
      • ►  November 2016 (2)
      • ►  Oktober 2016 (2)
      • ►  Agustus 2016 (2)
      • ►  Juli 2016 (2)
      • ►  Juni 2016 (1)
      • ►  Januari 2016 (4)
    • ►  2015 (4)
      • ►  Maret 2015 (1)
      • ►  Februari 2015 (3)
    • ►  2011 (1)
      • ►  Juli 2011 (1)

    Popular Posts

    • Usia Kepala Dua?
    • Sebuah Cerpen: Tentang Mengikhlaskan
    • A Flashback to Senior High School: Kangen!

    Saya Bagian Dari

    Logo-Blogger-Perempuan-Network-round-7

    Aderation Project

    Untitled-design-20240826-113829-0000
    Facebook Instagram Pinterest Tumblr Twitter

    Created with by BeautyTemplates

    Back to top