FaceBook Instagram TikTok Twitter

andhirarum

    • Home
    • Tentang Andhira
    • Product
    • _aderation project
    • _Kirana Creative

     


    Sudah di penghujung tahun 2021. Sampai detik ini, saya setengah tidak percaya bisa melewati segala hal yang terjadi di tahun ini dengan cukup baik (meski dengan drama air mata di dalamnya, hahaha). Senang bisa kembali menuliskan refleksi tahunan di blog ini! Di mana saya terakhir menulis tentang kilas balik seperti ini tahun 2019, huhuhu (untuk tahun 2020 hanya ditulis di takarir Instagram saja, kelupaan mau nulis di blog. Huhuhu. Menyesal~).

    Seperti tahun 2019, saya memilih menggunakan poin-poin untuk memudahkan saya agar lebih fokus dan tidak melebar ke mana-mana, hahahaha. Balada tukang curhat, jadi semua-muanya mengalir ditulis, wkwkwk. Dengan alasan itulah saya memilih menggunakan poin yang sama seperti jurnal dua tahun lalu saja. :D

    Pengembangan Diri: Tahun Penuh Keberanian

    Bila ditarik lebih jauh, saya menyebut tahun ini dengan sebutan Tahun Berani. Di mana pada tahun ini saya berhasil melawan ketakutan saya untuk mencoba banyak hal baru. Berani mencoba hal yang awalnya saya pesimis akan hal itu, namun ternyata saya bisa. Membuat saya jadi berani melangkah lebih jauh untuk menerima banyak tantangan baru.

    Awal tahun ini, saya memberanikan diri menerima segala kesempatan yang datang pada saya, beberapa di antaranya kesempatan untuk bekerja sama dengan beberapa UMKM yang ada di Blitar bersama teman-teman saya. Saya jadi makin paham dengan proses pembuatan beberapa produk unggulan yang ada di Blitar, yang mana membuat saya makin belajar untuk menghargai proses dan mengenal produk-produk Blitar lebih banyak lagi.

    Keberanian lain yang saya lakukan di tahun ini adalah berani untuk menerima tawaran kolaborasi dari beberapa teman. Diawali dengan kolaborasi membuat produk bersama, hingga berkolaborasi dengan teman untuk menyuarakan dunia blog dan menulis. Keberanian saya lainnya adalah saya berani untuk menyuarakan pemikiran saya di beberapa media sosial, mulai dari kanal YouTube dan Spotify, yang mana ini merupakan kesempatan yang datang dari beberapa teman saya yang memiliki kanal di sana. Alhamdulillaah, benar-benar tahun penuh belajar dan penuh syukur.

    Hasil kolaborasi saya bersama teman saya: membuat desain baju tentang Blitar :D



    Tahun ini saya belajar untuk lebih berani tegas dan berani untuk berkata ‘tidak’. Berani menerima kekurangan diri, mengakui kesalahan, dan meminta maaf. Berani mengemukakan pendapat dan mengomunikasikan hal yang mengganjal tanpa takut kepada orang lain. Berani untuk melepas sesuatu yang berpotensi melukai diri sendiri di masa depan, walau proses awalnya sangat sulit. Berani untuk mencintai diri sendiri tanpa ragu, berani untuk terus mengenali dan menerima diri sendiri, serta berproses menjadi baik setiap hari.

    Di tahun ini juga saya juga berani untuk menghadapi jarum suntik (lagi) setelah sekian lama, hahahaha. Pencapaian yang receh, tapi mengena bagi saya yang notabene takut akan jarum suntik. Vaksin Covid-19 lah yang menjadi dalang di balik keberanian saya untuk menghadapi jarum suntik--dua kali suntik, malah. Ternyata tidak sakit-sakit amat. Masih sakit melihat dia bersanding dengan perempuan lain *lah, curhat ~XD*. Cerita tentang vaksin bisa dibaca di sini.

    Tahun penuh keberanian, yang menjadi pemantik saya untuk semangat menghadapi hal baru di tahun berikutnya. Rasanya sudah tidak sabar untuk segera menginjak tahun depan, hahahaha. Sabaaar-sabaaar. Mari persiapkan diri dengan baik!

    Karir dan Finansial: Hidup dari Karya dan Cita-cita

    Berbagai kesempatan datang secara tidak terduga dan tanpa disangka-sangka. Saya kini percaya bahwa usaha memang bisa ditiru, namun tidak dengan rezeki dari usaha itu. Rezeki tidak akan pernah bisa ditiru dan tertukar, tergantung dengan ikhtiar dan campur tangan Yang Di Atas.

    Beberapa pekerjaan yang pernah menjadi cita-cita saya (bahkan ada juga cita-cita dari masa kecil), satu per satu datang tanpa saya duga dan menjadi rutinitas yang saya jalani hingga sekarang. Hidup dari karya dan cita-cita, sebuah hal yang saya syukuri dan terus saya perjuangkan hingga kini.

    Tahun ini masuk tahun ke delapan sejak saya memulai bisnis Aderation Project sejak SMA. Tidak terasa hampir sepertiga hidup saya, saya habiskan berkutat dengan bisnis ini. Pasang surut saya jalani, dan masih terus saya upayakan yang terbaik. Semoga tahun depan semakin tumbuh!

    Finansial di tahun ini masih ada di batas aman. Saya belajar untuk lebih mindful dan bijak dalam mengelola keuangan, lebih rajin mencatat pemasukan dan pengeluaran agar bisa kontrol uang sendiri dengan lebik baik, hahaha.

    Hubungan Sosial dan Keluarga: Ada yang Datang, Ada Yang Pergi

    Hal mencolok mengenai hubungan saya di tahun ini adalah adanya partner alias teman hidup alias anu.... hehehehehe. Ya, pokoknya, itulah. Ahahahahaahah. ~XD *duh, masih malu-malu aja, padahal udah hampir setengah tahun ~XD*

    Tidak menyangka tahun ini sudah ada partner bertumbuh dan berproses bersama. Saling menemani suka dan duka, saling kolaborasi, koreksi, dan saling evaluasi. Sungguh di luar kuasa dan dugaan saya, karena sesungguhnya tahun ini saya tidak ada bayangan sama sekali perihal hubungan uwu-uwuan, wkwkw. Fokus saya hanya ada di kerjaan, teman, dan keluarga saja. Lha jebul ketika sudah pasrah—cenderung tidak mikir, malah didatangkan dengan cara yang tak terduga, hahaha. Cerita tentang pertemuan saya dengan si partner ini akan saya ceritakan di postingan terpisah, ya! (Balada sudah ditagih beberapa teman untuk cerita lengkap di blog, wkwk. Mohon doanya, gaes!)

    HEHEHEHEHE. Mohon doanya, teman-teman! :D

    Beberapa orang hadir dan menjadi teman saya di tahun ini. Ada juga sosok yang beranjak dari hidup saya, meski saya mati-matian mempertahankan silaturahmi untuk tetap terjaga baik. Mensyukuri teman-teman yang terus membersamai saya sampai saat ini, dengan cara belajar menjadi pendengar yang baik tanpa menghakimi untuk mereka semua.

    Lagi-lagi, saya belajar untuk legawa dan menerima. Tidak semua orang menganggap saya orang baik, tidak semua orang mau menerima saya sebagai teman. Saya belajar untuk menerima kenyataan bahwa, seberapa kuat kita menahan, kalau sosok itu ingin pergi, pasti akan pergi. Begitu pula dengan sebaliknya, seberapa pun kita menolak kehadirannya, bila memang sudah ditakdirkan bersama, pasti akan ada jalan untuk terus dipertemukan. Heuheuehu, kok tumben saya jadi bijak. ~XD

    Tentang hubungan mengenai keluarga, saya banyak bersyukur untuk tahun ini, karena saya semakin mengerti makna dari ‘Harta yang paling berharga adalah keluarga’. Apa pun yang saya lakukan, bagaimanapun tingkah laku saya, hanya keluargalah yang mau menerima saya dengan segala kekurangan saya. Tahun ini, saya belajar menurunkan ego dan keras kepala. Tidak terlalu banyak gesekan terjadi dengan anggota keluarga saya (terutama Bapak, hahaha!), semakin memprioritaskan keluarga, semakin terbuka untuk menceritakan banyak hal kepada Ibuk dan Adik. Pokoknya, keluarga nomor satu. Yang lain, minggir dulu! ~XD

    Kesehatan: Berani Vaksinasi dan Latihan Angkat Beban

    Tidak ada masalah kesehatan yang terlalu berat yang saya alami tahun ini. Meskipun di masa pandemi, saya bersyukur stamina saya terjaga dengan baik. Beberapa kali sempat tumbang karena penyakit-penyakit ringan, seperti demam, pusing, dan flu. Beberapa kali mengalami sakit gigi (ternyata benar kata Pakdhe Meggi Z, lebih baik sakit hati daripada sakit gigi, huhuhu~), membuat saya bertekad untuk lebih banyak menabung khusus perawatan gigi demi bisa terbebas dari sakit gigi. Semangat! Haphaphap!  ~XD

    Hal lain yang saya highlight terkait kesehatan dari tahun ini adalah, saya berani menghadapi jarum suntik untuk vaksin! Hahaha. Saya yang notabene takut akan jarum suntik akhirnya bisa melawan ketakutan demi vaksin Covid-19—dua kali suntik! Ini saya lakukan sebagai bentuk ikhtiar menjaga diri sendiri, juga menjaga orang lain. Tentu saja tetap diimbangi menjaga badan dan tetap memperhatikan protokol kesehatan di mana pun berada.

    Di tahun ini, saya bangga dengan diri saya sendiri karena pada akhirnya saya berani menginjakkan kaki di pusat kebugaran! Yap, tahun ini, saya mencoba untuk latihan angkat beban di gym, setelah melakukan pertimbangan selama berbulan-bulan (melawan ketakutan dan kecanggungan sih lebih tepatnya, hahaha). Berawal dari melihat story teman perempuan saya yang sudah terlebih dahulu nge-gym, saya akhirnya memberanikan diri untuk bertanya perihal gym ke dia. Dengan baik hatinya, saya ditemani olehnya untuk gym pertama kali, hahaha. Awalnya grogi parah, takut nanti dilihat dengan pandangan tidak enak oleh orang-orang di gym, namun ternyata saya salah besar, hahaha. Justru mereka semua malah santai semua, pada fokus dengan latihan mereka sendiri-sendiri. Kadang pula ada juga yang bantu untuk koreksi gerakan.

    Akhirnya berani untuk nge-gym! ~XD

    Desember tahun ini memasuki bulan kedua saya memutuskan untuk latihan angkat beban di gym. Meski belum termasuk rajin, namun setidaknya dalam seminggu minimal datang ke gym satu kali. Sisanya latihan menggunakan beban tubuh di rumah, hahaha. Tidak ngoyo untuk bentuk badan secepat mungkin, karena target saya hanya ingin terus fit dan lincah sepanjang usia tanpa kehilangan massa otot (karena sudah tidak boleh kurus lagi sama Ibuk, wkwkwk ~XD). Menikmati proses. Semoga terus konsisten. :D

    Rekreasi: Tipis-tipis di Dalam Kota

    Berhubung masih ada di masa pandemi, tahun ini tidak agenda piknik ke luar kota. Semuanya rata-rata masih dalam kota, karena selain parno, sekarang lebih banyak magernya, hahaha. Rekreasinya cukup murah meriah, hanya seputar keliling wisata Blitar seperti Sirah Kencong, pantai, taman kota, dan berkunjung ke beberapa kedai kopi di Blitar.

    Tahun ini saya malah lebih banyak menghabiskan waktu bersama teman di kedai kopi daripada piknik. Justru saya menemukan banyak sudut pandang baru ketika mengobrol bersama teman. Menemukan ide dan beberapa peluang yang ingin saya kembangkan di tahun depan, hahaha. Nongkrong berfaedah, ceritanya. Semoga bisa terealisasi. :D

    Sobat nongkrong tapi nggak banyak rasan-rasan ~XD

    Tahun 2021: Tahun Penuh Cerita

    Cerita lain mengenai 2021 sebenarnya cukup banyak dan random, hahaha. Tahun ini mulai mencoba hobi baru mengenal teh lokal, di mana banyak teh yang baru saya kenal dan ternyata punya rasa yang enak dan wangi yang khas. Bahkan ada teman yang mengirimkan saya hadiah berbagai macam teh lokal yang belum saya coba, huhuhu. Bikin terharu.

    Tahun 2021 bagi saya juga tahun yang cukup random. Sempat masuk di beberapa media dan tembus FYP TikTok berkat keisengan saya menghitung iklan Ikatan Cinta dan menghitung baliho salah satu politikus, hahaha. Sempat memenangkan giveaway yang diadakan oleh salah satu kuliner favorit saya pada bulan Maret 2021. Ramadan lalu, saya genap menyelesaikan tantangan menulis dari Blogger Perempuan dan mendapat totebag cantik dari tantangan ini, yeay!





    Oh iya, Ramadan tahun ini saya juga pertama kalinya mencoba mengirim kartu pos ke beberapa teman saya yang tersebar di berbagai daerah. Total ada 25 kartu pos yang saya kirim kemarin, tapi sayangnya tidak semua sampai pada tujuan, huhu. Padahal saya sudah kirim alamat dengan detail, hiks. :’)

    Tahun 2021: Tahun Bersama Smartfren Unlimited

    Di tahun ini, saya banyak mengucap terima kasih dengan internet. Berkat adanya internet, hidup saya jadi terselamatkan, hahaha. Mulai dari kerjaan sampai mencari hiburan, bahkan mendapat partner juga melalui internet, HAHAHAHAHA. *nah, ‘kan, curhat lagiiii~~~*


    Tahun 2021 saya banyak ditemani oleh Smartfren. Bersyukur sekali tahun ini Smartfren mengeluarkan paket Smartfren Unlimited, yang mana sangat membantu saya menjalani hidup. Senang banget paket Smartfren Unlimited ini bisa digunakan pada semua aplikasi dan berlaku di semua jaringan Smartfren. Paket Smartfren Unlimited sendiri terdiri dari:

    1. Paket Unlimited Harian (1 hari)

    2. Paket Unlimited Mingguan (7 dan 14 hari)

    3. Paket Unlimited Bulanan (28 hari)

    Karena hidup saya banyak saya habiskan dengan internet, otomatis saya memilih paket bulanan, karena lebih irit dan tidak ribet. Oh iya, keuntungan menggunakan paket ini juga beragam, loh! Di antaranya:

    1. Gratis telepon sepuasnya ke semua operator Smartfren

    2. Akses semua aplikasi kapan pun dan di mana pun

    3. Extra Unlimited Malam Internet Full Speed pada pukul 01.00 hingga 05.00 WIB

    4. Mudahnya registrasi dan pembelian paket Unlimited, yang dapat dilakukan melalui aplikasi mySF atau melalui *123#

    Yuk #TemanBukaPeluangmu, manfaatkan internet dan media sosial sebagai ladang menebar kebaikan dan wadah untuk berkarya dengan baik! Memanfaatkan segala peluang yang ada, siapa tahu ke depannya justru bisa membuka kesempatan yang lebih baik. Seperti hidup saya yang banyak terbantu dengan internet, mulai dari pekerjaan hingga menjalani hobi. :D

    Untuk resolusi 2022, semoga tahun 2022 banyak kebaikan yang diraih. Banyak kesempatan yang datang dan tidak disia-siakan. Semakin kuat, semakin konsisten, semakin sehat jiwa dan raga. Hubungan dengan siapa pun semakin hangat dan akrab. Makin mudah menemukan cara untuk bahagia. Tentunya, semoga pandemi segera berlalu. Aamiinn.

    Semangat untuk menyambut 2022!

    Continue Reading

    Tahun 2020 sudah berjalan hampir seminggu, tapi baru sekarang saya sempat menuliskan refleksi tentang tahun 2019 HAHAHAHA. Maklum, sok-sokan sibuk aja ini, hingga baru sempat buat nulis nulis sekarang hihihi. Meskipun telat (yang harusnya ditulis di awal tahun 2020 atau akhir tahun 2019 sebagai postingan penutup), tapi tetap ditulis sebagai pengingat dan jurnal pribadi untuk evaluasi diri. Ehe.

    Jika jurnal evaluasi tahunan yang lalu-lalu (2018, 2016, 2015. Klik klik klik!) saya tulis mengalir apa adanya bercerita seperti biasanya, untuk tahun ini saya menulis dengan menggunakan poin-poin agar lebih mudah dan lebih spesifik (utamanya agar bahasannya tidak njluntrung kemana-mana. HAHA!).

    Pengembangan Diri

    Tahun 2019 menjadi tahun dimana saya mencoba berbagai hal baru dan merutinkan kembali kebiasaan yang dulu sempat vakum dalam diri saya.

    Dimulai dengan mengisi blog ini kembali dengan tulisan-tulisan random seperti biasanya, dengan sebelumnya saya membeli domain blog andhirarum.com sebagai ‘hadiah’ bagi diri saya sendiri karena telah berhasil menyelesaikan tantangan 30 hari bercerita di instagram. Tidak terasa sudah 48 postingan yang saya hasilkan di 2019. Masih belum banyak, memang. Tapi saya senang karena berhasil menghilangkan kemageran untuk menulis (bisa dilihat perbandingannya dengan tahun kemarin yang hanya ada 10 tulisan saja. HAHA! *sujud syukur*)

    Belajar untuk berbicara dan berbagi di depan orang banyak, dengan menjadi narasumber di Desa Genengan, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, sekitar bulan Februari tahun lalu (ceritanya bisa disimak di sini. Klik!). Ditutup di akhir tahun dengan merasakan rasanya siaran langsung di radio, menjadi perwakilan dari ketemukita.id, meski saya ngomongnya masih belepotan dan nggak banyak. Kesempatan yang patut disyukuri.


     Berbagi tipis-tipis bersama Adik-adik KKN IAIN Tulungagung, bulan Februari lalu


     Merasakan pertamakalinya siaran langsung di radio. Hal yang pernah menjadi angan-angan saya dulu :D


    Mengikuti beberapa seminar dan acara yang bertujuan mengembangkan kapasitas dan kemampuan diri. Beberapa diantaranya ada seminar dari Mas Madariyan Hadi, yang merupakan salah satu inspirator saya dalam membuat konten di instagram (ceritanya bisa dibaca disini. Klik!), seminar tentang beberapa inspirator muda Pelajar Pelopor (cerita bisa dibaca di sini),  seminar tentang seni fotografi dengan menggunakan kamera handphone, dan seminar kepenulisan dan diskusi bersama penulis di Ketemu Buku (ceritanya lengkap ada disini!).



    Mengikuti seminarnya Mas Madariyan Hadi, salah satu inspirator saya dalam berkarya :)

    Mendapat amanah untuk terlibat di beberapa acara. Menjadi anggota KPPS di Pemilu 2019 pada bulan April 2019 yang lalu (dan saya termasuk anggota yang termuda. HAHAHA). Menjadi salah satu volunteer di acara ketemukita.id sebagai penutup tahun 2019 (ceritanya bisa dibaca di sini!). Capek-capek yang menyenangkan.


    Berbagi tumbler bersama Teman Kita di Ketemukita.id

    Belajar berbagai hal baru. Berbenah membuat konten media sosial (utamanya di instagram story) yang terinspirasi oleh Mas Madariyan Hadi, hingga banyak teman yang bertanya bagaimana cara membuat story seperti itu. Belajar untuk membuat video pendek ala-ala vlog (video blog) sepanjang 15 detik (template instagram story). Belajar tentang personal branding di media sosial, yang ternyata susah susah gampang. Haha. Semangat!

    Karir dan Finansial

    Untuk karir, saya tetap menjalankan bisnis Aderation Project yang memang sudah dirintis sejak tahun 2013. Beberapa produk baru diluncurkan di tahun ini seperti buket snack, buket jilbab, mug couple, mahar dan seserahan. Masih akan terus tumbuh, semoga segera besar bestari!

    Mencoba pekerjaan baru sebagai penulis lepas di salah satu media traveling. Meski masih belum rutin menulis disini, tapi setidaknya sudah ada satu tulisan yang terbit dari beberapa tulisan yang sudah disetor hehehe (sebuah pengingat untuk setor tulisan lagi. HAHAHA).

    Finansial di tahun 2019 sejauh ini masih cukup aman. Masih ada uang untuk nabung, beli makeup dan skincare, untuk mengopi dan jalan-jalan. Tidak ada cerita kehabisan uang sama sekali. Alhamdulillaah. Bersyukur.

    Pelajaran yang bisa dipetik tentang karir dan finansial di 2019: HARUS BEKERJA LEBIH KERAS LAGI!

    Hubungan Sosial dan Keluarga

    Tahun 2019 ini, saya belajar banyak tentang hubungan. Utamanya hubungan sosial yang mencakup pertemanan, relasi, hingga keluarga.

    Banyak orang yang datang dan pergi di tahun ini. Ada juga yang dulunya lost contact sekarang jadi nyambung kembali, bahkan dekat sekali. Ada juga yang baru bertemu dan kenal tahun ini, tapi rasanya sudah bertahun-tahun kenal, saking banyaknya kesamaan diantara kita. Ada juga yang baru bertemu setelah sekian lama hanya bercakap melalui media sosial saja.


     Bertemu dengan beberapa teman baru yang sudah seperti saudara sendiri!

     Kakak kesayangan yang sebagian baru bertemu tahun 2019, tapi sudah terasa dekat kenal lama. Mungkin karena se-frekuensi :D

    Kebersamaan 10 tahun, sejak SMP. Sempat lost contact, tapi nyambung kembali :)

    Bersua dengan Mbak Fitria, setelah 5 tahun hanya kenal melalui media sosial saja :D

    Saya belajar untuk tidak memaksa apapun terhadap hubungan. Mempertahankan siapa yang pantas untuk dipertahankan. Menjaga apa yang pantas untuk dijaga. Melepas yang seharusnya dilepas, demi kesehatan dan kewarasan diri sendiri. Pokoknya, yang masih mau sama saya, ya hayuk. Kalau enggak, ya udah. Tidak akan memaksa, hehe.


     Pertemanan sejak tahun 2000. Terima kasih untuk terus membersamai :)

    Partner kerja, tapi serasa saudara sendiri. Sejak SD :D

    Pertemuan pertama setelah terakhir barengan berempat kayak gini tahun 2017 

    Luv!

    Hubungan dengan keluarga juga semakin dekat, alhamdulillaah. Meski tetap ada pertengkaran-pertengkaran kecil khas keluarga, tapi tetap bisa diatasi.


     Waktu liburan di Mojokerto

    Minus adik bontot wqwq

    Merawat yang telah dekat, menjaga yang berharga.

    Kesehatan

    Masalah kesehatan di tahun 2019 tidak ada penyakit yang cukup serius. Hanya sempat demam, batuk, pilek, pusing, kecapekan di beberapa waktu. Oh iya, sempat terserang tipes di awal Oktober, yang membuat saya harus bedrest selama seminggu lebih HAHA (ceritanya bisa diklik di sini!).

    Mulai mencoba untuk diet alias mengatur pola makan, meski masih juga sering cheating. Perbanyak minum air putih, olahraga kecil-kecilan seperti renang, jogging, bersepeda. Alhamdulillaah, bonusnya adalah berat badan ada di titik 51 kg di bulan Desember kemarin (entah sekarang berapa, belum nimbang lagi). Pencapaian terbesar selama beberapa tahun terakhir, setelah sekian lama.

    Rekreasi

    Tahun 2019 nggak banyak piknik kemana-mana. Kebanyakan hanya di daerah Blitar, tapi cukup puas karena saya rasa tahun ini adalah tahun dimana saya mencoba menjelajahi Blitar lebih banyak dan dalam lagi. Semakin tahu wilayah Blitar, sampai dikira petugas sensus karena sedikit-sedikit mulai paham seluk beluk Blitar hahaha. Menjelajahi berbagai wisata di Blitar mulai dari wisata alam maupun buatan, kebun maupun pantai.


     Perkebunan Teh Sirah Kencong, Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar

     Hutan Pinus Loji, Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar

    Pantai Jolosutro, Ringinrejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar

    Oh, iya. Sempat pergi ke Jakarta dua kali di bulan Maret dan Juni. Mengunjungi Kota Tua (destinasi wisata favorit saya jika ke Jakarta!), datang ke Jakarta Fair di bulan Juni, mencoba MRT gratisan saat akhir bulan Maret, merasakan ikut CFD (Car Free Day) di Bundaran HI (Hotel Indonesia) untuk pertamakalinya.


     Kota Tua, destinasi wisata favorit saya jika ke Jakarta

     Mencoba MRT gratisan. Dulu didaftarin sama Budhe sendiri. HAHAHA

    Merasakan CFD di Bundaran HI untuk pertamakali seumur hidup

    Mengunjungi Kota Malang di bulan Februari. Main-main ke Kampung Warna-warni Jodipan dan Kampung Tridi (klik untuk cerita detailnya!), main-main ke Alun-alun Kota Malang, merasakan salat di Masjid Jami’ Malang, belanja rotan di daerah dekat Arjosari. Btw, itu baru pertamakalinya saya menjelajahi Kota Malang, loh. Padahal Malang – Blitar tuh lumayan dekat HEHEHEHE (kebangetan kamu, Dhir!).





    Kampung Jodipan dan Kampung Tridi, Malang

    Liburan tipis-tipis menginap di sebuah villa yang ada di Mojokerto, Villa HMD (ceritanya bisa diklik di sini!). Menikmati akhir pekan dengan keluarga dengan pemandangan Kota Mojokerto dari atas pegunungan yang MasyaaAllaah cantiknya kalau malam hari. Villa yang menurut saya sangat recommended untuk melepas penat dari hiruk pikuk pekerjaan.





    Recommended sekali!

    Akhir tahun ditutup dengan reuni keluarga sekaligus liburan ke Tulungagung. Jalan-jalan ke Pantai Gemah. Mencoba ATV untuk pertamakalinya menyusuri Pantai Gemah yang ternyata luas banget! HAHA (cerita detailnya menyusul!). Naik perahu bersama keluarga. Alhamdulillaah, menyenangkan.


     Naik ATV untuk pertamakalinya, dibonceng sama sepupu

    Naik perahu bareng-bareng menyusuri Pantai Gemah

    Bersama keluarga Mbah Suyadi alias bapaknya Bapak ~XD

    Mencoba banyak kedai kopi dan kafe baru di Blitar pada tahun ini. Meski pada ujungnya tetap balik di kedai favorit ehehehe (rekomendasi kedai kopi dan kedai favorit versi Andhira bisa dibaca di tautan ini).


    Menu andalan saya di salah satu kedai kopi favorit saya, Kopi Yan

    Lain-lain

    Tahun 2019 menjadi tahun dimana saya harus merelakan handphone Lenovo A6600 Plus, handphone kesayangan saya yang rusak karena tidak sengaja nyemplung di Pantai Pangi pada bulan Juni lalu. Sempat ada drama di tukang servis HP, tapi ternyata memang rezekinya harus ganti handphone baru wkwk. Nebeng di handphone Ibuk selama satu bulan, dan ganti dengan handphone yang saya beli di teman dekat sendiri hihi.

    Tahun ini banyak sekali hal yang haus direlakan. Banyak hal yang sulit diiklaskan, tapi mau tidak mau harus bisa diterima. Hingga saya merapalkan mantra pada diri sendiri, “Iklas-rela-terima, iklas-rela-terima, iklas-rela-terima”.

    Sempat mengalami fase jenuh dengan kehidupan, mempertanyakan alasan mengapa harus tetap hidup. Tapi bersyukur memiliki support system yang selalu ada dan mampu membantu untuk saya bangkit kembali. Nano nano, rasanya. Hehehe.

    ----------------------------------------------

    Terima kasih, 2019. Terima kasih atas semua hal yang telah terjadi di tahun ini, yang membuat saya semakin paham, semakin mengerti tentang hidup.

    Selamat datang, 2020. Semoga diberi kekuatan untuk menghadapi apapun yang terjadi di tahun ini!





    Love,



    Andhira A. Mudzalifa
    Continue Reading

    Memutar kembali segala memori di 2018, membuat saya tersenyum. Menyadari bahwa beberapa hari lagi, sudah berganti tahun. Terasa cepat sekali.
    Kepada diri sendiri. Terimakasih lho ya. Terimakasih udah mau bertahan sejauh ini. Udah memilih tidak menyerah, meski jalanmu tak mudah. Udah memilih untuk tegas pada diri sendiri. Udah mulai belajar buat mencintai diri sendiri, belajar menghargai dan menerima diri sendiri seutuhnya. Terimakasih banyak, diriku! Jangan henti disini, ya.
    Mensyukuri atas apapun yang terjadi di tahun terselo dalam 23 tahun ini. Semakin menyadari bahwa Allaah adalah perencana yang terbaik. Tahun yang nggak banyak drama. Gak ngoyo harus ingin ini itu. Ada target, hanya saja gak kudu harus terkabul saat itu juga. Pokoknya mah, dinikmati aja!
    Tahun dimana mengenal banyak orang baru, dan memberi banyak pembelajaran baru. Tahun dimana mulai mencoba banyak hal baru, belajar ini itu. Keluar dari zona nyaman tak harus dengan merantau, bukan? Eheu.
    Mulai belajar hidup sehat, walau masih sering cheating. Tapi udah mulai kontrol asupan makanan yang masuk. Olahraga rutin mulai dari jogging sampai zumba. Belajar buat #lesswastelife , sesimpel bawa botol air minum dan kantong belanja sendiri. Belajar buat merawat diri, skinker-an yang mura meriya karena masih tergolong sobat misqueen. Belajar juga tentang mindful living, yang membuat saya semakin selow buat ngejalani hidup.
    Beberapa hal harus direlakan di tahun ini. Tidak lagi galau memikirkan tentang “gituan”. Makin tegas menentukan pilihan. Karena memilih untuk sendiri, bukan karena keadaan. Tapi karena memang pingin sendiri dulu. Tidak asal nyamber yang-penting-ada-yang-mau. Dan ternyata, hati memang belum sesiap itu menerima orang baru (BUKAN KARENA BELUM BISA MOVE ON LHO YA! MON MAAP ITU BEDA, GAES).
    Menyenangkan loh! Fokusnya jadi teralihkan buat ngembangin diri, ningkatin kapasitas diri. Bukan memikirkan kenapa jomblo mulu heheheu. Oh itu kalau saya lagi galau mah, galaunya cuman konten :p
    Sedikit menyesal kenapa tahun ini baca bukunya cuman sedikit pffft kayaknya cuman tuntas beberapa buku. Lainnya cuma separuh jalan. HHHH. Tahun depan harus tuntas, dan banyakin baca buku berkualitas. Dulu kayaknya gak separah ini deh :“) huhu.
    Terimakasih untuk satu tahun yang luar biasa ini, yaa Allaah.
    Semoga masih diberikan sisa umur buat menjalani tahun depan. Semoga sehat selalu. Semoga hubungan keluarga dan pertemanan bisa terus terjaga dengan baik (dan lebih banyak relasi!). Semoga pikirannya lebih kalem dan bisa mindful living sepenuhnya. Semoga diberi kesempatan untuk mengembangkan diri lagi, banyak coba hal baru, berkarya lebih banyak, nambah bisnis maupun kerjaan baru, dan lebih fokus nabung (siapa tahu bisa investasi gitu yaa WKWKWK)!!!!! Ada aamiin?
    So, this is my 2018 so far. How’s your 2018?
    Continue Reading

    Harusnya nulis ini di akhir tahun kemarin kan ya. Tapi karena sok sokan sibuk, jadi baru nulis sekarang HAHAHAHAHA *nangis*

    Sebenernya sih udah nulis, cuman di ig sama kertas tapi gak detail gitu wqwq yha sekarang berhubung udah tanggal 9, cepet cepetan nulis biar gak basi (emang makanan? garing ehe maafkan)

    Rasanya lega, udah bisa melalui tahun 2016 kemarin dengan baik. Yah walaupun gak baik baik aja sih soalnya ada yang nggak sesuai dengan ekspektasi dan buanyaaaak banget list-to-do yang belum terlaksana, tapi semuanya harus disyukuri, kan? Hehehehe. Tahun 2017 harus lebih baik lagi hap hap hap, semangat!

    Tahun 2016 bagi saya merupakan tahun penuh rasa syukur. Entah, begitu banyak hal yang terjadi di tahun ini yang saya syukuri kehadirannya. Banyak kebahagiaan sederhana yang dulu saya nggak sadari, sekarang jadi makin sering bahagia karena hal-hal yang sederhana. Alhamdulillah, Allah memang perencana yang terbaik. Hehehe. 

    Di awal tahun ini, saya sok-sokan jadi pahlawan sampah hahahaha. Memunguti sampah yang ada di aluun-aluun kota dan pantai dalam satu hari sekaligus. Capek? Lumayan. Tapi begitu lihat lingkungan bersih, rasa capeknya langsung hilang dan rasanya langsung bahagia loh HAHAHAHA. cerita detailnya pernah saya tuliskan disini.

    Tahun 2016 merupakan tahun yang produktif bagi saya. Mengapa? Karena saya berhasil meluncurkan beberapa produk baru untuk Aderation Project! Yaaaay alhamdulillah. Salah satu hal yang membuat saya bersyukur di tahun ini, karena sebenarnya dari tahun 2015 pingin ngeluncurin produk baru tapi belum keturutan HIKS MAU NANGIS. Tapi sekarang udah punya beberapa produk baru doooongs hihihi. Ada Gantungan Kunci Doodle, Pin Doodle, Mug Doodle, Hand Drawing 4R dan Hand Lettering 4R. Dan ya, seperti doodle product sebelumnya, asli handmade 100%! Alhamdulillah :)

    Oh iya, di tahun ini Aderation Project juga terima dekor kwade loh! Sumpah itu pengalaman saya pertama kalinya dekor kwade di pernikahan teman saya (yang udah saya anggap kayak kakak sendiri) dan Alhamdulillah, lancar semuanyaa hahaha. Yuk yang mau dekor dekor monggo kontak Aderation Project ya :D *lama lama Aderation Project buka WO beneran nih wkwkw* *nge-WO-in nikahan sendiri aja dulu deh* 

    Di tahun ini saya juga belajar banyak hal, salah tiganya adalah belajar brushlettering, doodle motor sama belajar bikin scrapbook dengan model baru EHEHEHE. Otodidak? Enggak sih, modal liatin Youtube wkwk. Alhamdulillah akhirnya jadi makin produktif *sujud syukur*

    Bertemu dengan banyak sahabat baru hingga menganggap mereka seperti saudara sendiri, adalah salah satu hal yang amat saya syukuri di tahun ini. Mereka semualah yang memberi semangat ketika saya lagi down hehehehe thankyou guys! Makasih, Bolo Selawase, Sahabat Telolet, Ukhti-Ukhtiku Mbak Duo Binti dan Mbak Fitria :'D

    Tahun ini juga saya bertemu dengan idola, inspirator saya sejak zaman SMP, Mbak Ghea Safferina Adany. Akhirnyaaa setelah 6 tahun ngefans bisa ketemu HAHAHAHA. Cerita lebih detal bisa di cek disini yaa

    Tahun 2016 ini saya harus merasakan kehilangan salah satu seseorang yang berarti dalam hidup saya. Kakek saya, ayah dari Bapak, harus berpulang di Bulan Mei 2016. Waktu dapet kabar itu saya langsung nangis di jalan, kemudian linglung. Padahal harus berangkat ke kampus. Akhirnya saya langsung meluncur ke terminal Bungurasih, naik bis biar cepet sampe Blitar. Alhamdulillah, masih bisa menyaksikan pemakaman beliau.

    Ah, padahal seminggu sebelumnya saya sempat mampir ke rumah beliau. Memijat dan membopong trus bilang "Sehat terus nggih, Kung..." Tapi ternyata Allah punya rencana yang lain. Semoga tenang disana ya Kung...

    Belajar melepaskan banyak hal, tidak menggenggam terlalu kuat dan terlalu berharap dengan apapun yang disuka, adalah salah satu pembelajaran hidup yang saya dapatkan di tahun 2016. Mengikhlaskan dan menerima segala takdir hidup dariNya, percaya akan ada yang terbaik. Alhamdulillah, hidup jadi lebih enteng sih. HEHEHEHE.

    Bahagia itu sederhana. Itu yang saya pahami betul di tahun ini. Entah mengapa saya lebih mudah bahagia dengan hal-hal yang sederhana, seperti guyonan receh, misalnya xD *ini mah emang selera humor saya yang terlalu receh, pemirsa* Atau... keliling kota terus nemu sawah dan menikmati semilir angin disana sambil merasakan bau sawah. Sumpah ini bikin saya tenang dan bahagia sih hihihi.

    Yang bikin sedih di tahun ini adalah saya sedikit sekali membaca buku. Gak sesuai dengan target yang saya rencanakan HUHUHU. Sedih banget, padahal dulu semangat banget kalo disuruh baca buku. Sekarang mah bleeeh. Kebanyakan alesan mulu kalo disuruh nuntasin buku. Entah itu alesannya banyak tugas, mager, lebih milih baca baca tumblr dan web , gak ada waktu huhuhuhu ini sumpah bikin sedih *alay*. Semogaaaa tahun 2017 ini lebih banyak baca buku biar otak keisi dengan asupan yang sehat dan bergizi, gak keisi berita hoax dan gak bermutu hihihi mohon di-aamiin-kan saja!

    Terimakasih, 2016! Terimakasih atas segala hal dan pembelajaran yang membuat diri menjadi lebih kuat, lebih ikhlas, lebih sabar, dan lebih lapang dalam menjalani hidup.

    Halo, 2017. Selamat datang! Semoga di tahun ini bisa belajar hal lebih banyak lagi, lebih banyak memberi manfaat dan kebahagiaan kepada orang lain, lebih jujur pada diri sendiri, lebih berani mengambil segala keputusan, dan pastinya lebih bahagia! Yay~

    Bismillah, semoga Allah meridhoi setiap langkah yang diambil. 2017, Bergerak Bermanfaat!
    Continue Reading
    Older
    Stories

    Holla!

    Untitled-design-2

    Saya Andhira A. Mudzalifa, seorang perempuan biasa di balik semua postingan di blog ini yang suka bercerita, makan, dan jalan-jalan.

    Menyibukkan diri di Aderation Project dan Kirana Creative .

    Untuk menyapa lebih lanjut, bisa menghubungi lewat surel di andhira(dot)dee(at)gmail(dot)com

    Terima kasih telah mampir ke tempat di mana saya menuangkan segala cerita! Selamat membaca dan menikmati :)

    Temukan Saya Di

    • facebook
    • instagram
    • twitter

    Teman-teman

    Label

    #AyoNulis #BPNRAMADAN2024 #BPNRamadan2020 #BPNRamadan2021 #CatatanDuaEmpat #DiRumahAja Aderation Project Beauty Bodycare Cooking Crafting DIY Informasi Jelajah Blitar Journey Jurnal Tahunan Kafe Kuliner Life Lovely Place Makeup Pantai Blitar Rekomendasi Review Scarlett Smartfren Thoughts Tips Travelling Vaksinasi Writing Challenge cerita jalan-jalan

    Arsip Blog

    • ▼  2024 (17)
      • ▼  November 2024 (1)
        • Kenal Lebih Dekat dengan SoFresh: Sabun Cuci Pirin...
      • ►  Oktober 2024 (1)
      • ►  April 2024 (6)
      • ►  Maret 2024 (9)
    • ►  2023 (3)
      • ►  Juni 2023 (1)
      • ►  Februari 2023 (1)
      • ►  Januari 2023 (1)
    • ►  2022 (3)
      • ►  Maret 2022 (1)
      • ►  Februari 2022 (1)
      • ►  Januari 2022 (1)
    • ►  2021 (51)
      • ►  Desember 2021 (2)
      • ►  November 2021 (1)
      • ►  Oktober 2021 (1)
      • ►  September 2021 (1)
      • ►  Agustus 2021 (3)
      • ►  Juli 2021 (1)
      • ►  Juni 2021 (1)
      • ►  Mei 2021 (17)
      • ►  April 2021 (17)
      • ►  Maret 2021 (4)
      • ►  Februari 2021 (2)
      • ►  Januari 2021 (1)
    • ►  2020 (55)
      • ►  Desember 2020 (1)
      • ►  November 2020 (2)
      • ►  Oktober 2020 (2)
      • ►  September 2020 (4)
      • ►  Juli 2020 (4)
      • ►  Juni 2020 (4)
      • ►  Mei 2020 (22)
      • ►  April 2020 (11)
      • ►  Maret 2020 (1)
      • ►  Februari 2020 (1)
      • ►  Januari 2020 (3)
    • ►  2019 (48)
      • ►  Desember 2019 (3)
      • ►  November 2019 (1)
      • ►  Oktober 2019 (3)
      • ►  September 2019 (5)
      • ►  Agustus 2019 (3)
      • ►  Juli 2019 (2)
      • ►  Juni 2019 (1)
      • ►  Mei 2019 (6)
      • ►  April 2019 (3)
      • ►  Maret 2019 (9)
      • ►  Februari 2019 (11)
      • ►  Januari 2019 (1)
    • ►  2018 (10)
      • ►  Desember 2018 (1)
      • ►  Oktober 2018 (3)
      • ►  September 2018 (2)
      • ►  Mei 2018 (3)
      • ►  April 2018 (1)
    • ►  2017 (9)
      • ►  November 2017 (1)
      • ►  Oktober 2017 (1)
      • ►  Juli 2017 (1)
      • ►  Mei 2017 (1)
      • ►  April 2017 (1)
      • ►  Maret 2017 (2)
      • ►  Februari 2017 (1)
      • ►  Januari 2017 (1)
    • ►  2016 (16)
      • ►  Desember 2016 (3)
      • ►  November 2016 (2)
      • ►  Oktober 2016 (2)
      • ►  Agustus 2016 (2)
      • ►  Juli 2016 (2)
      • ►  Juni 2016 (1)
      • ►  Januari 2016 (4)
    • ►  2015 (4)
      • ►  Maret 2015 (1)
      • ►  Februari 2015 (3)
    • ►  2011 (1)
      • ►  Juli 2011 (1)

    Popular Posts

    • Usia Kepala Dua?
    • Sebuah Cerpen: Tentang Mengikhlaskan
    • A Flashback to Senior High School: Kangen!

    Saya Bagian Dari

    Logo-Blogger-Perempuan-Network-round-7

    Aderation Project

    Untitled-design-20240826-113829-0000
    Facebook Instagram Pinterest Tumblr Twitter

    Created with by BeautyTemplates

    Back to top