FaceBook Instagram TikTok Twitter

andhirarum

    • Home
    • Tentang Andhira
    • Product
    • _aderation project
    • _Kirana Creative

    Entah sejak kapan, parsel (atau yang sekarang lebih dikenal sebagai hampers? HAHA) selalu identik sebagai pelengkap hari raya. Pemberian parsel ketika sebelum hari raya tiba ini bertujuan untuk memberikan bingkisan kepada orang-orang tersayang, sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang. Ini menurut saya pribadi, ehe. Tapi sepertinya kebanyakan tujuan orang mengirimkan parsel atau hampers memang itu, sih.
    Sempat ramai di media sosial mengenai nama parsel atau hampers, yang katanya artinya nggak sama. Tapi menurut saya sendiri, parsel maupun hampers ya sama saja. Hanya mungkin terlihat lebih keren dan instagramable jika menyebutnya hampers. Wqwqwq. Saya sih terserah saja. Lha wong saya nggak pernah dapat hampers~ (eh, atau parsel, ya? Alah. Embuh, wes~)
    Meskipun saya tidak pernah mendapatkan parsel atau hampers, tapi saya sudah beberapa kali ini menerima pemesanan parsel dari beberapa teman. Sebagai buah tangan kepada orang-orang tersayang. Menjadi salam tempel, perwakilan ketika tidak bisa bertatap muka dan bersilaturahmi secara langsung, apalagi di masa pandemi yang tidak diperbolehkan untuk anjangsana seperti ini.
    Membuat dan menata parsel ini menjadi salah satu kesukaan saya. Iya, bisnis saya memang tidak jauh-jauh dari sesuatu yang berbau handmade. Jadinya ketika mendapat pesanan parsel atau hampers ini, rasanya senang sekali. Seperti mendapat mainan baru HAHAHA.
    Tidak susah sih menyusun parsel agar menjadi cantik (nggak pakai mundur). Yang membuat sedikit nganu adalah ketelatenan dalam menyusun parsel dan ide-ide untuk membuat parsel agar terlihat menarik dan antimainstream.
    Pemilihan isi parsel sendiri sangat bebas. Bisa berisi makanan, minuman, sembako, atau apa saja. Kebanyakan memilih untuk mengirim parsel makanan (karena siapa sih hari gini yang nggak suka makan? Makanan enak, pula. Eheu). Tapi juga ada yang mengirim parsel berdasarkan barang favorit penerima seperti buku, barang pecah belah, jilbab, bahkan toples makanan. Bebas~

    Alat dan Bahan

    Alat dan bahan yang saya gunakan antara lain gunting, lem tembak, selotip, pita kain, kardus bekas, koran bekas, plastik pembungkus, aneka jajanan dan sembako, keranjang, dan kartu ucapan.


    Cara Membuat

    1. Siapkan alat dan bahan.
    2. Tata aneka jajanan atau sembako atau isian parsel dalam wadah serapi dan semenarik mungkin. Gunakan kardus dan koran bekas untuk membuat isian parsel terliat munjung. Manfaatkan lem tembak untuk menempel isian-isian parsel jika dirasa kurang kuat menempel.
    3. Beri pita pada keranjang (opsional, agar terlihat manis seperti pembuat) dan selipkan kartu ucapan di sela-sela isian parsel.
    4. Tutup parsel yang sudah jadi dengan plastik pembungkus, rekatkan dengan selotip agar rapi.Parsel siap dikirimkan!


    Dua Buah Tips

    Sebenarnya ini hanya tips berdasarkan pengalaman pribadi saja ketika membuat parsel beberapa kali, bisa diterapkan maupun tidak. Bebaskaan~
    Pertama, cari isian parsel yang warnanya senada dan juga wadah yang senada warnanya. Misal nuansa pastel, cari isian parsel dan wadah dengan warna-warna yang kalem juga. Ini bertujuan agar terlihat cantik saja sih sebenarnya HAHAHAH. Tapi kembali lagi, ini masalah preferensi. Jika tidak masalah dengan warna yang tidak senada, lanjutkan saja. Toh wong ya bukan saya yang dapet parselnya muehehe.

    Warna dominan cokelat - kuning. Terlihat cantik seperti yang bikin, kan?
    Kedua, cari wadah parsel yang tidak sekali pakai alias bisa dipakai kembali. Lagi-lagi, ini juga preferensi pribadi, karena saya merasa eman-eman jika wadah yang digunakan untuk parsel ini hanya dipakai sekali, kemudian berakhir diklumbrukkan begitu saja. Saya menyarankan memilih tempat plastik atau rotan, yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk wadah lainnya seperti bumbu dapur dan wadah skincare dan makeup.

    Wadah yang digunakan bisa dipakai kembali. Warnanya tidak senada karena isiannya sesuai permintaan, ehe~
    -----------------------------------------------------
    Semoga cara membuat parsel sederhana ini bisa dipraktikkan untuk mengirim parsel kepada orang-orang tersayang, ya. Apalagi Lebaran ini juga berada di tengah pandemi, yang tidak bisa bertemu bertatap muka langsung. Parsel menjadi ‘perwakilan’ untuk sementara waktu hingga berakhirnya pandemi ini. Eheu.
    Oh iya, yang mau mengirimkan parsel untuk saya, saya nggak bakal nolak, loh...
    -----------------------------------------------------

    Ditulis guna memenuhi tantangan dari Blogger Perempuan Network
    30 Day Ramadan Challenge BPN



    Love,




    Andhira A. Mudzalifa

    Continue Reading


    Sudah sekian hari #DiRumahAja dan mulai merindukan nongkrong ngopi di luar rumah.

    Meskipun sebenarnya saya oke-oke saja jika disuruh ndekem di rumah, namun ada kalanya saya mencapai titik kebosanan ingin menghirup udara bebas di luar rumah dan nongkrong bertemu teman-teman. Seperti sekarang ini. Huhuhu~

    Beberapa hari yang lalu, tetiba di linimasa twitter diramaikan dengan video tiktok sebuah resep kopi susu yang membuat saya tertarik untuk mencobanya. Dalgona Coffee, namanya. Atau banyak orang yang menyebut Kopi Tiktok gegara kopi susu ini diviralkan di aplikasi Tiktok.

    Sebenarnya, Dalgona Coffee ini sama halnya dengan kopi susu biasa. Hanya saja, dalam penyajiannya, kopi di Dalgona Coffee dibentuk seperti busa (foam). Hal inilah yang membuat saya tertarik untuk mencobanya hihihi. Sekaligus melepas rindu akan kopi (meski sekarang saya tidak terlalu suka mengonsumsi kopi). Plus, bisa jadi alternatif untuk terus produktif, meski harus #DiRumahAja :D


    Alat dan Bahan

    Alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan Dalgona Coffee ini antara lain:
    1. Nescafe Classic 2 sachet (bebas mau 1 atau 2 sachet, tergantung suka kopi atau tidak)
    2. Susu Frisian Flag Coconut Delight (sebenarnya bebas saja sih untuk varian susunya. Saya memilih Frisian Flag Coconut Delight karena saya sangat suka dengan susu satu itu! Nggak bikin eneg, malah ada gurih-gurihnya khas kelapa gitu, deh :D)
    3. Gula pasir 2 sendok makan (bebas, tergantung suka manis atau tidak)
    4. Air panas 2 sendok makan
    5. Es batu (bebas mau dibikin dingin atau hangat. Saya lebih suka dingin, sedingin sikap doi pada saya~)
    6. Mixer (bebas mau pakai mixer atau dikocok menggunakan sendok. Berhubung saya malas untuk mengocok lama, saya menggunakan mixer HAHAHAHAHAH)
    7. Doa semoga dilancarkan~

    Cara Pembuatan

    1. Berdoa agar diberi kesabaran dan kekuatan untuk membuat Dalgona Coffee

    2. Siapkan alat dan bahan.

    Lupa nyantumin mixer dan es batunya wqwqwq~

    Bahan utama!

    3. Campurkan Nescafe Classic, gula pasir, dan air panas dalam satu wadah. Untuk perbandingan nescafe, gula pasir, dan air panas, saya menggunakan perbandingan 2:2:2 . Kebanyakan sih pakai perbandingan 2:2:1 agar kental banget. Bebaskan, yang penting tidak terlalu encer.

    Pokoknya dicampur kayak gini ehe~

    4. Campurkan ketiga bahan di atas menggunakan mixer, atau juga bisa diaduk menggunakan sendok/alat pengaduk tepung, hingga warna kopi berubah menjadi kecoklatan dan mengembang.

    Karena saya tidak telaten dan tidak sabar menggunakan sendok, jadi saya memilih menggunakan mixer biar cepat~

    5. Taraaaa! Masih setengah jadi, gaes. Nah, nanti hasil akhir kopinya harus seperti ini, ya!

    Adonan harus terlihat kecoklatan dan mengembang seperti ini, gaes!

    6. Siapkan es batu (jika ingin es kopi) dalam gelas.


    7. Tuang susu Frisian Flag Coconut Delight ke dalam gelas berisi es batu.


    8. Tuang adonan kopi yang sudah dikocok tadi di atas kopi.

    9. Sajikan selagi dingin maupun hangat.


    10. Jangan lupa foto dulu #demikonten ~XD

    Mohon maaf ini foto seadanya banget karena keburu magrib dan ini sehabis hujan, pula. HAHAHAHA. Dasar Andhira, hujan-hujan bukannya cari yang hangat-hangat, malah cari es!

    Tidak terlalu rempong sih untuk pembuatan kopinya selain effort di mixer maupun mengaduk menggunakan sendok. Sangat melatih kekuatan otot tangan dan juga melatih kesabaran, tentunya! Heuheuheu~.

    Modal yang saya gunakan pun tidak banyak. Cukup merogoh kocek tidak sampai 15 ribu saja. Itu saja Nescafe Classic-nya juga bisa digunakan beberapa kali pembuatan (dan sampai sekarang masih sisa lumayan banyak, dan sudah saya gunakan dua kali pembuatan kopi. Ehe). Susu Frisian Flag-nya kalau tidak salah hanya 5700-an saja.  Untuk bahan yang lain seperti gula, es batu, dan air panas, sudah ada stok sendiri di rumah. Salah satu upaya penghematan :D

    Oh iya, saya sempat juga komentar di salah satu cuitan tweet seorang selebtweet yang menuliskan Dalgona Coffee menggunakan Frisian Flag  Coconut Delight itu enak. Dan tetiba tweet saya dibalas, dong! Hihihihi.


    Dalgona kopi kalo pakenya susu coconut delight rasanya jadi juara banget 😭👌🏻
    — aan (@aan__) March 29, 2020


    Sudah mencoba kemarin dan rasanya beneran enak paraaah!!!https://t.co/Iz7aFD9Pty
    — Andhira A. Mudzalifa (@andhirarum) March 29, 2020


    Coba yang panas. Lebih kerasa gurihnya gara2 ga kecampur es 🔥🔥🔥
    — aan (@aan__) March 29, 2020


    Semoga Dalgona Coffee ini bisa melepas rindu untuk ngopi di luar, ya! Tetap #DiRumahAja, stay safe, stay healthy, and happy!



    With love,



    Andhira A. Mudzalifa

    Continue Reading

    Dunia kuliner, adalah salah satu dunia yang membuat hidup saya menjadi lebih "hidup", selain bercerita, jalan-jalan, dan jualan. Didukung dengan ibu saya yang suka masak dan saya sedikit kecipratan hobi beliau ini, meski saya gak pro. Hahahaha. Oh iya, dulu saya pernah share resep masak juga di blog loh. Bisa cek di postingan ini dan ini yaa.

    Meski sekarang udah mulai ngatur makan (karena alasan kesehatan), tapi kalau ada undangan review makanan mah, gabisa nolak wkwk. Apalagi kalau kedainya baru buka. Contohnya kemarin, waktu ada undangan buat review Bakso Bakar Cak Yo.

    Ternyata, Bakso Bakar Cak Yo ini baru re-opening loh! Dulunya ada di Jalan Kenari, sekarang pindah di rumah sendiri, di Lodoyo, Sutojayan, Kabupaten Blitar :D

    Lokasi

    Untuk lokasinya, cukup mudah. Dari Lapangan Brubuh, jalan ke arah timur.  Ada perempatan pertama nanti belok ke kiri. Nah disitu ada banner gede di kanan jalan, "Bakso Bakar Cak Yo."
    Mudah, bukan?

    Banner yang terpampang nyata di depan Kedai Bakso Bakar Cak Yo. Gede, kok. Insyaa Allaah gak bakalan tersesat deh.

    Tempat dan Suasana

    Pertamakali saya masuk, saya langsung menuju ke tempat pemesanan bakso yang ternyata, dilayani sama ownernya sendiri. Memperkenalkan diri, dan ownernya langsung bilang "Oalah, ini to adminya @..........." Hehehehe.

    Saya dipersilahkan duduk terlebih dahulu, menunggu sejenak. Karena lagi ngelayani beberapa pengunjung. Salah satunya adalah para Youtubers Blitar (sempat baca kaos yang mereka pakai. Ada tulisan Youtubers Blitar-nya :D).

    Sembari menunggu, saya berkeliling tempat ini. Mengambil tempat di halaman depan rumah, jadinya sejuk dan luas. Bersih dan rapi. Karena waktu saya kesini, baru open hari ke-2 :D



    Tempatnya bersih loh!

    Menu Andalan, Bakso Bakar!

    Ada beberapa menu yang ditawarkan oleh Bakso Bakar Cak Yo. Tentu saja saya memilih menu andalannya, bakso bakar!






    Bakso bakar disini disajikan dengan kuah bakso di mangkok terpisah. Isiannya ada tahu, mie, dan pangsit.

    Untuk kuahnya, saya suka banget! Meski ladanya sedikit dominan, tapi gurih asinnya cocok di lidah saya.

    Kalau isian yang lain, paling suka mie dan pangsitnya. Hehehe. Walaupun udah kerendem kuah cukup lama, tapi kriuk-kriuknya  masih terasa, meski sedikit.

    Nah ini. Yang ditunggu-tunggu. Baksonya!

    Ada 3 rasa yang ditawarkan, mulai dari original, djava, dan barbeque. Saya kemarin memilih rasa barbeque. Oh iya, untuk satu tusuk isi 5 pentol kecil-kecil dibandrol dengan harga 10.000 saja.

    Kalau menurut pribadi nih ya, bakarannya mantul sih. Kerasa. Terus baksonya enak bener! Gurih. Padet, daging sapinya kerasa banget gak kanji doang.

    Dibilang pecinta bakso dan expert, masih belum. Tapi saya agak pemilih kalau perkara bakso. Sedikit ndetail hahaha. Ancene endel dan kemayu akutu. Wkwk.

    Overall, ini patut dicoba buat pecinta bakso. Terutama yang suka bakso bakar. Gak cuma bakso bakar aja kok. Ada beberapa menu lainnya yang gak kalah menarik buat dicoba!





    Bakso Bakar Cak Yo

    Ds. Bulu, RT 02/RW 02, Kalipang, Lodoyo, Sutojayan, Blitar
    Instagram: @baksobakar_cakyo_mojek




    Have a good day!



    Andhira A. Mudzalifa
    Continue Reading
    Pernah suatu ketika saya membaca sebuah artikel tentang warna-warna favorit. Disitu tertulis jika seorang penyuka warna biru adalah sosok yang suka bermimpi.

    Entah itu benar apa enggak, tapi saya sendiri adalah penyuka warna biru, dan kebetulan memang suka banget bermimpi. Hahaha.

    Saya punya banyak sekali mimpi. Mulai mimpi random sampai mimpi yang "cukup" besar. Saking banyaknya, saya tulis di buku khusus. Mbehehehe. Ya kali aja kan ya ada yang terkabul, gitu ~XD shalawatin dulu aja.

    Ada beberapa mimpi yang hanya sekadar mimpi. Maksudnya ya kalau dikabulkan, ya alhamdulillaah. Kalau enggak, ya gapapa. Tapi ada sebagian mimpi saya yang memang saya seriusi sampai sekarang, dan ini lagi pelan-pelan berproses menjadikannya nyata. Hehehe.

    Bertahun-tahun cuma nulis di buku doang. Kadang sampai lupa pernah mimpi apa aja bzzz.

    Terus gatau kenapa, tetiba ingin bikin vision board. Biar gak cuma ditulis doang tapi pada akhirnya lupa, hahahaha. Biar bisa ditempel terus dilihat tiap hari dan jadi motivasi buat mencapainya. Law of attraction!

    Jadi sebenernya, vision board itu adalah kumpulan gambar. Mulai dari ilustrasi mimpi, target yang mau dicapai, maupun kumpulan-kumpulan quote.

    Yak, jadi vision board saya nggak cuma keisi sama visi dan mimpi doang, sih. Ada beberapa quote penyemangat favorit saya. Mbehehehehe.

    Tampilan keseluruhan vision board. Random banget kan ya? Hahahaha. Tapi ini mencakup banyak banget hal. Mulai dari karir, kehidupan, hubungan, maupun mimpi receh lainnya.


    Sisi kiri atas. Itu ada cewek jogging santai, ada gambar perut sama makanan sehat. Iya, ini saya emang punya target buat hidup sehat HAHAHAHA. Udah mulai jalan sejak beberapa bulan lalu sih, walau kadang masih cheating. HAP HAP SEMANGAT!

    Sebelahnya lagi ada logo project besar saya, yang saya perjuangkan selama hampir lima tahun ini. Aderation Project! Menjadi creativepreneur adalah salah satu mimpi besar saya selama ini. Semoga setelah ditempel gini jadi tambah syemangat lah yaaa!

    Di tengah ada beberapa quote favorit saya, yang mewakili tentang kehidupan saya ini. Terutama tentang meletakkan rasa percaya hanya kepada Allaah. Ah, kalau yang ini kapan-kapan saya bahas di postingan lain aja :D


    Salah satu impian saya adalah jadi pembicara di depan banyak orang. Sharing-sharing tentang apa yang saya kuasai di sebuah forum. Ehehehehe semoga ada yang mau ngundang WKWKWKWK dih hellaaaaw emang saya siapah atuuh~

    Terus ada duit banyak untuk fuya-fuya. HAHAHAHA ENGGAK, DING.
    Yaa siapa aja coba yang gak mau duit banyak?
    Mari bekerja qeras bagai quda!

    Memiliki workspace yang warna-warni tapi tetap terlihat rapi dan elegan! Duh, ini jmasih diperjuangin sampe sekarang HAHAHAHA. 


    Masih nyambung sama healthy life tadi sih. Pengen perut ndak buncit dan badan kencang HUAHAHAHAHAHA.

    Untuk personal terutama tentang hubungan, saya nggak terlalu berharap banyak. Cuma pengen punya hubungan yang yaaaaa... gitu deh. AHAHAHAHA.
    Masih ada sedikit trauma untuk membuka hati kembali wkwkwk dih apaan coba.
    Tapi pengennya sih, punya partner yang kayak temen, sih. Biar hidup gak tegang-tegang amat wkwkwk.
    Sekarang masih fokus buat mempererat hubungan pertemanan dan keluarga, karena sekarang merekalah yang saya punya. Hihihi.

    Allaah dulu, Allaah lagi, Allaah terus! Walau masih jauuuh banget dari kata sholehah, tapi saya percaya, jika melibatkan Allaah di setiap langkah, hidup akan jauuuh lebih mudah. Hihihi. Bismillaah!

    Dari dulu, pengeeen banget ngeliatin milky way. Sampe punya keinginan buat mendaki gunung biar bisa lihat milky way muehehehehe. Terus pengen ngeliatin lampu-lampu dari ketinggian! Wkwkwkwk ini impian receh banget astaga. Tapi pengen banget heuheuheu.

    Dan sekarang, pengen punya kamera. Pengen belajar motret lebih-lebih-lebiiih baik lagi. HAHAHAHA. Sek, ngumpulin duit sek. Atau, kali aja ada yang mau beliin? Wkwkwk~

    That's all! HAHAHAHA. Gimana? Receh nggak sih? WKWKWK

    Semoga dengan adanya vision board ini, jadi makin terpacu terus buat ngewujudin! Hihihi, ada aamiin buat saya? ~XD

    Dream. Believe. Pray. Do. Repeat.

    Semangat!




    Woman who have a ton of dream to catch,


    Andhira A. Mudzalifa
    Continue Reading
    Jadi sebenernya saya pingin post tentang ini waktu awal kuliah dulu, waktu awal awal disini. Tapi entah kenapa kok kelupaan mulu dan pada akhirnya di bulan-bulan terakhir disini (aamiin!), saya baru sempet ngepost. HAHA HAHA HAHA HA *menangisi diri sendiri yang sungguh menyedihkan*

    Gak kerasa hampir 3 tahun saya berada di Surabaya untuk melanjutkan studi. Kota yang dulu gak ada kepikiran sama sekali buat menetap disini dalam jangka waktu yang lama. Dulu, saya gak ada keinginan buat kuliah di Jawa Timur. Eh tapi Allah memang perencana yang terbaik. Ditempatkanlah saya disini, di ibukota Jawa Timur. Emang kayaknya ditakdirkan gaboleh jauh-jauh dari rumah hihihi.

    Alhamdulillah, disini saya dapet kost-an yang nyaman. Jadi ceritanya saya dapet kost ini karena sahabat saya, Dinta Maydita. Dia udah booking kamar duluan, terus kebetulan waktu test penerimaan universitas dulu saya sempet nginep di kost-nya. Eh ternyata kamar depannya itu kosong. Dan alhamdulillah, saya lolos tes dan keterima hihi. Langsung deh si Dinta telpon ibu kost buat ngebooking-in kamar depannya buat saya. Alhamdulillah, gak susah-susah cari kost ehehehehehehe terimakasih Dintakuuu!

    Sudah hampir tiga tahun saya kost disini, di daerah Gubeng Jaya. Alhamdulillah betah, dapet ibuk dan bapak kost yang super baik hati. Allah ngerti banget saya gak suka pindah-pindah kost, jadi ditempatin terus disini hahaha. Dan saya super duper betah di kamar kost ini, yang udah saya tempatin dari jaman maba 2014 sampai sekarang hampir lulus ini ehehehehe

    Penampakan pertamakali kalo masuk kamar kost saya ehehehe. Bukan saya namanya kalo dibiarin polosan gitu ajah :3

    Kolase foto orang-orang kesayangan saya, yang bikinnya ngabisin waktu hampir seharian. HAHAHAHA. Ini dibikinnya waktu saya masuk tahun kedua disini. Dan sampe sekarang masih ada gegara males ngbongkar wqwq

    kumpulan foto di atas tempat tidur, yang bertahan dari awal saya disini sampe sekarang wqwq. Gak saya rubah sama sekali, cuman saya tambah beberapa foto doang eheu

    Bunting Flag! Dapet endorse an dari @aderationproject (ig) huahaha sesuai banget sama keinginan saya yang sukanya bunga bunga. Yuk yang mau order bunting flag kayak saya bisa langsung kontak @aderationproject yah! *promosi tipis tipis*

    Meja kost yang penuh perintilan gajelas hahaha. FYI saya lebih suka meja keliatan penuh sih daripada kosongan hihihi. Biar gak kayak hati saya yang selalu kosong

    Detailnya. Alas mejanya saya pake kain kain unyu. Kebetulan punya beberapa kain yang dibawa dari Blitar hihihi. Terus itu ada bunga kertas yang saya bikin sendiri loh XD *dih bangga*, rubiks, lettering quote, Al Quran, sama jurnal pribadi

    Kumpulan jadwal, self reminder, sama foto keluarga yang cetar buat obat kangen kalo lagi homesick heheu

    Buku-buku yang dibawa ke kost an HAHAHA keliatan penuh banget ya -_- padahal itu emang mejanya kecil wqwq. Maafin cahaya kamar saya yang sesuatu , jadinya keliatan ngeblur hiks. Maafin kamera saya juga wqwq

    Lemari baju yang penuh sama quotes dan foto-foto, karena saya anaknya gak suka polosan huahuahua. Parah emang

    Stok makanan di kost. Ada teh, kopi, kentang sama telur. Wqwq. Sengaja gak stok camilan karena saya lagi coba buat diet hihihi. Masih jalan seminggu ini sih dan alhamdulillah turun 2,5 kg! yay! Inshaa Allah kalo berat badan saya udah stabil bakal saya share tipsnya hehehehe

    Perintilan khas perempuan umur 20-an hueheuheuehe

    Colokan lampu dan listrik yang juga korban dari keisengan saya hahahaha

    Iseng bikin burung-burung dari kertas trus digantung di tirai ahaha

    Lettering yang saya buat di atas talenan. Saya gantung di atas, pas depan tempat tidur. Biar jadi self reminder saya kalo bangun tidur heuheuheu

    Gak kerasa tinggal beberapa bulan nempatin kamar ini (aamiin!). Tempat dimana saya sering menghabiskan waktu ketika di perantauan, tempat dimana saya bisa asik sendiri sampe seharian HAHAHA. Bakalan kangen kalo udah gak disini.

    Emang kayak anak kecil sih, banyak tempelan sana-sini, banyak kertas warna-warni dan perintilan gak jelas. Tapi saya nyaman, bahkan saya sangat nyaman dengan itu semua. Apalagi sebagian hiasan kamar saya, hasil kreasi saya sendiri wqwq. Dan ini jadi ciri khas saya yang sukanya bikin perintilan aneh-aneh. Ehehehe. Semuanya kembali pada gaya dan kesukaan masing-masing. Dan yang penting, bikin nyaman dan betah. Ini adalah salah satu cara saya biar betah di perantauan kok hehehehe. Semoga bisa menginspirasi ketika bingung dedekoran kamar ya! Hihihi

    Have a nice holiday alias selamat hari libur kejepit nasional!




    Written with Love,


    Andhira A. Mudzalifa



    Continue Reading
    Older
    Stories

    Holla!

    Untitled-design-2

    Saya Andhira A. Mudzalifa, seorang perempuan biasa di balik semua postingan di blog ini yang suka bercerita, makan, dan jalan-jalan.

    Menyibukkan diri di Aderation Project dan Kirana Creative .

    Untuk menyapa lebih lanjut, bisa menghubungi lewat surel di andhira(dot)dee(at)gmail(dot)com

    Terima kasih telah mampir ke tempat di mana saya menuangkan segala cerita! Selamat membaca dan menikmati :)

    Temukan Saya Di

    • facebook
    • instagram
    • twitter

    Teman-teman

    Label

    #AyoNulis #BPNRAMADAN2024 #BPNRamadan2020 #BPNRamadan2021 #CatatanDuaEmpat #DiRumahAja Aderation Project Beauty Bodycare Cooking Crafting DIY Informasi Jelajah Blitar Journey Jurnal Tahunan Kafe Kuliner Life Lovely Place Makeup Pantai Blitar Rekomendasi Review Scarlett Smartfren Thoughts Tips Travelling Vaksinasi Writing Challenge cerita jalan-jalan

    Arsip Blog

    • ▼  2024 (17)
      • ▼  November 2024 (1)
        • Kenal Lebih Dekat dengan SoFresh: Sabun Cuci Pirin...
      • ►  Oktober 2024 (1)
      • ►  April 2024 (6)
      • ►  Maret 2024 (9)
    • ►  2023 (3)
      • ►  Juni 2023 (1)
      • ►  Februari 2023 (1)
      • ►  Januari 2023 (1)
    • ►  2022 (3)
      • ►  Maret 2022 (1)
      • ►  Februari 2022 (1)
      • ►  Januari 2022 (1)
    • ►  2021 (51)
      • ►  Desember 2021 (2)
      • ►  November 2021 (1)
      • ►  Oktober 2021 (1)
      • ►  September 2021 (1)
      • ►  Agustus 2021 (3)
      • ►  Juli 2021 (1)
      • ►  Juni 2021 (1)
      • ►  Mei 2021 (17)
      • ►  April 2021 (17)
      • ►  Maret 2021 (4)
      • ►  Februari 2021 (2)
      • ►  Januari 2021 (1)
    • ►  2020 (55)
      • ►  Desember 2020 (1)
      • ►  November 2020 (2)
      • ►  Oktober 2020 (2)
      • ►  September 2020 (4)
      • ►  Juli 2020 (4)
      • ►  Juni 2020 (4)
      • ►  Mei 2020 (22)
      • ►  April 2020 (11)
      • ►  Maret 2020 (1)
      • ►  Februari 2020 (1)
      • ►  Januari 2020 (3)
    • ►  2019 (48)
      • ►  Desember 2019 (3)
      • ►  November 2019 (1)
      • ►  Oktober 2019 (3)
      • ►  September 2019 (5)
      • ►  Agustus 2019 (3)
      • ►  Juli 2019 (2)
      • ►  Juni 2019 (1)
      • ►  Mei 2019 (6)
      • ►  April 2019 (3)
      • ►  Maret 2019 (9)
      • ►  Februari 2019 (11)
      • ►  Januari 2019 (1)
    • ►  2018 (10)
      • ►  Desember 2018 (1)
      • ►  Oktober 2018 (3)
      • ►  September 2018 (2)
      • ►  Mei 2018 (3)
      • ►  April 2018 (1)
    • ►  2017 (9)
      • ►  November 2017 (1)
      • ►  Oktober 2017 (1)
      • ►  Juli 2017 (1)
      • ►  Mei 2017 (1)
      • ►  April 2017 (1)
      • ►  Maret 2017 (2)
      • ►  Februari 2017 (1)
      • ►  Januari 2017 (1)
    • ►  2016 (16)
      • ►  Desember 2016 (3)
      • ►  November 2016 (2)
      • ►  Oktober 2016 (2)
      • ►  Agustus 2016 (2)
      • ►  Juli 2016 (2)
      • ►  Juni 2016 (1)
      • ►  Januari 2016 (4)
    • ►  2015 (4)
      • ►  Maret 2015 (1)
      • ►  Februari 2015 (3)
    • ►  2011 (1)
      • ►  Juli 2011 (1)

    Popular Posts

    • Usia Kepala Dua?
    • Sebuah Cerpen: Tentang Mengikhlaskan
    • A Flashback to Senior High School: Kangen!

    Saya Bagian Dari

    Logo-Blogger-Perempuan-Network-round-7

    Aderation Project

    Untitled-design-20240826-113829-0000
    Facebook Instagram Pinterest Tumblr Twitter

    Created with by BeautyTemplates

    Back to top