Takjil Ramadan yang Sehat dan Menyegarkan

07.12.00


Satu hal yang ditunggu-tunggu saat Ramadan tiba adalah adanya takjil yang hadir setelah berpuasa seharian. Takjil pun beragam bentuknya, ada yang manis, gurih, hingga pedas. Namun dari semua takjil yang ada, tetap yang manis dan segar yang jadi pemenangnya. ~XD

Ngobrolin tentang takjil, belakangan ini cerita lucu 'perang' takjil kian santer beredar. Adanya perang antara kaum muslim dan non muslim dalam mencari takjil di bazar Ramadan cukup seru untuk diikuti. Kaum non muslim yang bahkan sampai bela-belain menghafal Rukun Islam, Rukun Iman, dan memakai jilbab, menjadi hiburan tersendiri yang mengocok perut. Kok bisa sebegitu hebohnya perkara pertakjilan ini, ahahaha.

Saya hanya jadi penonton saja, tidak ikutan borong takjil atau marah-marah dengan non muslim ini. Justru membuat Ramadan tahun ini semakin berwarna dan terasa asyik. ~XD

Takjil sendiri bagi saya hanya sekadar pembatal puasa saja. Tidak terlalu menggebu-gebu harus cari takjil seperti A, B, C. Tidak melulu makanan atau minuman yang manis. Bahkan sekadar air putih pun rasanya sudah cukup bagi saya pribadi. Beberapa tahun belakangan memang berusaha membiasakan diri untuk tak banyak konsumsi manis, apalagi saat Ramadan ini. Kecuali memang dapat undangan dan diberi suguhan manis untuk berbuka. Sebagai bentuk dari menghargai pemberi, hihi.

Beberapa takjil di bawah ini adalah favorit saya bila diminta memilih. Bukan sok jadi sehat, tapi memang sedang berupaya ke arah sana meski masih tergoda untuk beli takjil gorengan, ahahahaha. ~XD


1. Buah Kurma

Meski sempat tidak tertarik di awal, namun setelah saya coba, termyata justru kurma penyelamat saya dari kelaparan yang melanda. Hanya memakan beberapa butir saja perut terasa kenyang. ~XD

Zaman kuliah di Surabaya beberapa tahun lalu ada masanya waktu Ramadan tiba pergi ke Ampel untuk belanja kurma, kemudian jadikan kurma itu santapan takjil selama beberapa hari ke depan. Perut sudah aman sekali. Balada anak kos yang apa-apa harus hemat, ahahahaha. ~XD

Sekarang jadi doyan makan kurma, meski hanya beberapa jenis kurma tertentu. Kurma yang basah dan lembut (apa ya namanya? Saya tidak terlalu paham huhuhu) adalah kurma favorit saya. Bisa kalap beberapa butir kurma. ~XD

2. Buah Melon

Buah melon jadi buah favorit untuk menu takjil, karena rasanya yang segar dan manisnya enggak berlebihan. Selain lebih sehat, karena kebutuhan seratnya diperlukan tubuh, menu buah ini kaya akan kandungan air, yang membuat tenggorokan terasa segar.

3. Buah Semangka

Sama seperti melon, menu semangka ini juga jadi menu favorit untuk takjil, karena kandungan airnya yang cukup banyak mampu menuntaskan rasa dahaga selama seharian berpuasa. Selain praktis, menu buah-buahan ini juga terasa lebih menyehatkan.

Sekarang ini cukup jarang menemui buah-buahan sebaagai menu takjil berbuka puasa, rata-rata  sudah dalam bentuk minuman atau makanan. Padahal menu seperti ini justru malah membuat badan lebih sehat daripada gorengan.

Yah, meski saya juga kalau disuguhi menu gorengan saat berbuka masih saya makan, sih. Hihihi. Eman-eman, soalnya.

4. Air Putih

Banyak yang mengira bila berbuka hanya menggunakan air putih pertanda bukan orang berada alias tak memiliki uang untuk cari takjil. Padahal bisa jadi memang ingin mengubah gaya hidup mengurangi asupan manis dari minuman. Salah satunya saya sendiri AHAHAHAHAHAH. T----T

Memang agak sulit, apalagi di tengah undangan buka bersama yang langsung dapat takjil minuman manis. Harus tahu diri dan bisa mengontrol diri agar tidak kalap dan minum berlebihan. ~XD

-----------------------------------------------------------------------------------

Itulah empat takjil menyehatkan tubuh yang bisa kamu nikmati tanpa takut tubuh akan bertambah berat badannya. Semoga bermanfaat, ya!

Kalau kamu, apa menu takjil favoritmu? Tulis ceritamu di kolom komentar, ya!

-----------------------------------------------------------------------------------

Ditulis guna memenuhi tantangan dari Blogger Perempuan Network,

You Might Also Like

0 comments

Terima kasih telah meninggalkan komentar di blog ini dengan bahasa yang santun, tidak spam, dan tidak mengandung SARA.

Jangan sungkan untuk meninggalkan komentar di blog ini, ya! Saya senang sekali jika teman-teman meninggalkan komentar di tulisan saya ^_^

Mari menyambung silaturahmi dan berkawan :) (saya anaknya nggak nggigit, kok :D)