FaceBook Instagram TikTok Twitter

andhirarum

    • Home
    • Tentang Andhira
    • Product
    • _aderation project
    • _Kirana Creative


    Beberapa bulan terakhir, lagi demen-demennya dengerin lagu dari Mas Kunto Aji.

    Entah kenapa, lagu-lagu di album Mantra Mantra ini..... magis semua.

    Pertamakali yang saya dengar dari album ini adalah Rehat. Yang mana membuat saya begitu tenang ketika mengambil jeda dalam hidup. Menjadi salah satu lagu favorit pengantar tidur.

    Lagu favorit kedua setelah Rehat adalah Saudade.

    Yang terbesit dalam pikiran ketika mendengar lirik lagunya adalah, dua orang yang paling berharga dalam hidup; orang tua.

    Meski tidak meminta untuk dilahirkan menjadi anak pertama (karena sudah takdir), tapi saya bersyukur.

    Bagaimana saya menjadi yang pertama untuk sepasang suami istri berubah statusnya menjadi orangtua.

    Bagaimana kedua orangtua ini belajar mengasuh, merawat dan membesarkan seorang anak untuk yang pertamakali. Belajar mendidik, menentukan pilihan sekolah untuk yang pertama. Belajar mengikhlaskan dan melepaskan anak pertamanya ini ke tanah rantau, meski kekhawatiran terus membayangi.

    Meski saya belum ada di posisi beliau berdua seperti saat ini, tapi dari beliau berdua, saya belajar sesuatu. Bahwa sejatinya, hidup adalah sebuah pembelajaran dan perjuangan yang tak pernah henti. Bagaimanapun fasenya.

    Ngomong-ngomong, gimana sih rasanya menjadi anak pertama?

    Hmmm.......

    Dulu, saya pernah merasa harus menjadi yang terbaik. Karena saya harus menjadi contoh yang baik bagi kedua adik saya. Menjadi seorang panutan.

    Padahal kedua adik saya tidak memintanya. Hanya saja, saya takut mereka tumbuh menjadi orang yang melakukan tindakan buruk kemudian dijudge sana-sini karena 'mencontoh' kakaknya.

    Saya juga pernah merasa orangtua seakan menuntut saya harus sukses. Harus bisa ini itu. Saya menjadi harapan terbesar bagi mereka.

    Jadinya saya tertekan.

    Tapi pada akhirnya, saya menyadari bahwa itu hanyalah pikiran saya saja.

    Padahal, kedua orangtua dan adik-adik saya, hanya ingin saya bahagia. Hanya menginginkan yang terbaik untuk saya. Tidak pernah menuntut harus sesukses si A, harus sekaya si B.

    Memang benar, anak pertama adalah anak yang merasa bertanggungjawab terhadap apapun. Terhadap keluarga, terhadap adik-adiknya.

    Untuk saat ini, yang bisa saya perjuangkan dan tunjukkan kepada mereka adalah rasa tanggungjawab saya terhadap jalan yang saya pilih saat ini. Membuktikan bahwa saya bisa bertahan. Sesulit apapun risiko yang harus dilalui. Jatuh bangun yang harus dihadapi.

    Karena salah satu bekal terpenting untuk menghadapi dunia kelak adalah, rasa tanggungjawab. Memilih semua pilihan dengan penuh kesadaran; memperhitungkan semua untung rugi, dan risiko yang dihadapi.

    "Jadi, jadi
    Besar dan bestari
    Serap, serap
    Yang baik untukmu
    Apapun yang kau hadapi."


    Semangat, anak pertama! Bahu kita diciptakan lebih kuat olehNya.

    Mari berjuang sama-sama!



    Peluk dari jauh,



    Andhira A. Mudzalifa.
    Continue Reading

    Diberi kesempatan untuk berkuliah selama tiga tahun di luar kota tempat tinggal saya yang sekarang, mengharuskan saya untuk menjadi anak rantau. Karena jarak kota tempat saya berkuliah sama rumah saya ini sekitar 150 km, atau kurang lebih 4 jam perjalanan. Mau tidak mau, saya harus menjalani kehidupan menjadi anak kos. Yang ternyata, seru abis hahaha. Salah satunya adalah, bagaimana menyiasati uang saku yang diberikan agar bisa cukup untuk sebulan.

    Heuheuheu.

    Sebagai awalan, setiap bulannya saya diberi uang saku sekitar kurang lebih Rp 1.500.000. Yang Rp 550.000 saya sisihkan langsung untuk bayar kos dan tanggungan WiFi. Dan sisanya, baru uang saku saya secara utuh.

    Sedikit? Alhamdulillaah. Disyukuri saja :D kadang juga masih ditambahin. Tergantung kebutuhan juga, sih. Heuheuheu.

    Jadi tips berhematnya giname neeech?

    Woi. Sabar, Netizen. Sabar.

    Yang perlu kita lakukan pertamakali adalah......

    ......berdoa. Agar dicukupkan rezekinya.

    AAMIIN!

    *Langsung digampar*

    Oh okay. Mari kita kemon.

    Yang pertama adalah, bawa setrika dan magic com sendiri!

    Dulu waktu ngekos, saya dan sahabat saya bagi tugas. Saya bagian bawa setrika, sahabat saya bagian bawa magic com.

    Ini pengiritan yang lumayan ngaruh di saya, sih.

    Ngirit beberapa belas ribu rupiah buat ngelaundry. Nyuci + setrika sendiri. Plus masak nasi sendiri (kalau masak nasi, seringnya buat makan malem heheheu. Mayan ngirit banget lah).

    Untuk jadwal nyuci, bisa dilakuin abis pulang kuliah/mandi sore/malem. Seminggu dua kali. Kuncinya, disiplin! Gak boleh menunda dan males ~XD
    Satu hal yang saya percaya; "Semakin cucian numpuk, hasrat untuk mencuci semakin sirna."

    Wkwkwkwkwk ~XD

    Kalau setrika, bisa dilakuin seminggu sekali. Mending numpuk pakaian bersih daripada numpuk cucian. Heuu.

    Yang kedua. Hitung secara rinci budget buat makan.

    Kebanyakan budget anak kos yang paling kalap tuh di bagian makanan. Alesannya, bosen. Pengen macem-macem. Pengen ini itu. Tapi abis itu ngeluh karena duit tetiba menguap begitu saja.

    Heu. Memanglah..... -____-

    Saya sendiri punya komitmen, sehari harus cukup Rp 20.000. Bahkan kalau bisa, kurang dari itu.

    :))))

    Agak gila, memang. Mengingat saya berkuliah di ibukota Jawa Timur. Tapi nyatanya bisa-bisa aja, kok! Yah, walau kadang-kadang khilaf njajan serebu lima rebu hahahaha.

    Saya jarang banget sarapan (jangan ditiru buat yang punya maag). Seringnya bawa bekal buat makan siang di kampus. Beli di warung deket kos. Isinya nasi + lauk tahu goreng + sayur sop/capcay . Totalnya Rp 6000- Rp 7000. Terus buat makan malem, saya sering nanak nasi bareng sama sahabat saya. Beli lauk di warung langganan kalau sore. Tahu + sayur, totalnya Rp 4000.

    Atau kalau bosen, stok aja telur, mie, atau sosis. Atau sambel goreng kering. Atau abon. Btw, saya selalu stok telur 1/4kg, sosis 2 buah, mie 2 buah, plus sambel goreng kering yang saya bawa dari rumah kalau lagi pulang kampung. Jaga-jaga kalau saya sedikit bosan.

    Tapi saya bersyukur, saya bukan orang yang gampang bosenan perkara makanan. Entah ini karena the power of ngirit atau gimana. Wuakakakakaka.

    Terus jugaaaaaa, jangan lupa bawa botol air minum sendiri! Beli air galon yang 10 Liter. Cukup buat 2-3 minggu. Lebih sehat dan huemat :D

    Kalau njajan, ada batasannya juga. Sekitar 2000-5000an. Biasanya kan ada yang jualan makanan buat danus :p wkwkwkwk itung-itung saya ikut bantuin, lah. Heuheuheu.

    Yang ketiga, perinci semua kebutuhan! Mulai dari kebutuhan mandi, kebutuhan kewanitaan, maupun kebutuhan lainnya.

    Misal nih: beli pasta gigi, beli sikat gigi, beli sabun mandi, shampoo, sabun cuci baju.Kalau saya, pake ilmu 'titen'. Jadi niteni, habisnya kira-kira kapan. Sekitar 2-3 bulanan, atau sebulan sekali. Atau berapa deh. Yang rutin sebulan sekali biasanya sabun cuci baju (yang mana saya belinya sachetan) dan juga kebutuhan wanita haid. Heheu.

    Kebutuhan lainnya yang merupakan kebutuhan wajib adalah bensin! Karena saya bawa motor sendiri. Bensin sendiri saya budgetkan sebesar Rp 10.000/minggu. Karena saya pake motor cuma buat ke kampus doang. Jarang banget kemana-mana kalau nggak darurat ~XD

    Ya meski kadang lebih dari itu, sih. Tapi gak nyampe Rp 50.000/minggunya.

    Umm, apalagi ya? Woiya, ngemall!

    Tips buat ngemall adalah, gausah beli apa-apa!

    Heuheuheuheuheuheuehueheu.

    Saya mah kalau ngemall, cuma modal Rp 3.000 buat parkir plus Rp 14.500 buat beli Pok-pok (kalau kepengen banget). Doooh ancen kebacut. Sebelum ngemall, udah makan duluan di luar. Karena seperti yang kita tahu, makan di mall itu mihil-mihil. Membuat dompet menangyz.

    Kalau takut khilaf, bisa diperinci dulu mau beli apa sebelum ngemall. Budgetnya sesuain sama barang yang kamu beli.

    Nah, kalau seumpama ke mall-nya sama temen dan ngerasa sungkan karena gak beli apa-apa, let me tell you something,

    "Gosah sungkan! Bilang aja udah makan/lagi puasa."

    Ekekekekekekek. Cukupin dolan seminggu sekali. Gausah sering-sering hahahaha.

    Terus apalagi, ya? Hmmm....

    Intinya adalah, disiplin dan konsisten! Jaga komitmen yang sudah disepakati sama diri sendiri. Jangan lupa catet semua pengeluaran maupun pemasukan.

    Ini emang susah, sih. Kadang masih kegoda ini itu. Tapi kalau di awal udah tau komitmen, pasti akan lebih mudah.

    "Yang paling susah adalah melawan diri sendiri dan segala keegoisannya."

    Semangat! Ei. Jangan lupa menabung~~~



    Salam Sobat Ngirit nan Medit,


    Andhira A. Mudzalifa
    Continue Reading

    Memutar kembali segala memori di 2018, membuat saya tersenyum. Menyadari bahwa beberapa hari lagi, sudah berganti tahun. Terasa cepat sekali.
    Kepada diri sendiri. Terimakasih lho ya. Terimakasih udah mau bertahan sejauh ini. Udah memilih tidak menyerah, meski jalanmu tak mudah. Udah memilih untuk tegas pada diri sendiri. Udah mulai belajar buat mencintai diri sendiri, belajar menghargai dan menerima diri sendiri seutuhnya. Terimakasih banyak, diriku! Jangan henti disini, ya.
    Mensyukuri atas apapun yang terjadi di tahun terselo dalam 23 tahun ini. Semakin menyadari bahwa Allaah adalah perencana yang terbaik. Tahun yang nggak banyak drama. Gak ngoyo harus ingin ini itu. Ada target, hanya saja gak kudu harus terkabul saat itu juga. Pokoknya mah, dinikmati aja!
    Tahun dimana mengenal banyak orang baru, dan memberi banyak pembelajaran baru. Tahun dimana mulai mencoba banyak hal baru, belajar ini itu. Keluar dari zona nyaman tak harus dengan merantau, bukan? Eheu.
    Mulai belajar hidup sehat, walau masih sering cheating. Tapi udah mulai kontrol asupan makanan yang masuk. Olahraga rutin mulai dari jogging sampai zumba. Belajar buat #lesswastelife , sesimpel bawa botol air minum dan kantong belanja sendiri. Belajar buat merawat diri, skinker-an yang mura meriya karena masih tergolong sobat misqueen. Belajar juga tentang mindful living, yang membuat saya semakin selow buat ngejalani hidup.
    Beberapa hal harus direlakan di tahun ini. Tidak lagi galau memikirkan tentang “gituan”. Makin tegas menentukan pilihan. Karena memilih untuk sendiri, bukan karena keadaan. Tapi karena memang pingin sendiri dulu. Tidak asal nyamber yang-penting-ada-yang-mau. Dan ternyata, hati memang belum sesiap itu menerima orang baru (BUKAN KARENA BELUM BISA MOVE ON LHO YA! MON MAAP ITU BEDA, GAES).
    Menyenangkan loh! Fokusnya jadi teralihkan buat ngembangin diri, ningkatin kapasitas diri. Bukan memikirkan kenapa jomblo mulu heheheu. Oh itu kalau saya lagi galau mah, galaunya cuman konten :p
    Sedikit menyesal kenapa tahun ini baca bukunya cuman sedikit pffft kayaknya cuman tuntas beberapa buku. Lainnya cuma separuh jalan. HHHH. Tahun depan harus tuntas, dan banyakin baca buku berkualitas. Dulu kayaknya gak separah ini deh :“) huhu.
    Terimakasih untuk satu tahun yang luar biasa ini, yaa Allaah.
    Semoga masih diberikan sisa umur buat menjalani tahun depan. Semoga sehat selalu. Semoga hubungan keluarga dan pertemanan bisa terus terjaga dengan baik (dan lebih banyak relasi!). Semoga pikirannya lebih kalem dan bisa mindful living sepenuhnya. Semoga diberi kesempatan untuk mengembangkan diri lagi, banyak coba hal baru, berkarya lebih banyak, nambah bisnis maupun kerjaan baru, dan lebih fokus nabung (siapa tahu bisa investasi gitu yaa WKWKWK)!!!!! Ada aamiin?
    So, this is my 2018 so far. How’s your 2018?
    Continue Reading
    Merasa akhir-akhir ini hidup penuh dengan toxic dan drama hingga banyak energi negatif yang terkumpul, saya memutuskan untuk menepi sejenak dari kehidupan. Hahahaha. Duh apa pula ini.

    Sebenarnya, keinginan untuk kesini sudah lumayan lama. Tapi masih ketunda-tunda mulu. Mengingat belum tahu persis lokasinya dan lumayan jauh dari rumah saya, jadinya harus menyediakan waktu khusus seharian buat jelajahi tempat ini. Sekaligus jelajah tempat yang lain yang dekat dekat sini juga. Hohoho.

    Dan pas! Disaat saya butuh refreshing, tiba-tiba kepikiran Badher Bang. Kebetulan juga ada temen yang rumahnya dekat dengan tempat ini. Saya kontaklah beliau, apakah mau menemani saya kesini apa enggak. Eh ternyata mau. Alhamdulillaah.

    Dengan berbekal pengetahuan arah yang seadanya, alhamdulillah.....

    .....nyasar.

    Untung ada Bapak-bapak baik hati yang ngasih tau lokasi pasnya dimana. Hohoho, ternyata kita kebablasan gaesss.

    Terus puter balik, 10 menit kemudian udah nyampe tempat. Alhamdulillaah.


    "Udah jalan sekitar 3 tahunan ini lah Mbak, tapi baru dua tahun terakhir ini berkembang. Jadi awalnya itu inisiatif dari warga sini buat ngelestariin ikan badher biar ndak pada disetrum, Mbak." Penjelasan dari Bapak Parkir yang dengan baiknya menceritakan awal mula berdirinya Badher Bang.




    Kata beliau juga, sekarang tempat ini sudah mulai dilirik pemerintah. Bahkan kedepannya juga akan terus dibenahi, agar menjadi salah satu wisata baru yang menarik di Kabupaten Blitar.





    Kebetulan waktu saya kesini kemarin, ikan-ikannya lagi pada bertelur. Jadinya gak banyak yang ada ditengah. Huhuhu tak apalah. Kapan-kapan kesini lagi kalau panen ikan :D

    Untuk tiket masuknya sendiri, sementara ini hanya dengan membeli pakan ikan seharga 3000 saja. Murah sekaliii! Dan itu juga buat pakan loh ^^


    Disini disediakan beberapa perahu. Ada perahu rakit, dan juga mesin. Kalau gasalah sih untuk sekali naik, tarifnya cuma 5000 perak untuk naik perahu mesinnya.

    Murah meriah sekali, bukan?

    Menurut saya pribadi, tempat ini nikmat sekali kalau buat leha-leha dan bersantai ria. Hawa alaminya masih terasa sekali. Melepas penat sejenak sambil memberi makan ikan, atau hanya sekadar duduk-duduk di perahu rakit.

    Disini tersedia warung juga kok. Jadi gausah bingung kalau tiba-tiba kelaparan dan gak bawa bekal. Hehehe.

    Lokasinya di daerah Dusun Tawangrejo, Desa Tawangrejo, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, Gaes! Nanti bisa tanya-tanya sama orang sekitar, bakal dikasih tau arahnya :D

    Jadi, sudah pada tertarik buat kesini?






    Written with love,


    Andhira A. Mudzalifa
    Continue Reading
    Pernah suatu ketika saya membaca sebuah artikel tentang warna-warna favorit. Disitu tertulis jika seorang penyuka warna biru adalah sosok yang suka bermimpi.

    Entah itu benar apa enggak, tapi saya sendiri adalah penyuka warna biru, dan kebetulan memang suka banget bermimpi. Hahaha.

    Saya punya banyak sekali mimpi. Mulai mimpi random sampai mimpi yang "cukup" besar. Saking banyaknya, saya tulis di buku khusus. Mbehehehe. Ya kali aja kan ya ada yang terkabul, gitu ~XD shalawatin dulu aja.

    Ada beberapa mimpi yang hanya sekadar mimpi. Maksudnya ya kalau dikabulkan, ya alhamdulillaah. Kalau enggak, ya gapapa. Tapi ada sebagian mimpi saya yang memang saya seriusi sampai sekarang, dan ini lagi pelan-pelan berproses menjadikannya nyata. Hehehe.

    Bertahun-tahun cuma nulis di buku doang. Kadang sampai lupa pernah mimpi apa aja bzzz.

    Terus gatau kenapa, tetiba ingin bikin vision board. Biar gak cuma ditulis doang tapi pada akhirnya lupa, hahahaha. Biar bisa ditempel terus dilihat tiap hari dan jadi motivasi buat mencapainya. Law of attraction!

    Jadi sebenernya, vision board itu adalah kumpulan gambar. Mulai dari ilustrasi mimpi, target yang mau dicapai, maupun kumpulan-kumpulan quote.

    Yak, jadi vision board saya nggak cuma keisi sama visi dan mimpi doang, sih. Ada beberapa quote penyemangat favorit saya. Mbehehehehe.

    Tampilan keseluruhan vision board. Random banget kan ya? Hahahaha. Tapi ini mencakup banyak banget hal. Mulai dari karir, kehidupan, hubungan, maupun mimpi receh lainnya.


    Sisi kiri atas. Itu ada cewek jogging santai, ada gambar perut sama makanan sehat. Iya, ini saya emang punya target buat hidup sehat HAHAHAHA. Udah mulai jalan sejak beberapa bulan lalu sih, walau kadang masih cheating. HAP HAP SEMANGAT!

    Sebelahnya lagi ada logo project besar saya, yang saya perjuangkan selama hampir lima tahun ini. Aderation Project! Menjadi creativepreneur adalah salah satu mimpi besar saya selama ini. Semoga setelah ditempel gini jadi tambah syemangat lah yaaa!

    Di tengah ada beberapa quote favorit saya, yang mewakili tentang kehidupan saya ini. Terutama tentang meletakkan rasa percaya hanya kepada Allaah. Ah, kalau yang ini kapan-kapan saya bahas di postingan lain aja :D


    Salah satu impian saya adalah jadi pembicara di depan banyak orang. Sharing-sharing tentang apa yang saya kuasai di sebuah forum. Ehehehehe semoga ada yang mau ngundang WKWKWKWK dih hellaaaaw emang saya siapah atuuh~

    Terus ada duit banyak untuk fuya-fuya. HAHAHAHA ENGGAK, DING.
    Yaa siapa aja coba yang gak mau duit banyak?
    Mari bekerja qeras bagai quda!

    Memiliki workspace yang warna-warni tapi tetap terlihat rapi dan elegan! Duh, ini jmasih diperjuangin sampe sekarang HAHAHAHA. 


    Masih nyambung sama healthy life tadi sih. Pengen perut ndak buncit dan badan kencang HUAHAHAHAHAHA.

    Untuk personal terutama tentang hubungan, saya nggak terlalu berharap banyak. Cuma pengen punya hubungan yang yaaaaa... gitu deh. AHAHAHAHA.
    Masih ada sedikit trauma untuk membuka hati kembali wkwkwk dih apaan coba.
    Tapi pengennya sih, punya partner yang kayak temen, sih. Biar hidup gak tegang-tegang amat wkwkwk.
    Sekarang masih fokus buat mempererat hubungan pertemanan dan keluarga, karena sekarang merekalah yang saya punya. Hihihi.

    Allaah dulu, Allaah lagi, Allaah terus! Walau masih jauuuh banget dari kata sholehah, tapi saya percaya, jika melibatkan Allaah di setiap langkah, hidup akan jauuuh lebih mudah. Hihihi. Bismillaah!

    Dari dulu, pengeeen banget ngeliatin milky way. Sampe punya keinginan buat mendaki gunung biar bisa lihat milky way muehehehehe. Terus pengen ngeliatin lampu-lampu dari ketinggian! Wkwkwkwk ini impian receh banget astaga. Tapi pengen banget heuheuheu.

    Dan sekarang, pengen punya kamera. Pengen belajar motret lebih-lebih-lebiiih baik lagi. HAHAHAHA. Sek, ngumpulin duit sek. Atau, kali aja ada yang mau beliin? Wkwkwk~

    That's all! HAHAHAHA. Gimana? Receh nggak sih? WKWKWK

    Semoga dengan adanya vision board ini, jadi makin terpacu terus buat ngewujudin! Hihihi, ada aamiin buat saya? ~XD

    Dream. Believe. Pray. Do. Repeat.

    Semangat!




    Woman who have a ton of dream to catch,


    Andhira A. Mudzalifa
    Continue Reading
    Usia-usia saya sekarang adalah usia dimana kebanyakan para wanitanya sudah mengenal fashion, makeup, maupun hal-hal kewanitaan lainnya.

    Termasuk saya. Ehe~

    Berbicara tentang makeup, saya sendiri termasuk sedikit telat buat mengenal itu semua. Awal tahun perkuliahan.

    Waktu SMA, saya cuma kenal sama bedak doang. Itu aja kalau diingetin sama Ibuk buat pake bedak biar wajah segeran dikit. Lipbalm? Blassss. Gak kenal sama sekali wkwkwkwk (terus kalau inget ini rasanya jadi bersalah banget sama wajah. HAHAHAHAHA).

    Memasuki dunia perkuliahan, entah kenapa saya tergerak buat kenal yang namanya make up. Pikir saya, udah waktunya. Udah gede. Biar agak kayak perempuan gitu loh ~XD

    Coba-cobalah saya. Waktu itu, tahun 2014 pertama kalinya ber-make-up ria. Nyobain Lipgloss Wardah. Soalnya gak mau terlihat menor wkwk (dulu mah masih takut mau nyobain dandan. Sekarang? WKWKWKWK). Jadi waktu kuliah pakenya nambah, dari bedak doang jadi pake bedak sama lipgloss. Sebuah pencapaian seorang Andhira kenal sama make-up. Hahaha.

    Setahun berjalan, kenal yang namanya Beauty Vlogger di Youtube. Akhirnya jadi kenal berbagai macam makeup, mulai dari lipstick, BB cream, foundation, eyeliner, pensil alis, eyeshadow, blush on, daaan basic make up lainnya.

    Akhirnya setelah nontonin beberapa video dan praktik pake make up di kos, mulai memberanikan diri make waktu ngampus.

    Respon pertama dari temen-temen adalah; KAMUH NGAPAIN?!

    Wkwkwkwk, serius. Kalau gak salah, awal-awal setelah kenal make up dulu, saya pakai BB cream, concealer, moisturizer, bedak, eyeliner, pensil alis, maskara, sama lipstick. Wajah saya jadi beda, soalnya. Keliatan kaku banget pake makeupnya, terutama alis WKWKWK.

    Banyak yang bilang agak gimanaaa gitu. Tapi dasar sayanya buodo amat, tetep lanjut aja. Sambil belajar pelan-pelan, nyocokin wajah saya sendiri gimana pantesnya. Yang awalnya keliatan medok, jadi yaaaa agak enak dipandang gitu lah~

    Lama-lama ada beberapa temen yang tanya-tanya seputar make up, terutama tentang lipstick. Katanya, saya cocok pake lipstick yang saya pake waktu itu WKWKWK. Bahkan dulu sempet dijuluki Duta Gincu, saking seringnya gonta-ganti warna gincu (sempet punya setengah lusin, dan warnanya nude semua wkwkwk). Ya saya biasa aja sih, toh emang nyatanya gitu dan saya emang suka sama gincu ~XD

    Seiring berjalannya waktu, jadi paham sama wajah sendiri dan apa make up yang dibutuhin. Dulu rasanya biasa aja pake BB cream, concealer, maskara, eyeliner tiap hari pas awal kenal makeup. Tapi sekarang baru sadar, mending pake semua itu waktu kondangan atau waktu ada momen penting aja  wkwkwk.

    Btw, kenapa saya suka pake make up, entah itu sesimpel cuma pake alis gincu bedak doang maupun ketambahan pake eyeliner maskara eyeshadow waktu kondangan?

    Make up membuat saya lebih percaya diri. Gak munafik, sih. Kalau gak dandan justru saya malah keliatan 'mbladhus' plus kayak gabisa ngerawat diri. Sesimpel pake gincu doang. Entah itu mau keluar bentar, pasti pake dikit gincu lah. Biar gak pucet kayak orang penyakitan.

    Make up adalah salah satu cara saya buat saya menghargai diri saya sendiri. Apalagi kalau pas alis lagi bagus-bagusnya, gincu pas cocok. Duh, makin cinta deh sama diri sendiri ~XD

    Make up membuat saya lebih bisa menempatkan diri. Misal, saya butuh dandan lebih kalau waktu kondangan. Pake foundation, eyeliner, maskara, eyeshadow, blush on. Kalau keluar hari hari biasa, lebih effort ke skincare. Makeup nya cuma alis sama gincu sama bedak doang :D

    Kalau udah bisa make up sendiri kayak gini, jadi lebih hemat. Ada acara apapun, gak perlu nyewa MUA. Wisuda kemarin aja, saya dandan sendiri wkwkwk. Bangga akutu.

    EHEHEHEHEHE

    Pasti ada pro kontra tentang make up. Ada yang perlu banget, ada yang enggak. Gapapa. Setiap orang punya pandangannya sendiri-sendiri. Saling menghargai aja.

    Do whatever you like with your make up, girls! Yuk, pankapan kita belajar make up bareng :D




    Love,


    Andhira A. Mudzalifa
    Continue Reading
    Newer
    Stories
    Older
    Stories

    Holla!

    Untitled-design-2

    Saya Andhira A. Mudzalifa, seorang perempuan biasa di balik semua postingan di blog ini yang suka bercerita, makan, dan jalan-jalan.

    Menyibukkan diri di Aderation Project dan Kirana Creative .

    Untuk menyapa lebih lanjut, bisa menghubungi lewat surel di andhira(dot)dee(at)gmail(dot)com

    Terima kasih telah mampir ke tempat di mana saya menuangkan segala cerita! Selamat membaca dan menikmati :)

    Temukan Saya Di

    • facebook
    • instagram
    • twitter

    Teman-teman

    Label

    #AyoNulis #BPNRAMADAN2024 #BPNRamadan2020 #BPNRamadan2021 #CatatanDuaEmpat #DiRumahAja Aderation Project Beauty Bodycare Cooking Crafting DIY Informasi Jelajah Blitar Journey Jurnal Tahunan Kafe Kuliner Life Lovely Place Makeup Pantai Blitar Rekomendasi Review Scarlett Smartfren Thoughts Tips Travelling Vaksinasi Writing Challenge cerita jalan-jalan

    Arsip Blog

    • ▼  2024 (17)
      • ▼  November 2024 (1)
        • Kenal Lebih Dekat dengan SoFresh: Sabun Cuci Pirin...
      • ►  Oktober 2024 (1)
      • ►  April 2024 (6)
      • ►  Maret 2024 (9)
    • ►  2023 (3)
      • ►  Juni 2023 (1)
      • ►  Februari 2023 (1)
      • ►  Januari 2023 (1)
    • ►  2022 (3)
      • ►  Maret 2022 (1)
      • ►  Februari 2022 (1)
      • ►  Januari 2022 (1)
    • ►  2021 (51)
      • ►  Desember 2021 (2)
      • ►  November 2021 (1)
      • ►  Oktober 2021 (1)
      • ►  September 2021 (1)
      • ►  Agustus 2021 (3)
      • ►  Juli 2021 (1)
      • ►  Juni 2021 (1)
      • ►  Mei 2021 (17)
      • ►  April 2021 (17)
      • ►  Maret 2021 (4)
      • ►  Februari 2021 (2)
      • ►  Januari 2021 (1)
    • ►  2020 (55)
      • ►  Desember 2020 (1)
      • ►  November 2020 (2)
      • ►  Oktober 2020 (2)
      • ►  September 2020 (4)
      • ►  Juli 2020 (4)
      • ►  Juni 2020 (4)
      • ►  Mei 2020 (22)
      • ►  April 2020 (11)
      • ►  Maret 2020 (1)
      • ►  Februari 2020 (1)
      • ►  Januari 2020 (3)
    • ►  2019 (48)
      • ►  Desember 2019 (3)
      • ►  November 2019 (1)
      • ►  Oktober 2019 (3)
      • ►  September 2019 (5)
      • ►  Agustus 2019 (3)
      • ►  Juli 2019 (2)
      • ►  Juni 2019 (1)
      • ►  Mei 2019 (6)
      • ►  April 2019 (3)
      • ►  Maret 2019 (9)
      • ►  Februari 2019 (11)
      • ►  Januari 2019 (1)
    • ►  2018 (10)
      • ►  Desember 2018 (1)
      • ►  Oktober 2018 (3)
      • ►  September 2018 (2)
      • ►  Mei 2018 (3)
      • ►  April 2018 (1)
    • ►  2017 (9)
      • ►  November 2017 (1)
      • ►  Oktober 2017 (1)
      • ►  Juli 2017 (1)
      • ►  Mei 2017 (1)
      • ►  April 2017 (1)
      • ►  Maret 2017 (2)
      • ►  Februari 2017 (1)
      • ►  Januari 2017 (1)
    • ►  2016 (16)
      • ►  Desember 2016 (3)
      • ►  November 2016 (2)
      • ►  Oktober 2016 (2)
      • ►  Agustus 2016 (2)
      • ►  Juli 2016 (2)
      • ►  Juni 2016 (1)
      • ►  Januari 2016 (4)
    • ►  2015 (4)
      • ►  Maret 2015 (1)
      • ►  Februari 2015 (3)
    • ►  2011 (1)
      • ►  Juli 2011 (1)

    Popular Posts

    Saya Bagian Dari

    Logo-Blogger-Perempuan-Network-round-7

    Aderation Project

    Untitled-design-20240826-113829-0000
    Facebook Instagram Pinterest Tumblr Twitter

    Created with by BeautyTemplates

    Back to top