Split Espresso Coffee Shop: Kedai Kopi yang Menyenangkan dan Menenangkan

06.50.00

 

Menyadari bahwa banyak sekali hal yang sudah saya lewati dan belum saya tulis, sungguh saya merasa bersalah sekali dengan blog ini. Huhuhu. Meskipun begitu, saya mencoba menulis meski momennya sudah cukup lama terlewat, karena tetap ingin membekukan memori agar tidak menyesal di kemudian hari seperti saya menyesali tidak menulis cerita-cerita masa sekolah dan kuliah beberapa tahun lalu, huhu. Semoga mood menulis terus menyala seperti sekarang :D

Mengawali kembalinya mood menulis saya, saya awali dengan ulasan mengenai salah satu kedai kopi favorit saya di Blitar, yang kebetulan baru re-opening beberapa hari yang lalu. Saya yang sudah lama tidak sambang-sambang kedai maupun kafe baru, tetiba langsung super tertarik untuk segera mengunjunginya. Kebetulan juga, mood untuk bersosialisasi sedang bagus akhir-akhir ini, biasanya mah mengurung diri di rumah mulu berminggu-minggu, AHAHAHA. Ya sudah, mari lanjut ceritanya~

Ini kali kedua saya mendatangi kedai kopi yang sedang re-opening ini, yang pertama hari Minggu lalu tapi lupa buat foto-foto karena keasyikan ngobrol, hahaha. Kedatangan kedua hari ini baru saya bisa mengambil gambar karena memang niat untuk ke sini kembali (lebih tepatnya karena dikompori teman untuk datang ke sini lagi, sih. Dasar memang pada setan ~XD).

Re-opening Split Espresso Coffee Shop: Kembalinya Kedai Kopi yang Menyenangkan dan Menenangkan

Kembalinya kedai kopi kesayangan saya di Blitar ini merupakan salah satu hal yang saya syukuri. Pasalnya, kedai kopi ini bagi saya merupakan salah satu kedai ternyaman versi saya, haha. Sepertinya teman-teman dekat saya yang pernah mengunjungi kedai ini juga merasakan hal yang sama.

Baca: Rekomendasi Kedai Kopi dan Kafe Nyaman di Blitar (Versi Saya, 2019)

Sejak pertama kali berkunjung di lokasi yang lama tahun lalu hingga sekarang pindah di lokasi yang baru, kenyamanan itu tidak berubah, bahkan saya merasa semakin nyaman dan sayang, huhuhuu. Mas Ardi dan Mbak Kiki yang merupakan pemilik dari Split Espresso masih menyambut ramah saya dan teman-teman yang datang berkunjung, bahkan masih ingat nama saya! :’))


Kedai ini kini berlokasi di Jalan Mawar no 73, Kota Blitar. Kedai yang minimalis, tapi justru saya menemukan ketenangan di sana. Desain yang minimalis, tembok yang dibiarkan tanpa cat dan pemakaian lampu kuning di kedai ini, membuat suasana kedai semakin tenang dan hangat. Ditambah, alunan musik di kedai ini memakai instrumen-instrumen kalem yang tidak bising. Dijamin, tambah betah nggak mau pulang! Hahaha.



Tak Sekadar Menu Kopi

Membicarakan tentang kedai kopi, rasanya tak afdol jika tidak membicarakan menu yang tersedia. Di Split Espresso, beragam menu yang bisa dipesan, mulai dari menu kopi, non kopi, menu teh, semua tersedia di sini dengan harga yang dibandrol mulai dari 8 ribu rupiah hingga 28 ribu rupiah. Beans kopi dan daun/bunga teh yang ditawarkan juga beraneka ragam, tergantung dengan stok yang ada, yang bisa ditanyakan langsung pada penyeduhnya.



Dua kali mengunjungi kedai ini, saya memesan menu teh karena lambung sedang tak ramah dengan kopi. Kunjungan yang kedua kemarin saya mencoba menu teh Magic Hour, di mana saya notice ada rasa manis dan aroma bunga di teh ini. Oh iya, teh ini dibandrol dengan harga 16 ribu rupiah saja, loh!

Beans dan daun teh yang berubah-ubah tergantung stok yang ada. Bisa ditanyakan langsung pada penyeduhnya, heuu.

Magic Hour, salah satu menu teh yang tersedia di sini (IDR16.000)

Kudapan, Teman Ciamik Menikmati Mimik (Minum) Enak

Tak lengkap rasanya jika minum tanpa ditemani kudapan. Nah, di Split Espresso ini ada beberapa kudapan enak yang bisa dipesan, di antaranya ada Classic Cheese Pie, Banana Bread, Mac and Cheese Schotel, dan Morning Pizza, yang dibandrol mulai dari harga 8 ribu rupiah hingga 18 ribu rupiah.

Sejujurnya, saya niat ke sini yang kedua hanya ingin mencoba Mac and Cheese Schotel karena waktu pertama kali ke kedai kopi ini saya sudah kehabisan duluan, huhu. Ya mungkin karena saya waktu awal kemarin datangnya sudah terlalu sore, jadinya nggak kebagian. Baru deh, yang kedua ini saya kebagian menunya, hahahah! Terima kasih teman-teman yang sudah menjadi kompor untuk menyuruh saya datang ke Split lagi! ~XD

Tidak rugi bela-belain datang lagi ke sini selang dua hari dari kedatangan pertama, karena memang enak! Keju dan pasta yang melimpah, rasa bawang yang kuat, dagingnya yang nggak pelit, juara deh pokoknya. Untuk satu porsi kudapan Mac and Cheese Schotel ini dibandrol dengan harga 18 ribu rupiah.

Dari Nongkrong, Quality Time dengan Teman, Ngerjain Tugas, Hingga Yhang-yhangan (Kencan Bersama Kekasih)

Yak, bisa dibilang kedai kopi ini super menenangkan dan menyenangkan. Cocok sekali untuk sobat perkopian duniawi yang mencari ketenangan untuk ngobrol dari hati ke hati dengan teman maupun pasangan. Pun untuk sekadar menenangkan diri sambil mencari WIFI juga los dol.

Spot menyenangkan untuk ngobrol dan yhang-yhangan~

Mau mengerjakan tugas sekolah maupun kuliah? Bisa banget! Disediakan juga tempat dan colokan di beberapa sudut meja dan tentunya akses WIFI yang kencang, membuat makin betah dan tentunya sangat membantu menyelesaikan tugas-tugas dari dosen maupun guru tercinta tepat waktu~.

Colokan yang tersedia cukup banyak, cocok bagi pelajar atau mahasiswa yang ingin mengerjakan tugas.

Sudah tertarik untuk mengunjungi kedai kopi ini? Yuklah, langsung agendakan merapat bersama orang kesayangan!

-------------------------------------------------------------------

Split Espresso Coffee Shop

Instagram: @split.espresso

Jalan Mawar no. 73, Kota Blitar, Jawa Timur

Buka Senin hingga Sabtu, mulai pukul 08.00-20.00

Hari Minggu libur

 


Love,



Andhira A. Mudzalifa

(Mengetik tulisan ini sambil membayangkan Mac and Cheese Schotel)

You Might Also Like

4 comments

  1. hidup setan untuk dhira wkwkwkw

    BalasHapus
  2. Haii Mba Andhira, apa kabarnya? :D

    Selalu senang deh kalau Mba ngulas tentang coffee shop favorit di Blitar. Sampai sudah dikenal dengan pemiliknya ya, pasti tamu langganan spesial nih 😝

    Untuk desain interior kafenya sendiri sebetulnya aku bisa banyak menemukan yang serupa di Bogor, namum kalau dari segi harga tentu agak beda jauhh. Secangkir teh (enak) dibanderol 16rb aja cukup murah lhoo. Bisa nongkrong lama judulnya nih hahaha 😂

    Makasih banyak untuk review-nya, Mba! Sehat-sehat ya di sana 😁

    BalasHapus
  3. Halo mbak Andhira😊 wah kalau dilihat dari foto, Magic Hour sepertinya mirip dengan butterfly pea flower tea yang lagi hits di kafe-kafe gitu ya Mbak, hihi.

    Kafenya didesain ala unfinished industrial design sepertinya, dan aku juga sama seperti mbak Andhira, sukaa😍 dan sepertinya cozy bangeet dan pasti bikin betah lama-lama disana hahaha, cuma kalau lagi pandemi begini biasanya aku cari kafe yang sepiii atau berangkat di jam yang agak lowong supaya nggak ketemu orang🤣

    BalasHapus
  4. schotelnya menggoda mbak
    kapan kapan kalo ke Blitar dan ada waktu, aku coba sempetin mampir ke coffee shop ini juga ah
    ibu aku orang Blitar, tapi kalau akau ke Blitar jarang banget kluyuran, soalnya buta arah dan tempat juga

    BalasHapus

Terima kasih telah meninggalkan komentar di blog ini dengan bahasa yang santun, tidak spam, dan tidak mengandung SARA.

Jangan sungkan untuk meninggalkan komentar di blog ini, ya! Saya senang sekali jika teman-teman meninggalkan komentar di tulisan saya ^_^

Mari menyambung silaturahmi dan berkawan :) (saya anaknya nggak nggigit, kok :D)