Memasuki Usia Dua Puluh Lima

23.45.00



Sepuluh hari lebih telah berlalu setelah postingan terakhir yang ini dan belum posting lagi gegara kesibukan dan rasa malas yang saling bersaing menguasai diri *lah, mulai lebay mbahahak*. Dasar saya sendiri memang blogger abal-abal, kadang kalau lagi nggak mood nulis ya nggak mau memaksakan diri untuk menulis, hahaha! Tapi kalau lagi mood, sehari bisa ngebut nulis beberapa draft ~XD (haduh, kenapa intronya selalu panjang sekali~).

Jadi, sepuluh hari terakhir lebih ini ngapain aja?

Sebenarnya banyak hal-hal menyenangkan yang saya lalui selama sepuluh hari terakhir ini. Salah satunya adalah saya genap (atau ganjil?) memasuki usia dua puluh lima tahun, dimana kata banyak orang, usia ini merupakan quarter life crisis. Heuheuheu.

Tidak ada perayaan yang super heboh, apalagi kejutan dari teman-teman. Alih-alih perayaan, saya justru memilih untuk mematikan handphone saya sejak jam sepuluh pagi hingga petang, melipir liburan ke pantai yang ada di Blitar diajak oleh teman saya beserta bapak, kakak perempuan beserta keponakannya. Bersenang-senang menghabiskan hari yang menyenangkan bersama orang-orang yang menyenangkan.

Melipir ke pantai yang ada di Blitar saat ulang tahun ternyata cukup menyenangkan. Oh iya, ini saya ke pantai dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, ya. Tetap pakai masker dan nggak berkerumun. Untungnya pantai yang saya kunjungi ini nggak padat-padat amat saat itu :D

Saya kira keluarga teman saya ini tidak mengetahui bahwa saya sedang berulang tahun hari itu, makanya saya woles saja. Eh, ternyata, sampai di pantai dan udah pada santai-santai dan makan, semuanya pada ngucapin selamat ulang tahun, hahaha. Kaget. Apalagi waktu pulang ke rumah, malamnya malah dapat kejutan dari keluarga sendiri, yang tetiba pada masuk kamar bawain roti donat dan terang bulan mini. Belum lagi ucapan-ucapan yang masuk lewat chat dan media sosial yang baru saya buka dan saya balas satu per satu setelah mengaktifkan ponsel. Bersyukur masih dikelilingi dengan orang-orang baik.

Roti dari orang rumah, hahahahah

Dapat kiriman roti dari teman sehari setelah hari ulang tahun HAHAHAHAHA, duh. Berasa apaan gitu~

Dua puluh lima tahun. Umur yang dulunya saya gadang-gadang akan menjadi umur ‘emas’ bagi saya dengan pencapaian ini itu, sesuai dengan mimpi yang pernah saya tuliskan.

Namun nyatanya, masih jauh. Jauh sekali. HAHAHAHAHAHA.

Masih menjalani hidup yang ‘gini-gini’ saja. Masih belum mencapai mimpi yang begini dan begitu, masih dengan status single, yang, kata banyak orang, umur dua puluh lima ini harusnya memiliki seseorang dan menikah (bahkan teman sepantaran saya sudah ada yang menuju memiliki dua anak!). Hahahaha.

Setahun belakangan menuju dua puluh lima tahun ini malah justru merupakan titik balik bagi saya pribadi. Saya belajar banyak hal, khususnya mengenal lebih dalam tentang diri sendiri, apa yang menjadi batas pada diri saya, hal-hal yang bisa saya toleransi dan tidak, lebih jujur terhadap diri sendiri bahwa saya manusia yang tidak sempurna masih banyak salah dan khilafnya, manusia yang masih terus menerus belajar karena kapasitas ilmu masih terbatas. Lebih fokus terhadap diri sendiri, lebih menghargai proses diri sendiri.

Mengakui bahwa sedang tidak baik-baik saja juga salah satu hal yang saya pelajari banyak setahun belakangan. Membiarkan sedih datang tanpa menolak maupun mengelaknya karena itu merupakan emosi yang wajar yang dirasakan manusia. Its okay not to be okay, tidak perlu malu untuk mengakui bahwa diri sendiri sedang tidak baik-baik saja hehehe. Yang saya lakukan jika saya sedang tidak baik-baik saja biasanya untuk diam, memilih menghindar dan menghilang sejenak hahahaha (tipikal zodiak cancer sekali!). Pokoknya berusaha untuk mengontrol diri sendiri agar tidak merepotkan orang lain atas kesedihan saya haha (selama bisa saya hadapi sendiri, sih).

Setahun terakhir sebelum memasuki seperempat abad ini lebih belajar banyak untuk menerapkan hidup penuh kesadaran di sini-kini alias mindfulness, terutama saat situasi pandemi ini. Belajar lebih menyadari dan fokus melakukan ini itu, agar tidak berpikir tiba-tiba waktu sudah terlewati begitu saja hahaha. Masih harus banyak belajar hingga sampai saat ini.

Belajar untuk mindful living ini juga bebarengan dengan belajar hidup minimalis, sih. Kesadaran akan menjalani hidup ternyata berpengaruh juga kepada pengendalian diri saya, utamanya tentang berbelanja hahaha. Lebih sadar untuk berbelanja sesuai kebutuhan, bukan hanya sekadar lapar mata atau mengikuti tren saja. Hahaha. Meski juga terkadang masih khilaf melipir beli ini itu (terutama makanan, hahahaha).

Satu dari sekian hal yang saya dapatkan setahun belakangan menuju dua puluh lima tahun selanjutnya adalah menyadari diri bahwa setiap orang memiliki jalannya masing-masing, yang tidak bisa dibandingkan satu sama lain. Jalan saya berbeda dengan jalan teman saya yang lain. Pencapaian saya tentu saja juga berbeda, yang tentunya tidak bisa dibandingkan karena tingkat pemahaman dan pengalaman setiap manusia itu berbeda.

Menyadari bahwa tidak ada yang salah untuk memulai hal baru dari awal dan belajar hal baru, meski umur sudah kepala dua plus-plus hahaha. Bahkan saya sendiri masih ingin belajar memulai bisnis baru dan belajar ini itu, meski mungkin banyak yang bilang terlambat, hahaha. Tak apa, bukankah manusia sendiri itu dinamis dan terus berkembang pola pikir dan sudut pandangnya? Hihi.

Beberapa hal yang saya rasakan juga ialah semakin sedikitnya lingkaran pertemanan. Betul saya semakin bertambah relasi, tapi hanya sebatas kenal dan say hello saja. Saya sendiri hanya memiliki lingkaran pertemanan yang itu itu saja, haha. Entah mengapa semakin berumur lingkaran pertemanan malah makin sempit, bahkan saya lebih sering sendiri ke mana-mana daripada dengan teman. Dan ternyata, lebih nyaman. Kapan-kapan akan saya bahas di postingan lain tentang rasa nyaman sendirian ke mana-mana.

Lebih menikmati masa sendiri, tidak iri dengan status orang lain yang ‘sold out’ terlebih dahulu, ikut bahagia tanpa bertanya juga pada diri sendiri, ‘Aku kapan ya?’. Sebuah pencapaian pribadi, yang, saya pikir saya tidak bisa ada di titik ini namun ternyata saya justru malah lebih menikmati masa-masa single tanpa pasangan seperti sekarang ini. Belum terpikir lagi tentang pernikahan, malah. Hahaha. Entah sampai kapan, yang jelas, sekarang saya menikmati masa-masa sendiri ini.

Foto diambil 3 hari setelah hari ulang tahun yang tetiba diajak main ke pantai yang ada di Blitar lagi hahaha. Oh iya, protokol kesehatan tentu saja saya terapkan ketika ke pantai. Abis foto langsung pake masker lagi. Selamat menghadapi dua puluh lima, hai kamu yang ada di foto!

----------------------------------

Selamat menghadapi dua puluh lima, diri sendiri! Entah apapun nantinya yang akan dihadapi di umur ini, semoga Tuhan selalu memberi kekuatan pada diri ini. Semoga diberikan sehat dan bahagia selalu. Semoga makin hadir di sini-kini, makin fokus pada hidup sendiri, makin bertumbuh pola pikir dan sudut pandangnya, dan tetap waras. Hihihi.

Adakah pesan-pesan dan nasihat dari teman-teman untuk saya dalam menikmati dan menjalani usia dua puluh lima tahun ini? Silakan tuliskan di kolom komentar, ya! ^^




Love,



Andhira A. Mudzalifa

You Might Also Like

22 comments

  1. Selamat ulang tahun ya mba!🎉

    Menjadi semakin dewasa dan bertambah umur sepertinya secara gak langsung membentuk pribadi yg mulai bodo amat dan minimalis seminimal mungkin ya mba?😁 Dimulai dari gak peduli soal ulangtahun sendiri yg dirayakan atau nggak, terus soal mengendalikan keuangan biar gak boros dan menerapkan gaya hidup minimalis, sampai ngerasa santai aja ngejomblo saat orang lain udh pada nikah dan punya anak wehehe. Memang seharusnya kita menikah di saat sudah siap dan mau aja mba, jadi gapapa aku mendukung banget kalau mba masih nyaman sendiri, yg penting kan kebahagiaan diri sendiri dulu yg diutamakan:D Semoga mba selalu sehat dan sukses selalu dalam karirnya ya, mba! Usia 25 pun masih terbilang muda kok buat mba meraih segala cita-cita dan tujuan mba sebelum melangkah ke jenjang yg lebih serius, jangan pikirkan standard yg ada di society hoho semangat mbaa💪🏻💪🏻. Ohiya anyway, salam kenal ya mba Andhira!👋🏻😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, Mbaaa. Maaf baru ku balas pesan-pesannyaaa. Terima kasih banyak untuk ucapannya ya Mbaa :D

      Hihihi, iya nih. Makin bertambah usia makin ingin menyederhanakan hidup. Milih yang selow dan nggak neko-neko, hihihi.
      iya Mbaa, makin kesini malah makin mikir lagi tentang pernikahan, nggak ikut-ikutan nikah gegara disuruh-suruh atau gegara lihat teman-teman udah pada nikah duluan.

      Aamiin aamiin, semoha Mba juga sehat dan bahagia selalu yaaa. Lancar terus segala urusannyaa <3

      Salam kenal juga, Mbaaaa :D *brb melipir berkunjung balik ~XD*

      Hapus
  2. Selamat ulang tahun yang ke 25 tahun ya mbak Arum.🎂

    Semoga selalu sehat dan bahagia selalu. Kirain tidak ada yang tahu, eh ternyata di pantai Blitar banyak yang ngasih ucapan selamat ultah ya.😄

    Iya sih, kadang usia segitu memang lagi agak galau galau gitu. Saya juga pernah mengalami nya.

    Tetap semangat ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Agussss, maaf baru balesin huhu. Baru bisa buka blog lagi. Terima kasih buat ucapannya, Mas :D

      Iyaa, padahal niatnya main ke pantai tuh melipir biar nggak ada yang tau eh malah pada tau hahaha. Semoga Mas Agus juga selalu sehat dan bahagia senantiasa, yaaa D

      Lagi agak galau tapi ya nggak galau-galau amat, wkwkw. Terima kasih atas semangatnya, Mas. Semangat juga buat Mas Agus, ya :D

      Hapus
  3. Selamat menempuh hari-hari baru menuju umur 26 tahun Andhira 🎉😘

    Semoga apa yang dipelajari setahun belakangan ini, bisa terus diperdalam dan bisa terus tambah ilmu baru. Sehat dan bahagia selalu, ku doakan untukmu 💕
    Semoga apapun yang kamu kerjakan, diberkahi dan dilancarkan.

    Kalau butuh teman ngorbol, ingat ada kami-kami di blog yang siap jadi teman ngobrolmu (lho, main asal klaim aja) huahahaha

    Andhira, sehat selalu! ❤️

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak Liaaaa! Maaf baru bisa membalas, baru buka-buka blog lagii :'))

      Makasih banyak atas ucapannya, Mbaaak! Amin amin, begitu pula dengan Mbak Lia. Semoga apapun urusan Mbak Lia selalu dilancarkan dan dimudahkan segalanya :D

      Assiyaaaap, teman-teman blogger ini yang bikin mood-ku tambah baik dan semangat buat nulis-nulis lagiiii! Udah kuanggap sodara sendiri hihihi :3

      Sehat selalu untuk Mbak Lia jugaaaaa <3 *peluk jauh*

      Hapus
  4. hahaha... dua tahun lalu pas ulang tahun aku juga melakukan hal yang sama. Memutuskan untuk menepi ke pantai di Blitar. Nggak ada sinyal dan menyenangkan melihat, merasakan deburan ombak di hari yang spesial. Tahun ini pengen mengulang lagi, tapi kok yo kahanan e sek koyok ngene. wkwkwk

    25 Tahun aku sek santai-santai wae, ga mikir apa-apa. Melakukan apa yang kusuka, justru titik terberat pada angka 27 menuju 28. Perkataan orang seh dianggap angin lalu, tapi lek wes orang tua sing ngomong jadi sering meradang, kepikiran ae...

    Banyak-banyakin belajar aja... mengatur waktu. itu sih yang kulakukan dua tahun kebelakang ini.

    Semoga bahagia selalu ya, Dhira!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jane pantai karo wisatane wes podo buka Mbak, tapi kadang sek podo wedi lek rame. Iki ae pas mrono pas kahanan pantaine ra terlalu rame koyok pantai sebelah, wkwkwk

      Iyo jane. Kepikirane ndek omongan wong tuwo huhu. Masio awakdewene ketok santai-santai tapi jane yo mikir, wkwkwk ~XD

      Asiyaaaap, Mbak! Noteddd :D

      Bahagia selalu untuk sampeyan juga, Mbak Riaaaaa *peluk jauuuuh* {}

      Hapus
  5. Selamat ulang tahun mbak Andhira, maaf telat ngucapinya. Btw, saya juga cancer lho😁
    Saya doakan aja semoga tetep bahagia apapun statusnya. Bener kok, nggak usah ngikutin jalan hidup orang lain karena hidup kita punya cerita sendiri. Saya juga ngerasa makin dewas, jumlah temen deket itu makin sedikit malah jadi susah percaya sama orang dan lebih suka sendiri juga. Semacam suka sesuatu yang tenang gitu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak Astriaaa sesama sobat cancer hihihi. Selamat ulang tahun juga untuk Mbak Astria, yaaa! Semoga sampeyan diberi kesehatan dan bahagia selaluuu <3

      Iya ya Mbak, semakin bertambah usia malah sukanya yang simpel-simpel, nggak mau ribet pokoknya :D

      Makasih buat ucapannya ya Mbaaak <3

      Hapus
  6. Wah selamat ulang tahun Andhira! ✨❤

    Kusuka sekali dengan semua pembelajaran hidup kamu yang dijabarkan di atas. Rasanya waktu aku usia 25 nggak sebijak ini deh hihi good for you! Betul banget yang kamu bilang, menghargai proses dan mencintai diri sendiri adalah hal terpenting. Belajar untuk mengabaikan apa kata orang dan lebih mendengar apa kata hati sendiri, ya.

    Semoga harapan dan impian yang kamu punya bisa tercapai dan boleh berjalan dengan baik. Have a blessed 25! :D

    Btw, enak sekaliii di sana pagi-pagi bisa melipir ke pantai huhuhu indahnya hidup!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ci Janeeeee, maaf baru balas ucapannya. Baru bisa buka blog sekarang huhuhu. Terima kasih buat ucapannya, Ciiii <3

      Iya Ci, di usia-usia ini banyak belajar buat lebih ngenal sama diri sendiri. Nyoba buat self love yang ternyata masih harus banyak-banyak belajar lagi. Kayaknya malah ini jadi satu pembelajaran hidup yang nggak pernah berhenti huhuhu.

      Aaamiiiinnnn, terima kasih, Ci! Semoga Ci Jane sehat dan bahagia selaluuu <3

      Iya nih Ci, pumpung daerahnya deketan sama pantai jadi digaskan pagi=pagi. Plus biar nggak pulang malam juga ~XD

      Hapus
  7. Selamat ulang tahun ya, semoga bahagia, sukses dan sehat selalu, aamiin :)

    Ih kata siapa gini-gini aja? orang bisa punya pikiran sebijak ini mah rasanya udah jauh lebih dari gini-gini aja.

    kereeen banget menurut saya, karena saya usia segitu dulu ngapain aja ya?
    kayaknya nonton film aja kerjanya hahaha.
    Eh ama main game hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak Reeeyyy, maaf baru bisa balas ucapannya sekarang huhuhu. Terima kasih banyak buat ucapannya ya Mbaaak :D

      Hihihi, rasane masih banyaaaaak banget yang kurang gitu lho Mbak. Tapi sekarang belajar buat untuk merasa cukup wkwkw

      Wah, film sama game apa tuh Mbaak? Kayaknya seru yaaa ~XD

      Hapus
  8. Selamat ulang tahun walo telat nulisnya mba :). Msh muda sekaliii 25 itu, dibandingkan umurkuuu hahahah. Tp kalo masalah nikah mah, jgn terlalu kebawa omongan orang yg kadang suka maksa kapan nikah :). Itu mah hak vetonya Allah yg nentuin :D. Aku dulu juga nikah 29 mnjelang 30 hihihi, keasikan kerja.

    Umur 25 aku blm terlalu serius Ama kehidupan. Terlalu banyak hura2 yg bikin aku nyesel. Gaji lumayan, tp susaaaah banget nabung.keseringan traveling . Akhirnya pas nikah baru start nabung. Terlalu telat. Jangan dicontoh yg begitu :D. Malah kalo bisa start investasi sedari muda :) . Banyak instrumen investasi yg bisa dimulai dari nominal kecil skr ini. Juga cari pengalaman sebanyak2nya. Salahku dulu, pengalaman ngetrip memang banyaaak, tp ga dibarengi Ama investasinya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak Fannyyyy, terima kasih banyak atas ucapannya yaaa. Maaf baru balas pesannya sekarang, baru buka blog sekarang huhuhu (Emang sok sibuk Andhira ini ~XD)

      Gatau kenapa nih Mbak, semakin ke sini aku malah belum terlalu mikir nikah lagi hahaha. Malah pingin fokus buat pengembangan diri dulu gitu loh. Gatau kenapa wkwkw

      Wah, noted, Mbak! Godaannya emang banyak ya Mbak kalau udah punya gaji sendiri tuh, wkwkw. Susah buat nabung ~XD. Makasih sudah diingatkan ya Mbaaak :D

      Sehat dan bahagia selalu buat Mbak Fannyyyy <3 *melipir ke blognya Mbak Fanny)

      Hapus
  9. Hola mba Andhira, happy birthday! 🥳🎉 wish you nothing but all the greatest things in the world. Semoga selalu sehat, bahagia dan sejahtera. Amiiiin 😍 eniho usia 25 itu usia emas, semoga mba Andhira bisa menikmati usia baru mba dan tetap produktif dalam mengejar cita-cita 😁

    Bicara soal menikah, sama seperti mba Fany, saya termasuk telat. Hehe. Dan menurut saya, keputusan saya tepat karena saya bisa menikmati waktu yang saya punya untuk hal-hal yang saya suka, serta kejar karir tentunya 😂 jadi kalau ada yang rese tanya, better jawab, "Minta doanya." itu sudah paling gampang 🙈

    Apapun itu, tetap semangat, mba 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mba Enooo, terima kasih buat ucapannya ya Mbaaaa. Maaf baru balas sekarang, baru bisa buka blog lagi huhuhuuu. Amin amiinnnn, semoga bisa terus produktif dan tetap waras ~XD

      Wuaah, seru sekali ini malah. Menikmati masa sendiri dulu, abisin egonya, baru mutusin menikah. Pengennya ya gini, tapi nggak tau gimana nanti entar, hahaha :D asiyaaap, noted! Akan dipraktikkan cara inii :D

      Terima kasih atas semangatnya, Mba Enooo! Duh, ini aku bakal banyak ngomen di postingan Mba Eno soalnya ketinggalan banyaaaaak banget T.T

      Hapus
  10. Selamat ulang tahun ya mbak. Semoga hidupnya selalu diberkati dengan banyak hal baik dari seluruh penjuru bumi.

    Tak perlu terbebani dengan pencapaian orang lain di usia yang sama. Tetap berusaha dan jangan putus berdoa, sebab semuanya pasti akan indah pada waktu-Nya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih untuk ucapannya, Mas Agung! Maaf baru balas sekarang, baru bisa buka blog huhuhu :') aamiin aamiin, semoga doa baiknya juga akan kembali ke Mas Agung juga yaa :)

      Siaaap, noted, Mas. Terima kasih atas pesan-pesan baiknya ya Mas. Sehat dan bahagia selalu untuk Mas Agung ^^

      Hapus
  11. Selamat ulang tahun, saya setuju dengan quote "menyadari diri bahwa setiap orang memiliki jalannya masing-masing, yang tidak bisa dibandingkan satu sama lain"! tetap semangat!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas ucapannya, Kaaak! Sehat dan bahagia selalu untuk Kakak yaa. Semangaat <3

      Hapus

Terima kasih telah meninggalkan komentar di blog ini dengan bahasa yang santun, tidak spam, dan tidak mengandung SARA.

Jangan sungkan untuk meninggalkan komentar di blog ini, ya! Saya senang sekali jika teman-teman meninggalkan komentar di tulisan saya ^_^

Mari menyambung silaturahmi dan berkawan :) (saya anaknya nggak nggigit, kok :D)