Jalan-jalan Pagi Menelusuri Kota Tua-nya Blitar

14.47.00


Jalan-jalan pagi adalah hal sederhana yang ingin saya rutinkan setiap hari. Namun nyatanya, adaaaa saja alasan yang membuat saya tidak bisa merutinkannya (dalam artian singkatnya, kebanyakan mager-nya ahahah). Padahal jika sudah melakukan itu, saya bahagia, meski menempuh jarak yang tidak seberapa jauhnya. Bagi saya, yang terpenting bukan seberapa dekat jauhnya, melainkan seberapa kegiatan ini rutin untuk dilakukan (tsaaah, ngeles~).
Iya, salah satu cita-cita saya adalah bisa terus lincah hingga tua, terus aktif ke sana ke mari tanpa banyak mengeluh sakit pinggang atau boyoken, bisa terus bergerak tanpa sambat dada engap. Dari alasan sederhana inilah saya mulai merutinkan untuk terus bergerak olahraga, meski hanya sekadar jalan-jalan santai. Sesekali juga jogging maupun bersepeda. Tentunya juga diimbangi pola makan dan pola hidup yang sehat sedari sekarang.
Hari Jumat minggu lalu, saya mulai jalan-jalan pagi kembali. Kali ini, berniat untuk jalan-jalan sekaligus menyusuri Jalan Merdeka, yang merupakan ‘jantung’ perekonomian Kota Blitar. Memilih untuk menyusuri Jalan Merdeka karena banyak bangunan-bangunan toko tua yang masih dijaga keasliannya. Saya menyebutnya ini Kota Tua-nya Blitar, sih. Meskipun nggak bisa dibilang tua banget. Yaaa, itung-itung sebagai hiburan bagi saya yang suka sekali dengan bangunan-bangunan tua. Hihihi.
Postingan kali ini akan lebih banyak gambarnya, karena saya sekalian mengabadikan sudut-sudut Blitar yang lainnya hehehe. Jadi mohon maaf jika loading-nya cukup lama untuk postingan yang ini :D

 Rumah Makan Ramayana, terkenal akan masakan oriental-nya. Sejak dulu, hingga kini.

Mohon maaf jika kualitas foto tidak bagus, karena memotret menggunakan handphone lama hehehe :D


 Toko roti favorit saja sejak dulu. Ternyata toko ini memang sudah terkenal sejak lama. Roti favorit saya dari Roti Orion adalah Roti Semir :)
Kalau kamu?

 Bangunan-bangunan tua yang masih dijaga keasliannya. Sayangnya, Blitar tidak memiliki wilayah khusus untuk bangunan-bangunan tua seperti Kota Tua yang ada di Jakarta :'))

 Bangunan khas tahun '80-'90an, khas Matraman kalau pernah saya dengar orang menyebutnya. Identik dengan penggunaan keramik di setiap sudut bangunannya.

 Plang toko menggunakan tulisan tangan masih dipertahankan :D

 Bangunan toko tua yang ada di Jalan Merdeka Barat

 Mungkin banyak orang tidak menyadari bahwa Blitar memiliki tugu Nol Kilometer, meski tugunya tidak sebagus seperti tugu-tugu nol kilometer yang ada di kota lain. Lokasi ada di Jalan Merdeka, timur toko Isabella.

 Jamu Jago! Hayo, pernah mencoba jamu ini, nggak?

Deretan toko yang menggunakan pintu dari kayu, yang masih awet hingga sekarang :D

 Rumah Makan Pacific, yang terkenal akan bubur ayamnya. Sudah lama nggak nyoba makan di sini, jadi lupa rasanya hehehe

 Salah satu hotel terkenal yang ada di Blitar. Biasanya jika ada pejabat pemerintah pusat yang datang ke Blitar, selalu menginap di hotel ini. Oh iya, ada salah satu kamar di hotel ini yang menjadi tempat favorit menginapnya Bung Karno, loh!

------------------------------------
Jalan pagi terasa lebih menyenangkan jika banyak pemandangan yang menyenangkan, salah satunya adalah bangunan-bangunan tua seperti ini, yang merupakan spot favorit saya.
Semoga jalan-jalan pagi ini tidak hanya berakhir sampai disini! HAHAHAHA. Hap-hap-hap, demi badan sehat dan lincah sampai tua! (pengingat bagi saya pribadi)


Love,

Andhira A. Mudzalifa

You Might Also Like

2 comments

  1. Saya belum pernah nih explore Blitar di waktu siang, hanya pernah 2 kali lewat sana.
    Yang kedua sempat mampir di toko-toko, cuman saya lupa di jalan apa, kayaknya nggak jauh dari alun-alun.

    Ceritanya mau beli kaos, soalnya kaos saya kena muntahan si adik, jadilah mampir beli langsung pakai hahaha.
    Abis itu gatal-gatal deh hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaaah, kapan-kapan harus mampir ke Blitar lagi nih Mba Reeeyyy :D

      Hapus

Terima kasih telah meninggalkan komentar di blog ini dengan bahasa yang santun, tidak spam, dan tidak mengandung SARA.

Jangan sungkan untuk meninggalkan komentar di blog ini, ya! Saya senang sekali jika teman-teman meninggalkan komentar di tulisan saya ^_^

Mari menyambung silaturahmi dan berkawan :) (saya anaknya nggak nggigit, kok :D)